Pendanaan di Akseleran Naik 30 %

Pendanaan di Akseleran Naik 30 %
(kiri ke kanan) Mikhail Tambunan CFO & Co-Founder Akseleran, Christopher Gultom CCO & Co-Founder Akseleran, Ivan Tambunan CEO & Co-Founder Akseleran dan Rassel Pratomo CTO & Co-Founder Akseleran. (Foto: istimewa / Istimewa)
Herman / MPA Kamis, 14 Mei 2020 | 15:28 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Nilai pendanaan di platform Peer to Peer (P2P) Lending Akseleran pada tahun ini memperlihatkan tren positif dibandingkan tahun lalu. Hingga akhir Maret 2020, terjadi kenaikan pendanaan sebesar 30% atau mencapai hampir Rp 200 miliar dibandingkan periode yang sama tahun 2019.

CEO & Co-Founder Akseleran Ivan Tambunan menyampaikan, dari sisi volumenya, kontribusi pendanaan oleh pendana retail terbesar masih berasal dari rentang usia 35-54 tahun yang mencapai 41%, sedangkan dari sisi jumlah pendananya kontribusi terbesar dari rentang usia 21-34 tahun yang mencapai 70,5%.

Menurutnya, tren positif ini masih tetap terjaga hingga Lebaran tiba seiring dengan para pendana retail yang akan menerima Tunjangan Hari Raya (THR) di pertengahan bulan Mei, sehingga memberikan kepada mereka banyak dana tambahan untuk dipinjamkan melalui Akseleran.

“Hingga saat ini, Akseleran sudah menyalurkan total pinjaman usaha secara kumulatif sebesar Rp 1,23 triliun. Adapun selama empat bulan terakhir di tahun ini, kami sudah menyalurkan total pinjaman usaha lebih dari Rp 250 miliar kepada para pelaku usaha,” ujar Ivan dalam keterangan resminya, Kamis (14/5/2020).

Dalam hal penyaluran pinjaman usaha di saat pandemi Covid-19, Ivan mengungkapkan, Akseleran lebih ketat melakukan assessment pinjaman agar tingkat gagal bayar oleh peminjam tidak meningkat. Menurut Ivan, langkah tersebut sejauh ini berhasil mempertahankan kestabilan tingkat gagal bayar Akseleran yang mencapai 0,69% dari total penyaluran pinjaman usaha pada pertengahan Mei atau turun 0,05% dibandingkan pertengahan bulan sebelumnya.



Sumber: BeritaSatu.com