IHSG Minim Sentimem Positif, Ini Daftar Rekomendasi Saham

IHSG Minim Sentimem Positif, Ini Daftar Rekomendasi Saham
Ilustrasi: Perdagangan bursa saham IHSG IDX ( Foto: Suara Pembaruan / Ruht Semiono )
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Senin, 17 Februari 2020 | 08:31 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan akan mixed dengan tren melemah menyusul sentimen global.

"Belum ada sentimen IHSG yang mengangkat IHSG," kata riset PT Valbury Sekuritas Indonesia dikutip Beritasatu.com, Senin (11/2/2020).

Riset Valbury menyatakan, perhatian pelaku pasar masih tetap pada perkembangan penanganan virus korona. Di sisi lain, masih terbatas rilis laporan laba perusahaan belum mampu mengangkat senitmen pasar. Namun jika data neraca perdagangan Indonesia yang rilis hari in di atas ekspektasi pasar, diperkirakan dapat menjadi penopang bagi IHSG. "Kondisi ini dapat mendorong IHSG bergerak mixed dengan peluang menguat pada perdagangan pekan ini," kata Valbury.

Di sisi lain, investor memantau dimulainya kembali aktivitas pabrik-pabrik di Tiongkok. Saham AS menguat di awal pekan ini, karena investor mengabaikan potensi tekanan ekonom, di tengah musim laporan laba perusahaan. "Membaiknya saham global terutama bursa AS, diperkirakan memberikan dukungan positif bagi IHSG untuk bergerak ke teritorial positif pada perdagangan saham hari ini," kata Valbury.

Sentimen pasar luar negeri menyatakan, Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) mengirim permintaan ke Kongres untuk memindahkan anggaran militer senilai hampir US$ 4 miliar ke anggaran tembok perbatasan dengan Meksiko. Sementara itu, parlemen AS menerima permintaan untuk memindahkan anggaran untuk Garda Nasional dan senjata senilai US$ 3,8 miliar.

Adapun sentimen pasar dari dalam negeri, pernyataan pemerintah mengenai ketidakpastian ekonomi pada tahun ini lebih besar, mengantarkan tumbuhnya kekhawatiran pelaku pasar.

Secara teknikal, kisaran level support IHSG hari ini berada di 5.844/5.820/5.797. Sedangkan level resistance pada 5.890/5.913/5.937

IHSG melemah 0,09 persen ke 5.866,95 pada penutupan Jumat (14/2/2020). Kapitalisasi pasar sebesar Rp 6.804,92 triliun. Saham-saham unggulan yang tergabung dalam Investor33 turun 0,03 persen ke 446,12, indeks LQ45 turun 0,03 persen ke 953,955, JII naik 0,39 persen ke 619,84.

Bursa saham Amerika Serikat (AS) Wall Street pada perdagangan Jumat malam waktu setempat atau Sabtu pagi WIB (15/2/2020) ditutup menguat. Indeks Dow Jones menguat 1,02 persen ke 29.398,08, S&P 500 naik 1,58 persen ke 3,389,16, dan Nasdaq memimpin penguatan sebesar 2,21 persen ke 9.731,17.

Berikut rekomendasi saham secara teknikal pada perdagangan hari ini:

1. PT Astra International Tbk (ASII): Trading Buy
• Close 6100, target price (TP) 6200
• Boleh buy di level 6000-6100
• Resistance di 6200 & support di 6000
• Waspadai jika tembus di 6000
• Batasi risiko di 5925

2. PT United Tractor Tbk (UNTR): Trading Buy
• Close 18325, TP 18675
• Boleh buy di level 17675-18325
• Resistance di 18675 & support di 17675
• Waspadai jika tembus di 17675
• Batasi risiko di 17525

3. PT United Tractor Tbk INTP : Trading Buy
• Close 16400, TP 16925
• Boleh buy di level 15575-16400
• Resistance di 16925 & support di 15575
• Waspadai jika tembus di 15575
• Batasi risiko di 15450

4. PT Semen Indonesia Tbk (SMGR): Trading Buy
• Close 11375, TP 11575
• Boleh buy di level 11125-11375
• Resistance di 11575 & support di 11125
• Waspadai jika tembus di 11125
• Batasi risiko di 11000

5. PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR): Trading Buy
• Close 7475, TP 7625
• Boleh buy di level 7300-7475
• Resistance di 7625 & support di 7300
• Waspadai jika tembus di 7300
• Batasi risiko di 7175

6. PT Wijaya Karya Tbk (WIKA): Trading Buy
• Close 1945, TP 1965
• Boleh buy di level 1925-1945
• Resistance di 1965 & support di 1925
• Waspadai jika tembus di 1925
• Batasi risiko di 1910



Sumber: BeritaSatu.com