Penurunan Bunga Gairahkan Properti
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Penurunan Bunga Gairahkan Properti

Jumat, 19 Juli 2019 | 17:12 WIB
Oleh : Imam Muzakir, Amrozi Amenan / EDO



Jakarta, Beritasatu.com – Penurunan suku bunga perbankan dinilai dapat membangkitkan pasar properti mengingat berkisar 75-80% pembelian properti menggunakan skema kredit pemilikan rumah/apartemen (KPR/KPA). Pasar properti dalam empat tahun terakhir didera kelesuan sehingga membutuhkan stimulus. Selain persoalan bunga kredit, pengembang juga menanti sinkronisasi pemangkasan perizinan antara pemerintah pusat dan daerah.

Demikian rangkuman pendapat Chief Marketing Officer (CMO) PT Sayana Integra Properti Edward M Sinanta, Senior Director PT Ciputra Development Tbk Sutoto Yakobus, Direktur Marketing Pakuwon Group, Sutandi Purnomosidi , Sekjen DPP Real Estat Indonesia (REI) Paulus Totok Lusida, Ketua Umum Developer Properti Indonesia (Deprindo) Dadang I Sarjani, dan pengamat bisnis properti Panangian Simanungkalit. Mereka dihubungi secara oleh Investor Daily dari Jakarta dan Surabaya.

“Penurunan suku bunga akan membangkitkan pasar properti karena membuat KPA menjadi lebih murah sehingga konsumen bisa menyicil dan investasi properti menjadi lebih menarik,” kata Edwin.

Dia berharap, dengan suku bunga rendah banyak investor mencari alternatif lain untuk media investasi dan properti merupakan salah satu pilihan tersebut. “Hampir 80% buyer masih memakai KPR. Semakin rendah bunga akan semakin ringan cicilan,” kata Sutandi.

Cicilan ringan, imbuhnya, akan menarik minat pembeli dan pada akhirnya mendongkrak penjualan produk properti. “Dan, tentu juga akan menggairahkan pengembang untuk terus berinvestasi,” paparnya.

Harapan penurunan suku bunga kredit perbankan mencuat seiring langkah Bank Indonesia (BI) menurunkan suku bunga acuan atau BI 7 Day Reverse Repo Rate (BI 7 DRRR) sebesar 0,25% menjadi 5,75% dari sebelumnya 6%, Kamis (18/7). "Kebijakan tersebut sejalan dengan tetap rendahnya perkiraan inflasi dan mendorong momentum pertumbuhan ekonomi," kata Gubernur BI Perry Warjiyo.

Sutoto menegaskan, bunga bank rendah meringankan cicilan pembeli atau sekaligus menaikkan daya beli konsumen. “Bunga bank yang rendah sekaligus membuat investasi properti lebih menarik,” katanya.

Pertumbuhan Properti
Menurut Totok, beban berat yang dipikul pengembang dalam rezim bunga kredit tinggi juga dipengaruhi oleh lamanya perizinan pembangunan properti. Kian lama proses periizinan, kian berat beban bunga yang dipikul. Kini, separuh dari beban biaya produksi pengembang adalah bunga bank. “Kini, mengurus izin bisa sampai dua tahun. Karena itu, harus disinkronkan kebijakan pemangkasan perizinan di tingkat pusat dengan pemerintah daerah,” tegasnya.

Saat ini, kata dia, bunga pinjaman masih tergolong tinggi jika dibandingkan dengan suku bunga acuan BI. Karena itu, REI menilai seharusnya selisih bunga (spread) bank harus mampu ditekan. “Kami imbau spread mereka cukup 3% saja,” tukasnya.
Bagi Sutoto, besaran kontribusi komponen bunga perbankan terhadap biaya produksi pembangunan properti beragam. Hal itu tergantung pada jenis propertinya. “Kalau properti untuk disewakan pinjaman, kontribusi pinjaman di kisaran 30-40% dari biaya pembangunan. Sedangkan kalau properti yang dijual umumnya lebih kecil karena sifatnya pinjaman modal kerja yang dibayar dari hasil jualan yang umumnya cepat,” tukas dia.

