Logo BeritaSatu

Grant Thornton Rangkum Plus Minus Transaksi Non-Tunai

Senin, 25 November 2019 | 14:56 WIB
Oleh : Iman Rahman Cahyadi / CAH

Jakarta, Beritasatu.com – Banyak masyarakat yang belum sadar telah menjadi bagian dari cashless society dalam kehidupan sehari-hari mereka. Perkembangan teknologi yang kian pesat melahirkan cashless society, dimana istilah ini lahir dari kondisi berkurangnya penggunaan uang fisik karena tergantikan uang digital atau e-money.

Masyarakat menyambut sistem transaksi non tunai ini dengan eforia, didukung oleh banyaknya promo yang diberikan oleh penyedia layanan uang digital untuk mendorong penetrasi penggunaan di masyarakat.

Hampir setiap hari transaksi keuangan sudah mulai berganti menggunakan uang digital baik berbentuk kartu debit maupun kredit hingga aplikasi e-wallet yang dengan mudahnya diakses melalui smartphone, berbagai transaksi seperti pembayaran transportasi umum, membayar tol, membayar parkir, belanja kebutuhan harian dengan kartu kredit maupun debit semakin menguatkan cashless society di masyarakat.

Johanna Gani, Managing Partner Grant Thornton Indonesia mengatakan transaksi digital tentunya sangat diperlukan untuk beradaptasi dengan perubahan di luar sana. Namun sebaiknya isi saldo pada dompet digital disesuaikan dengan kebutuhan agar tidak lepas kontrol atas pengelolaan keuangan pribadi karena kunci utamanya bukan pada produk namun bagaimana masyarakat menggunakan dan mengelola uang mereka.

“Walaupun cashless society telah menjadi gaya hidup masa kini, tidak ada salahnya tetap menyiapkan uang tunai untuk kebutuhan-kebutuhan transaksi yang belum tersentuh sistem pembayaran digital sehingga transaksi menjadi lebih mudah dengan dua pilihan pembayaran tersebut.” saran Johanna.

Grant Thornton Indonesia merangkum 3 hal penting yang perlu diketahui masyarakat terkait cashless society

"Ini untuk mendapat pandangan menyeluruh terkait transaksi non-tunai dibandingkan dengan transaksi tunai yang tentunya selalu ada plus-minus diantara keduanya," tulis Grant Thornton dalam keterangannya, Senin (25/11/2019).

Pertama, beragam promo menarik vs konsumtif. Promo menjadi strategi paling ampuh untuk menarik minat masyarakat menggunakan uang digital, berbagai penyedia layanan uang digital berlomba memberikan promo seperti potongan harga hingga cashback besar-besaran.

Tentunya menguntungkan jika kita belanjakan untuk produk yang memang kita perlukan namun tanpa disadari kemudahan ini juga membuat masyarakat kian konsumtif yang pada akhirnya hanya menjadi pembelian impulsif karena tergoda diskon hingga pengeluaran menjadi tak terkendali.

Kedua, transaksi lebih cepat vs masalah sinyal. Transaksi dengan nilai besar tentunya akan memakan waktu lebih lama dengan perlunya pihak tenant menghitung uang dahulu, belum lagi menunggu uang kembalian yang kadang tidak tersedia pecahannya di kasir, dengan transaksi cashless proses tersebut dapat menjadi jauh lebih mudah dan cepat dengan tinggal gesek kartu pada mesin EDC ataupun scan barcode.

Namun pernahkah terbayang jika mesin-mesin tersebut atau smartphone Anda mengalami kesulitan signal? Otomatis pembayaran tidak bisa dilakukan jika tidak membawa uang tunai hingga ada resiko transaksi justru menjadi lebih lama atau bahkan terpaksa membatalkan pembelian.

Ketiga, terhindar dari perampokan vs serangan siber. Kartu maupun aplikasi uang digital didalam smartphone tentunya memiliki pin dan password yang menjadikan keamanan lebih ekstra .Disamping itu membawa uang dalam jumlah banyak dalam tas ataupun dompet dapat menarik perhatian yang beresiko mengundang aksi kriminal menjadi salah satu poin menarik bertransaksi cashless.

Namun perlu dipahami juga secanggih apapun teknologi yang digunakan pada sistem uang digital tetap saja ada celah yang memungkinkan terjadinya serangan siber termasuk pencurian data dengan resiko tinggi kehilangan uang karena data diretas pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Harga Emas Catat Kenaikan Mingguan karena Pelemahan Dolar

Harga emas di pasar spot naik 0,17% menjadi US$ 1.844,82 per ons, sementara harga emas berjangka AS menguat 0,12% menjadi US$ 1.843,5.

EKONOMI | 21 Mei 2022

Harga Minyak Naik karena Pelonggaran Lockdown Tiongkok

Harga minyak naik tipiskarena rencana larangan Uni Eropa terhadap minyak Rusia dan pelonggaran penguncian Covid-19 di Tiongkok.

EKONOMI | 21 Mei 2022

Meski Larangan Ekspor CPO Dicabut, RI Bukan Eksportir Terbesar Lagi

Dengan kembali dibukanya keran ekspor CPO, tidak menjadikan Indonesia dalam waktu dekat sebagai negara pengekspor CPO terbesar lagi.

EKONOMI | 21 Mei 2022

Klaster Baru Green Paradise City Milik Samara Rampung 2022

Samara Land menargetkan klaster terbaru Green Paradise City di Parung Panjang, bisa rampung pada tahun 2022.

EKONOMI | 21 Mei 2022

Wall Street bak Roller Coaster karena Kekhawatiran Resesi

Meningkatnya kekhawatiran resesi mendorong bursa AS Wall Street masuk ke pasar bearish (tertekan) pada Jumat (20/5/2022).

EKONOMI | 21 Mei 2022

Bursa Eropa Ditutup Menguat di Tengah Minggu yang Fluktuatif

Stoxx 600 pan- bursa Eropa bertambah 0,5% dengan saham perjalanan dan liburan menguat 2% memimpin kenaikan.

EKONOMI | 21 Mei 2022

POJK Perlindungan Konsumen Dorong Masyarakat Paham Haknya

Aturan perlindungan konsumen mendorong masyarakat lebih paham hak dan kewajibannya sebagai pengguna produk dan layanan jasa keuangan.

EKONOMI | 21 Mei 2022

Investasi di GOTO, Ini Pandangan Pengamat Pasar Modal

Perusahaan yang berinvestasi di GOTO bukan melihat kenaikan harga saham dalam jangka pendek tetapi bisnis jangka panjangnya.

EKONOMI | 20 Mei 2022

Pengelolaan Arsip BP Jamsostek Raih Penghargaan ANRI

Berdasarkan hasil pengawasan yang dilakukan ANRI selama tahun 2021, BP Jamsostek berhasil mengungguli 31 kandidat lainnya.

EKONOMI | 20 Mei 2022

Pelayanan BBM Patra Niaga Selama LebaranDinilai Optimal

Keberhasilan memberikan pelayanan BBM tidak terlepas dari inovasi PT Pertamina Patra Niaga dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

EKONOMI | 20 Mei 2022


TAG POPULER

# DNA Pro


# CPO


# PDSI


# SEA Games


# Hari Kebangkitan Nasional


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Pasien Covid-19 Dirawat di RSDC Wisma Atlet Bertambah

Pasien Covid-19 Dirawat di RSDC Wisma Atlet Bertambah

NEWS | 17 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings