Rute Perintis
PTDI Produksi 20 Pesawat Cassa untuk Merpati
Jumat, 20 Juli 2012 | 14:18 WIB
Dengan pembelian 20 unit pesawat Cassa, total pendapatan Merpati setidaknya bakal meningkat hingga 20 persen
PT Dirgantara Indonesia (PTDI) akan memproduksi 20 unit pesawat Cassa 212-400 yang dipesan oleh PT Merpati Nusantara Airlines (MNA).
Direktur Utama PTDI Budi Santoso mengungkapkan, Merpati telah memesan pesawat sebanyak 20 unit dengan harga per unit sekitar 6-7 juta dolar.
“Penyerahan pesawat ini akan dilakukan setelah penandatanganan peerjanjian yang kami lakukan dengan Merpati,” kata dia seusai penandatanganan nota kesepahaman (memoran- dum of understanding/MoU), antara PTDI dan Merpati yang disaksikan oleh Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan di Jakarta.
Tahun ini, lanjut Budi, PTDI akan menyerahkan empat hingga lima unit pesawat pesanan maskapai pelat merah tersebut. Sedangkan, sisanya diserahkan secara bertahap pada tahun berikutnya hingga 2014.
Sementara itu, Direktur Utama Merpati Rudy Setyopurnomo mengatakan, tambahan 20 unit armada berkapasitas 28 penumpang tersebut, bakal dipergunakan untuk penerbangan rute perintis ke wilayah Indonesia bagian timur, terutama untuk jarak pendek atau antar kabupaten di Indonesia.
Terkait pembiayaan pembelian pesawat tersebut, kata Rudy, sejumlah pemerintah daerah (Pemda) telah menyatakan kesiapannya menggunakan pesawat-pesawat tersebut.
Pemda- pemda itu di antaranya adalah di Kalimantan, Papua, Sulawesi, dan Nusa Tenggara T imur (NTT).
“Dua kabupaten sudah menandatangani kerja sama untuk menggunakan pesawat Merpati Cassa, yakni Pemda Sampit dan Merauke. Jadi, saya kira tidak terlalu berat bagi Merpati, karena pendanaan akan dilakukan bersama pemda,” tutur Rudy.
Dia menambahkan, dengan pembelian 20 unit pesawat Cassa tersebut, total pendapatan Merpati setidaknya bakal meningkat hingga 20 persen.
Sementara itu, kerja sama PTDI dan Merpati telah terjalin sejak 1980-an.
Secara keseluruhan, PTDI telah menyerahkan sebanyak 8 unit pesawat C-212 dan 15 unit pesawat CN 235 untuk dioperasikan oleh maskapai pelat merah tersebut.
PT Dirgantara Indonesia (PTDI) akan memproduksi 20 unit pesawat Cassa 212-400 yang dipesan oleh PT Merpati Nusantara Airlines (MNA).
Direktur Utama PTDI Budi Santoso mengungkapkan, Merpati telah memesan pesawat sebanyak 20 unit dengan harga per unit sekitar 6-7 juta dolar.
“Penyerahan pesawat ini akan dilakukan setelah penandatanganan peerjanjian yang kami lakukan dengan Merpati,” kata dia seusai penandatanganan nota kesepahaman (memoran- dum of understanding/MoU), antara PTDI dan Merpati yang disaksikan oleh Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan di Jakarta.
Tahun ini, lanjut Budi, PTDI akan menyerahkan empat hingga lima unit pesawat pesanan maskapai pelat merah tersebut. Sedangkan, sisanya diserahkan secara bertahap pada tahun berikutnya hingga 2014.
Sementara itu, Direktur Utama Merpati Rudy Setyopurnomo mengatakan, tambahan 20 unit armada berkapasitas 28 penumpang tersebut, bakal dipergunakan untuk penerbangan rute perintis ke wilayah Indonesia bagian timur, terutama untuk jarak pendek atau antar kabupaten di Indonesia.
Terkait pembiayaan pembelian pesawat tersebut, kata Rudy, sejumlah pemerintah daerah (Pemda) telah menyatakan kesiapannya menggunakan pesawat-pesawat tersebut.
Pemda- pemda itu di antaranya adalah di Kalimantan, Papua, Sulawesi, dan Nusa Tenggara T imur (NTT).
“Dua kabupaten sudah menandatangani kerja sama untuk menggunakan pesawat Merpati Cassa, yakni Pemda Sampit dan Merauke. Jadi, saya kira tidak terlalu berat bagi Merpati, karena pendanaan akan dilakukan bersama pemda,” tutur Rudy.
Dia menambahkan, dengan pembelian 20 unit pesawat Cassa tersebut, total pendapatan Merpati setidaknya bakal meningkat hingga 20 persen.
Sementara itu, kerja sama PTDI dan Merpati telah terjalin sejak 1980-an.
Secara keseluruhan, PTDI telah menyerahkan sebanyak 8 unit pesawat C-212 dan 15 unit pesawat CN 235 untuk dioperasikan oleh maskapai pelat merah tersebut.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




