Penjualan Menara Hunian 88Avenue Capai 80%

Penjualan Menara Hunian 88Avenue Capai 80%
Project Director 88Avenue, Indrajati Budidharmo (kanan), bersama Marcom Manager 88Avenue, Haryo Jatikusumo, menjelaskan progres proyek tahap pertama di Marketing Gallery 88Avenue, Sabtu (14/12/2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Amrozi Amenan )
Amrozi Amenan / FER Minggu, 15 Desember 2019 | 15:24 WIB

Surabaya, Beritasatu.com - Proyek pengembangan kawasan premium tahap pertama, 88Avenue, di kawasan segi delapan (SEGI8) Surabaya Barat, saat ini telah mencapai angka penjualan 80 persen dari total unit.

Repower Asia Bidik Peningkatan Pendapatan 190%

Proyek hasil koloborasi antara PT Waskita Karya Reality dan PT Darmo Permai International Property melalui kerja sama operasi (KSO) Waskita Darmo Permai itu mulai dipasarkan sejak pertengahan 2015 dan akan siap dihuni pada Juli 2020.

Project Director 88Avenue, Indrajati Budidharmo, menjelaskan proyek pengembangan kawasan premium 88Avenue terdiri dari 8 tower, yaitu 6 tower hunian atau residence, 1 menara small office home office (SOHO) dan 1 tower perkantoran (office). Pada tahap pertama, akan dibangun dua tower, yakni satu tower untuk residence yang memiliki 627 unit hunian dan satu tower SOHO yang memiliki 221 unit.

"Saat ini, angka penjualan tower residence telah mencapai 80 persen dan tower SOHO 40 persen sejak mulai dipasarkan pada pertengahan 2015 lalu,” kata Indrajati di Marketing Gallery 88Avenue, Surabaya, Sabtu (14/12/2019).

88Avenue Lakukan Tutup Atap 2 Tower Sekaligus

Indrajati menjelaskan, sejauh ini konsumen residence terdiri dari pengguna langsung atau end user yang mencapai 60 persen dan investor 40 persen. Adapun pembeli dua tower tahap pertama umumnya berasal dari kota Surabaya dan kota-kota di Jawa Timur yang mencapai 90 persen, sedangkan pembeli dari kota Jakarta dan kota lain di Jawa Tengah mencapai 10 persen.

"Uniknya, hampir 90 persen pembeli melakukan pembayaran tunai dan hanya 10 persen menggunakan Kredit Pemilikan Apartemen (KPA)," ujar Indrajati.

Pada proyek tahap pertama, kata Indrajati, tersedia beberapa tipe mulai 1 bedroom, 2 bedroom dan 3 bedroom, serta Garden Suite. Namun untuk tipe 1 bedroom saat ini sudah habis terjual. Ada sekitar 100 unit di tower residence yang tersedia termasuk di dalamnya tipe Garden Suite, yang masih menyisakan 1 unit dengan harga sekitar Rp 4,5 miliar hingga Rp 5 miliar.

Pasar Properti Berpotensi Kembali Bangkit di 2020

Secara umum, harga jual dari unit yang masih tersedia saat ini dipatok mulai Rp 1 miliar hingga Rp 4 miliar per unit. Harga jual unit tersebut, mengalami kenaikan sekitar 40 persen atau rata-rata sekitar 10 persen per tahun.

"Karena nilai jual yang terus mengalami kenaikan itu kita juga optimistis pada semester pertama tahun depan seluruh unit di dua tower tahap pertama tersebut sudah sold out bersamaan dengan proses serah terima unit," terang Indrajati.

 



Sumber: Investor Daily