65% Unit Apartemen Meikarta Terjual
Rabu, 18 September 2019 | 01:53 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Meikarta sedang mengebut penyelesaian 56 tower tahap pertama di District 1 dan District 2, yang konstruksinya ditargetkan selesai pada akhir 2020. Dari total 22.500 unit apartemen yang ada di 56 tower tersebut, sekitar 65% telah terjual (sold out).
Pada Oktober nanti, Meikarta akan melakukan penutupan atap (topping off) terhadap dua menara, menyusul topping off empat tower sebelumnya yang dilakukan pada 17 Agustus lalu, bertepatan dengan perayaan dua tahun kota baru modern di jantung Cikarang tersebut.
"Kita bekerja nonstop 24 jam sehari agar 56 tower apartemen bisa diserahkan tepat waktu kepada konsumen," kata Chief Marketing Officer Meikarta Lilies Surjono kepada Investor Daily di Jakarta, Selasa (17/9/2019).
Pengamat bisnis properti Panangian Simanungkalit dan Ali Tranghanda sependapat bahwa terjualnya Meikarta hingga 65% mengindikasikan respons baik dari pasar. Meikarta mampu memenuhi kebutuhan konsumen karena lokasinya strategis, infrastrukurnya berkualitas baik, tetapi harganya terjangkau. Lippo selaku pengembang Meikarta dinilai mampu menjaga reputasi dengan memenuhi janjinya kepada konsumen.
Hunian Milenial
Lilies menjelaskan, 56 tower pertama tersebut berada di dua district. District 1 terdiri atas 28 tower dan District 2 sebanyak 28 tower. "Sebanyak 56 tower itu kita bangun serentak, tapi yang kita kejar dulu adalah District 1," kata Lilies.
Empat tower yang sudah topping off pada 17 Agustus dan dua tower yang bakal topping off pada Oktober semuanya berada di District 1. Unit apartemen di empat tower tersebut, yakni Blok 53022 dan 50023, akan diserahterimakan kepada konsumen pada Desember 2019. "Nanti serah terimanya kepada konsumen akan berkelanjutan untuk tower-tower berikutnya," tutur Lilies.
Menurut Lilies, dari total 22.500 unit apartemen yang berada di dua District tersebut, sekitar 65% unit telah terjual. "Sisanya, kami targetkan habis terjual dalam 18-21 bulan ke depan," kata dia.
Dia mengaku, animo masyarakat terhadap apartemen di Meikarta tinggi. Calon konsumen yang dulu sempat ragu terbukti kembali merealisasikan pembelian. Konsumen Meikarta kini juga membentuk komunitas khusus.
"Dua minggu lalu, Meikarta menjual hunian khusus milenial dengan konsep smart living. Baru seminggu ditawarkan, 40 unit tipe studio berukuran 21 meter persegi dengan harga Rp 198 juta habis terjual," kata Lilies.
Setelah sukses melepas hunian milenial fase satu, Meikarta akan memasarkan lagi hunian milenial fase kedua pada pameran properti "Indonesia International Property Expo" yang digelar Real Estate Indonesia (REI) pada 21 September di Jakarta Convention Center.
Lilies menginformasikan pula bahwa fasilitas dan infrastruktur di Meikarta sudah cukup lengkap. Selain Central Park, area komersial (commercial area) dan pusat hiburan juga sudah terbangun.
"Meikarta sudah menjadi entertainment center dan pusat kuliner, seperti Avenue of The Star di Kemang Village. Ada live music setiap malam," kata Lilies.
Meikarta adalah kota modern baru berskala internasional yang dibangun oleh Grup Lippo dengan investasi fantastis, senilai Rp 278 triliun. Bakal menyerupai Senzhen Tiongkok, Meikarta berlokasi di Cikarang, jantung ekonomi koridor Jakarta-Bandung. Meikarta dikelilingi sejumlah kota baru bergengsi seperti Lippo Cikarang, Jababeka, MM2100, dan sebagainya.
