Rayakan HUT RI, Meikarta Tutup Atap Empat Tower

Rayakan HUT RI, Meikarta Tutup Atap Empat Tower
Presdir PT Mahkota Sentosa Utama (Meikarta) Reza Chatab membaca Teks Proklamasi saat pimpin upacara HUT Kemerdekaan RI Ke-74 di Meikarta, Bekasi, Sabtu 17 Agustus 2019. ( Foto: BeritaSatu Photo / Emral Firdiansyah )
Mikael Niman / FER Sabtu, 17 Agustus 2019 | 19:30 WIB

Bekasi, Beritasatu.com - ‎Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Kemerdekaan RI, Meikarta menggelar beragam acara. Salah satunya, seremoni penutupan atap (topping off) dua blok yang mencakup empat tower apartemen, Sabtu (17/8/219) petang.

Chief Marketing Officer (CMO) Meikarta, Ferry Thahir‎, mengatakan, pelaksanaan topping off ini sudah dijadwalkan jauh-jauh hari, sebagai wujud komitmen pengembang untuk menyelesaikan pembangunan di Meikarta.

"Total ada empat tower yang kita lakukan topping off dari dua blok di Meikarta‎," ujar Ferry Thahir‎.

Ferry mengatakan, perayaan HUT ke-74 Kemerdekaan Indonesia, bertepatan dengan perayaan dua tahun Meikarta, yang diluncurkan pertama kali pada 17 Agustus 2017. "Selama dua tahun pembangunan, hasilnya sudah seperti ini. Luar biasa sekali pembangunannya," ujarnya.

Menurut Ferry, ‎progres pembangunan Meikarta sendiri terbilang sangat pesat. "Pembangunan kita sangat progresif sekali. Bisa dibilang sangat agresif sekali. Biasanya, satu tower memerlukan waktu 3 hingga 4 tahun. Kita dalam waktu dua tahun, sudah ada 28 tower setinggi ini dan sudah ada empat tower kita laksanakan seremoni topping off," imbuhnya.

Ferry menambahkan, dalam waktu beberapa bulan ke depan, Meikarta akan melakukan serah terima (hand over) kunci kepada pemilik unit. "Ke depannya, kita di bulan Desember ini, kita serahterimakan kepada pemilik," tandas Ferry.

Filosofi Kemerdekaan Meikarta

Lebih lanjut Ferry mengatakan, pertama kali Meikarta diluncurkan pada perayaan HUT Kemerdekaan RI, dua tahun lalu. Apa maknanya?

"Saat semua harga properti tinggi dari tahun 2014, 2015 dan 2016, kita melihat kalangan masyarakat ekonomi menengah ke bawah, belum ada yang memikirkan untuk ketersediaan propertinya. Saat itulah Meikarta hadir, pada 17 Agustus 2017. Dengan harapan, bagi masyarakat yang belum memiliki properti, dapat memiliki hunian dengan harga yang terjangkau," jelas Ferry.

Saat pertama kali diluncurkan, lanjut Ferry, unit tipe studio di Meikarta masih ditawarkan dengan banderol harga Rp 120 juta. "Saat itu animonya besar sekali. Ini yang ingin kita lanjutkan terus sampai selama-lamanya," tuturnya.

Dalam perjalanannya, kata Ferry, Meikarta mendapat kesempatan untuk menunjukkan bahwa pengembang memang serius untuk menyelesaikan semua pembangunan.

"Kita dapat kesempatan untuk menunjukkan, bahwa kita memang serius untuk menyelesaikan pembangunan itu semua. Makna perayaan Kemerdekaan RI bagi Meikarta adalah memerdekakan warga untuk mendapat hunian dengan cicilan yang ‎ringan dan tetap berkualitas. Meikarta diluncurkan di 17 Agustus 2017, ini kan Indonesia banget," pungkas Ferry.

Presiden Direktur Meikarta, Reza Chatab, mengungkapkan rasa syukur atas terlaksananya penutupan atap empat tower Meikarta ini.

"Pada hari ini, kita melaksanakan topping off seremoni dari dua blok yang sudah ada di Meikarta. Kita bersyukur bersama-sama untuk topping off yang diadakan pada 17 Agustus 2019," ujar Reza Chatab.



Sumber: Suara Pembaruan