Maybank Group Catat Kenaikan Laba Bersih 13,3%
Jumat, 22 Mei 2020 | 13:04 WIBJakarta, Beritasatu.com - Maybank Group catat raihan laba bersih pada kuartal I 2020 naik 13,3% menjadi RM 2,05 miliar dibandingkan dengan RM 1,81 miliar tahun lalu. Kenaikan didukung pendapatan operasional bersih yang naik 14,7%.
Pencapaian tersebut mencerminkan pengembalian ekuitas sebesar 10,6% dan laba per saham 18,2 sen, naik 11,4% dari 16,4 sen per saham pada periode yang sama tahun lalu.
"Kami berbesar hati dengan pencapaian yang stabil di kuartal pertama kami meskipun terjadi volatilitas pasar yang signifikan dan disrupsi sebagai dampak pandemi Covid-19. Ini mencerminkan ketahanan Maybank dari sikap kehati-hatian yang telah kami ambil selama bertahun-tahun untuk membangun fondasi yang kuat terutama dalam hal modal dan likuiditas," ujar Maybank Chairman Datuk Mohaiyani Shamsudin dalam siaran pers, Jumat (22/5/2020).
Meskipun dampak pandemi Covid-19 belum sepenuhnya terlihat dalam kuartal pertama, Group tetap memantau kualitas aset secara ketat dan bekerja secara proaktif dengan nasabah, termasuk menyediakan bantuan, untuk membantu bisnis mereka tetap secara berkelanjutan dalam periode ini.
Group telah memutuskan untuk mengambil langkah-langkah pencegahan jika diperlukan, mengingat disrupsi yang diperkirakan terjadi pada penawaran dan permintaan. Untuk memitigasi risiko, ditambahkan ketentuan yang telah dibuat untuk kemungkinan penurunan nilai pada portofolio kredit yang berpotensi rentan di masa mendatang.
Akibatnya, net impairment losses untuk kuartal tersebut tercatat 60,7% lebih tinggi karena perseroan mengambil langkah untuk memastikannya tetap terlindungi dengan baik pada saat terjadi volatilitas yang dinamis di lingkungan operasional dalam beberapa bulan mendatang.
Group President & CEO Datuk Abdul Farid Alias meyakini, pencapaian kuartal I 2020 tidak mencerminkan kinerja hingga penghujung tahun ini. Kontribusi terbesar berasal dari penjualan beberapa aset likuid dan instrumen pendapatan tetap, yang berada di atas level optimal. Ini menghasilkan kenaikan 53,2% dalam pendapatan berbasis fee bersih kami, yang kemudian mengangkat pendapatan operasional bersih sebesar 14,7%.
"Sementara kami masih memiliki aset likuid yang besar, kami perlu menjaga keseimbangan ketika menjualnya untuk memastikan bahwa aset tersebut tidak akan berkontraksi dengan pendapatan bunga bersih kami, terutama dalam kondisi penurunan suku bunga yang terjadi di dunia saat ini," tambahnya.
Ia memperkirakan lingkungan operasional untuk akhir 2020 akan tetap menghadapi ketidakpastian, dan sensitif terhadap pergerakan pandemi, serta prospek pengobatan dan ketersediaan vaksin, yang akan berdampak pada kesehatan masyarakat dan kebijakan ekonomi.
"Kami akan terus membantu nasabah kami menghadapi tekanan terganggunya pasokan dan permintaan sebagai akibat dari lingkungan pasar yang kurang optimal yang disebabkan oleh pergerakan terbatas secara global. Ini akan sangat menantang," ungkapnya.
Sementara itu, Maybank, sambungnya akan terus disiplin dalam praktik manajemen risiko untuk memastikan pihaknya mengelola tingkat kualitas aset secara efektif. Perusahaan juga akan menargetkan pertumbuhan secara selektif untuk mempertahankan profil pengembalian risiko yang sehat pada portofolio, serta tetap waspada dalam melindungi kesehatan dan keselamatan karyawan dan nasabah.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




