Konsumen Properti Beralih ke Secondary Market

Konsumen Properti Beralih ke Secondary Market
Pengunjung pameran Propnex Secondary & Auction Property Expo 2019 di Hotel Sheraton Surabaya, Minggu (24/11/2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Amrozi Amenan )
Amrozi Amenan / FER Minggu, 24 November 2019 | 21:28 WIB

Surabaya, Beritasatu.com - Perusahaan agen properti, Propnex Indonesia, menggandeng pengembang dan perbankan untuk menggelar pameran produk properti 'Propnex Secondary & Auction Property Expo 2019' di Hotel Sheraton Surabaya. Rencananya, pameran serupa juga akan digelar di Jakarta.

Pasar Properti Diproyeksi Lebih Bergairah di 2020

CEO Propnex Indonesia, Luckyanto, mengatakan, tahun ini pihaknya mencatat permintaan produk properti di secondary market mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

"Secondary market Propnex tahun ini tercatat naik 5 kali lipat omzetnya dibandingkan dengan periode sama tahun lalu. Sampai akhir tahun ini, kita targetkan bisa tembus Rp 1,2 triliun, atau jauh lebih tinggi dari capaian sampai akhir tahun lalu sebesar Rp 400 miliar,” ujar Luckyanto, di Surabaya, Minggu (24/11/2019).

Luckyanto menjelaskan, Propnex melihat masih ada celah bisnis di pasar properti yang dibilang oleh banyak orang saat ini sedang lesu. Celah itu adalah konsumen langsung dan investor ternyata lebih selektif dalam memilih produk properti yang harganya termurah.

"Mereka merasa jenuh dengan primary market yang kebanjiran pasokan setelah digelontor oleh banyaknya primary poject di tahun 2018 lalu hingga menyebabkan harga produk properti tidak lagi meningkat," jelas Luckyanto.

Propnex Targetkan Rp 100 Miliar di Pameran Properti Secondary Market

Menurut Luckyanto, mereka kemudian melampiaskan kekecewaannya dengan beralih melakukan pembelian produk properti di secondary market.

"Celah bisnis ini yang kami kejar. Apalagi, permintaan di secondary market juga cukup tinggi. Hampir 40 persen pembeli adalah end user dan 60 persen investor. Kalangan investor yang dahulu memburu primary project kini beralih ke secondary,” kata Luckyanto.

Menurut Luckyanto, untuk kedepannya secondary market diprediksi masih akan terus tumbuh karena adanya pasokan dan permintaan. Melihat prospek itu, Propnex dan 4 bank yang mendukung gelaran pameran kali berkomiten untuk menggelar pameran serupa di Jakarta dan Surabaya.

"Kami sudah menandatangani komitmen bersama untuk mengadakan event seperti ini lagi di Surabaya dua kali dan di Jakarta juga dua kali pada 2020," pungkas Luckyanto.

 



Sumber: Investor Daily