Untuk saat ini, sambung Sutoto, bunga KPR berada di kisaran 6-7% sudah bagus. “Kalau bunga kredit investasi atau modal kerja sebaiknya di bawah 8,5%,” tandasnya.

Panangian bahkan menilai, tingkat bunga BI 7 DRRR yang ideal adalah 4,5%. Semakin rendah suku bunga acuan, kian rendah bunga KPR. “Lalu, semakin rendah KPR semakin banyak orang yang tertarik membeli rumah. Hal itu juga karena saat ini, 75% pembeli rumah memanfaatkan KPR,” kata dia.

Di sisi lain, tambahnya, semakin rendah suku bunga acuan, kian rendah bunga kredit konstruksi. Rendahnya bunga kredit akan meringankan biaya produksi pengembang. “Hampir seluruh pengembang memerlukan kredit konstruksi,” urai dia.

Panangian memperkirakan, tahun 2019, pertumbuhan sektor properti berkisar 5-6% dibandingkan dengan 2018. Kapitalisasi pasar properti tahun 2019 bisa mencapai total Rp 114 triliun. Dari jumlah tersebut sekitar Rp 80 triliun merupakan kontribusi segmen perumahan. Di lini perumahan, kontributor utama adalah perumahan sederhana atau rumah bersubsidi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Hingga Minggu Ketiga Juli, BI Sebut Cabai Picu Inflasi

Inflasi tercatat di beberapa komoditas cabai merah yang relatif menyumbang 0,15 persen dan cabai rawit 0,1 persen.

EKONOMI | 19 Juli 2019

Top 10 Market Cap, GGRM dan HMSP Naik Signifikan

PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) menguat Rp 80 (2,60 persen) mencapai Rp 3.150 dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp 366,401 triliun.

EKONOMI | 19 Juli 2019

Rupiah Ditutup Menguat ke Rp 13.937

Rupiahberada di level Rp 13.937,5 per dolar AS atau terapresiasi 22,5 poin (0,16 persen).

EKONOMI | 19 Juli 2019

Likuiditas Dinilai Makin Ketat, BTN Revisi Rencana Bisnis Bank

Perubahan RBB Bank BTN meliputi pertumbuhan kredit hingga akhir tahun yang diprediksi berkisar 10%-12%. DPK juga tumbuh 10%-12%, sementara aset 8%-10%.

EKONOMI | 19 Juli 2019

IHSG Ditutup Menguat 0,8% ke 6.456,5

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,83 persen (53,25 poin) ke kisaran 6.456,54.

EKONOMI | 19 Juli 2019

Operator Telepon Asing Jual Kartu SIM Haji, Pemerintah Dinilai Kecolongan

Pihak operator Zain menggunakan modus pembagian kartu perdana kepada seluruh Jemaah Haji 2019 dan petugas haji yang hendak berangkat.

EKONOMI | 19 Juli 2019

Perluas Pangsa Pasar Hand Sanitizer, Enesis Gandeng Tokopedia

Antis menjalin kerjasama secara ekslusif dengan Tokopedia sebagai upaya mengejar target pasar kalangan milenial.

EKONOMI | 19 Juli 2019

Bursa Asia dan Eropa Kompak Menguat

Nikkei 225 Jepang naik 2 persen ke 21.466,99, Hang Seng Hong Kong naik 1,07 persen ke 28.765,4.

EKONOMI | 19 Juli 2019

Pengembangan Blok Masela Jadi Perhatian Khusus Presiden

Kepala Negara berharap kegiatan eksplorasi di Blok Masela dapat diimplementasikan pada tahun 2027 mendatang.

EKONOMI | 19 Juli 2019

Kebut RUU Minerba, Pemerintah Sinkronisasi Daftar Invetarisasi Masalah

Pemerintah dorong peningkatan nilai tambah sumber daya alam Indonesia.

EKONOMI | 19 Juli 2019


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS