SAHAM REAL DITUTUP “AUTO REJECT” ATAS
Repower Asia Bidik Peningkatan Pendapatan 190% Tahun Depan
Jumat, 6 Desember 2019 | 16:10 WIBJakarta – PT Repower Asia Indonesia Tbk (REAL) menargetkan peningkatan laba bersih sebesar 52% menjadi Rp 9,6 miliar pada 2020, dibandingkan proyeksi tahun ini Rp 6,36 miliar. Kenaikan tersebut sejalan dengan target lonjakan pendapatan perseroan mencapai 190% pada 2020 menjadi Rp 72 miliar, dibandingkan proyeksi tahun ini Rp 24,8 miliar.
"Guna mencapai target tersebut, perseroan akan menerapkan empat strategi. Pertama, perluasan bisnis usaha. Kedua, fokus, tepat waktu, dan berkomitmen dalam menyelesaikan proyek-proyek yang sedang berjalan. Ketiga, selalu berinovasi dan mengembangkan produk yang unik, kreatif, dan berkualitas, dan terakhir, menargetkan pasar berpenghasilan menengah," ujar Direktur Utama Repower Aulia Firdaus pada pencatatan saham (listing) Repower di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (6/12/2019).
Repower melepas 2,5 miliar saham baru (37,69%) melalui penawaran umum perdana (initial public offering/IPO), dengan harga pelaksanaan Rp 100, sehingga total perolehan dana mencapai Rp 250 miliar. Pada saat penawaran umum (pooling), saham perseroan oversubscribed sebanyak 87,42 kali. Otoritas Jasa Keuangan memasukkan saham REAL dalam daftar saham syariah.
Perusahaan properti ini juga menerbitkan sebesar 1,25 miliar waran seri I atau 30,25% dari total saham ditempatkan dan disetor penuh pada saat pernyataan pendaftaran IPO. Rasionya, 100:50. Periode pelaksanaan waran adalah 5 Juni-4 Desember 2020 dengan harga pelaksanaan Rp 105. UOB Kay Hian dan MNC Sekuritas bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi IPO Repower.
Repower merupakan perusahaan yang menjalankan kegiatan usaha di bidang properti. Hingga saat ini, perseroan telah mengerjakan beberapa proyek, antara lain Botanical Puri Asri, Green Botanical Garden, dan Pejaten Office Park. Adapun proyek-proyek ke depan yang akan dilaksanakan setelah IPO antara lain apartemen Bekasi Timur, apartemen Pasar Minggu, Pondok Cabe Town House, dan apartemen Tangerang.
Aulia mengungkapkan, seluruh dana hasil IPO setelah dikurangi biaya-biaya emisi akan digunakan untuk pelunasan pembelian lahan untuk pengembangan di beberapa lokasi strategis. Perinciannya, alokasi dana IPO untuk lahan di Tangerang Kota mencapai 47,23%, lahan di Bekasi Timur sebesar 36,67%, lahan di Pasar Minggu 10,19%, dan lahan di Tangerang Selatan (Pondok Cabe) sebesar 5,92%.
Repower menggulirkan hunian berkonsep education and transit oriented development (ETOD) di sejumlah lokasi di Jakarta, Tangerang, dan Bekasi. Konsep ini berorientasi menintegrasikan fasilitas pendidikan bagi para penghuni sekaligus memberikan kemudahan akses transportasi. "Inovasi terbaru ini akan lebih intensif diimplementasikan dalam future development kami di tiga proyek apartemen yang terletak di Bekasi Timur, Tangerang, dan Pasar Minggu, Jakarta Selatan," papar Aulia Firdaus.
Auto Reject Atas
Sementara itu, perdagangan saham perdana Repower di BEI dibuka mengalami penolakan otomatis (auto reject) atas setelah menguat Rp 70 menjadi Rp 170. Penguatan harga tersebut bertahan hingga penutupan perdagangan saham hari ini.
Nilai transaksi saham REAL mencapai Rp 1 miliar sepanjang perdagangan hari perdananya. Begitu juga REAL-W ditutup hingga mengalami auto reject atas ke level Rp 169 per waran dengan nilai transaksi berkisar Rp 6 miliar.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




