ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Optimisme Pelaku Bisnis Menurun di Triwulan I-2020

Rabu, 5 Februari 2020 | 19:44 WIB
H
WP
Penulis: Herman | Editor: WBP
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi (Antara/Sigid Kurniawan)

Jakarta, Beritasatu.com - Pada triwulan I-2020 ini, kondisi bisnis diperkirakan masih tumbuh, tetapi dengan tingkat optimisme yang lebih rendah dibandingkan dengan triwulan IV-2019. Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS), nilai ITB triwulan I-2020 diperkirakan sebesar 102,90, lebih rendah dibandingkan ITB triwulan IV-2019 sebesar 104,82.

Kepala BPS Suhariyanto menyampaikan, peningkatan tendensi bisnis pada triwulan I-2020 didorong oleh meningkatnya order dari dalam negeri, harga jual produk, dan order barang input, dengan nilai indeks masing-masing sebesar 106,82; 104,46; dan 101,16. Sementara itu, order dari luar negeri relatif menurun dengan nilai indeks sebesar 99,16. Peningkatan tendensi bisnis pada triwulan I-2020 juga diperkirakan terjadi di seluruh kategori lapangan usaha, kecuali pada kategori lapangan usaha Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib (nilai ITB sebesar 98,21). "Peningkatan tendensi bisnis tertinggi diperkirakan terjadi pada lapangan usaha Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial dengan nilai ITB sebesar 114,94," papar Suhariyanto, di gedung BPS, Jakarta, Rabu (5/2/2020).

Pada komponen pembentuk ITB Mendatang, Suhariyanto mengatakan peningkatan komponen order dari dalam negeri yang tertinggi diperkirakan terjadi pada kategori lapangan usaha Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial, dengan nilai indeks sebesar 121,84. Peningkatan harga jual produk tertinggi diperkirakan terjadi pada kategori lapangan usaha Pertambangan dan Penggalian, dengan nilai indeks sebesar 109,09. Peningkatan order barang input tertinggi diperkirakan terjadi pada kategori lapangan usaha Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang, dengan nilai indeks sebesar 108,21.

Sementara itu, untuk komponen order luar negeri seluruh kategori lapangan usaha diperkirakan mengalami penurunan, kecuali lapangan usaha Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan yang cenderung stagnan.

ADVERTISEMENT

Indeks Tendensi Konsumen
Sementara itu untuk Indeks Tendensi Konsumen (ITK), ekonomi konsumen triwulan I-2020 diperkirakan meningkat, tetapi dengan optimisme konsumen yang lebih rendah jika dibandingkan triwulan sebelumnya. Perkiraan ITK triwulan I-2020 sebesar 103,23.

Suhariyanto mengatakan perkiraan peningkatan tendensi konsumen tersebut didorong oleh meningkatnya komponen pendapatan rumah tangga mendatang (nilai indeks sebesar 111,59). Sementara itu, komponen rencana pembelian barang tahan lama, melakukan rekreasi, maupun melaksanakan pesta/hajatan mengalami penurunan (nilai indeks sebesar 88,58).

Pada tingkat provinsi, peningkatan kondisi ekonomi konsumen diperkirakan terjadi di 17 provinsi. Perkiraan nilai ITK triwulan I-2020 tertinggi terjadi di Provinsi Banten, dengan nilai ITK sebesar 114,85. Sementara itu, nilai ITK terendah diperkirakan terjadi di Provinsi Bengkulu dengan nilai ITK sebesar 91,46.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon