Obligasi dan Sukuk di BEI Sejak Awal 2020 Rp 12,5 Triliun

Obligasi dan Sukuk di BEI Sejak Awal 2020 Rp 12,5 Triliun
Ilustrasi obligasi (surat utang) (Foto: Istimewa)
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Sabtu, 22 Februari 2020 | 13:14 WIB

Jakarta, Beritasatu.com- Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat sejak awal tahun 2020 hingga pekan ketiga Februari, obligasi dan sukuk yang sudah tercatat adalah tujuh emisi dari enam perusahaan senilai Rp 12,15 triliun.

"Pada pekan ini ada tiga pencatatan obligasi di BEI," demikian data BEI yang dikutip Beritasatu.com, Sabtu (22/2/2020).

Pada Rabu (19/2) dilakukan pencatatan Obligasi Berkelanjutan III PLN Tahap VI Tahun 2020 dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan III PLN Tahap VI Tahun 2020 masing-masing sebesar Rp 4,812 triliun dan Rp 115,5 miliar.

Baca Juga: Sepanjang 2019, Obligasi dan Sukuk di BEI Rp 121,9 Triliun

Pada hari yang sama, pencatatan Obligasi Berkelanjutan V Sarana Multigriya Finansial Tahap III Tahun 2020 sebesar Rp 4 triliun. Kemudian pada Jumat (21/2/2020) pencatatan Obligasi Berkelanjutan III Medco Energi Internasional Tahap III Tahun 2020 sebesar Rp 1,5 triliun.

Baca Juga: Bali Towerindo Emisi Obligasi Rp 800 Miliar

Dengan pencatatan ini maka total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 428 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp 452,31 triliun dan US$ 47,5 juta, diterbitkan 117 perusahaan. Sementara Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 94 seri dengan nilai nominal Rp 2.802,28 triliun dan US$ 400 juta. Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 11 emisi senilai Rp 10,33 triliun.



Sumber: BeritaSatu.com