Di kawasan ini pula dibangun pusat manufaktur yang memproduksi lebih dari satu juta mobil, sepuluh juta motor, jutaan kulkas, televisi, dan alat alat rumah tangga. Inilah kawasan yang didesain semacam Detroit-nya Indonesia. Ribuan perusahaan raksasa nasional dan multinasional berbasis di koridor ini dengan ratusan ribu karyawan kantor dan jutaan pekerja.
Meikarta akan menghadirkan 200 gedung pencakar langit 35-46 lantai, tujuh mall, pusat rumah sakit dan kesehatan internasional, pusat keuangan internasional, 10 hotel internasional bintang lima, perpustakaan nasional, gedung kesenian, tiga kampus dan belasan sekolah internasional, pusat riset industri, gedung pameran internasional, Indonesian Silicon Valley, hingga beragam pusat-pusat inovasi.
Meikarta berada di jantung mega infrastruktur strategis yang membuat kota ini efisien, nyaman, serta desain dan tata kota yang terkelola dengan baik. Jaringan infrastruktur internal dan eksternal akan saling terintegrasi sehingga Meikarta benar-benar memiliki fasilitas infrastruktur penunjang superlengkap dan kemudahan akses ke segala penjuru.
Pasar Merespons Positif
Sementara itu, pengamat bisnis properti Panangian Simanungkalit menilai, terjualnya Meikarta hingga 65% mengindikasikan respons baik dari pasar. "Artinya memenuhi kebutuhan konsumen karena lokasinya strategis, infrastrukurnya berkualitas baik, tetapi terjangkau," ujar dia kepada Investor Daily, Selasa (17/9) malam.
Dia mengatakan, sejak saat peluncuran pertama kali Meikarta, pengembang Lippo serius ingin membangun sebuah kota dalam kota (city within a city) di wilayah Cikarang. "Itu sebabnya konsumen menyerbu Meikarta saat diluncurkan pertama kali," tuturnya.
Sebagai pengembang dengan kapitalisasi terbesar di bursa, kata Panangian, tentu saja Lippo akan mempertaruhkan nama baiknya. "Lippo sebagai perusahaan besar yang berusia hampir 70 tahun tentu menjaga reputasinya," ujar Panangian
Sedangkan pengamat properti Ali Tranghanda berpendapat, penjualan Meikarta cukup positif. Progres pembangunan yang cukup pesat merupakan bagian dari upaya pengembang untuk memenuhi janjinya kepada konsumen.
"Penjualan yang mencapai 65% cukup bagus," kata Ali Tranghanda.

Dia menegaskan, ke depan proyek Meikarta akan cukup bagus. Konsumen pada intinya lebih melihat pada upaya pengembang memenuhi janjinya untuk membangun tepat waktu. "Dari sisi harga, Meikarta cukup affordable (terjangkau)," tutur Ali Tranghanda.
Terlebih, katanya, tren permintaan hunian vertikal kian meningkat di kawasan timur Jakarta. Hal itu seiring dengan masifnya pembangunan infrastruktur di kawasan itu serta adanya peningkatan harga lahan yang membuat hunian tapak lebih mahal. "Tren permintaan apartemen kian meningkat di semua segmen," ujar dia.
Sebelumnya, Head of Sales Meikarta Ferry Thahir mengatakan, progres pembangunan Meikarta terbilang sangat pesat. Biasanya, pembangunan satu tower memerlukan waktu 3-4 tahun. Namun dalam dua tahun, Meikarta mampu membangun 28 tower dan ada empat tower sudah topping off.
Ferry menegaskan, pertama kali Meikarta diluncurkan pada perayaan HUT Kemerdekaan RI, dua tahun lalu. "Saat semua harga properti tinggi dari tahun 2014, 2015, dan 2016, kita melihat untuk kalangan masyarakat ekonomi menengah ke bawah, belum ada yang memikirkan ketersediaan propertinya. Saat itulah Meikarta hadir, pada 17 Agustus 2017. Dengan harapan, masyarakat dapat memiliki hunian dengan harga terjangkau," kata Ferry.
Catatan: Berita ini terbit di harian Investor Daily edisi 18 September 2019 dengan judul yang sama.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




