Industri Pengolahan Makanan Minuman Butuh Stimulus
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Industri Pengolahan Makanan Minuman Butuh Stimulus

Minggu, 7 Juni 2020 | 13:06 WIB
Oleh : Novy Lumanauw / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Industri Makanan dan Industri Agrifarm Peternakan, Juan Permata Adoe mengatakan industri pengolahan makanan dan minuman membutuhkan stimulus untuk dapat kembali beroperasi secara berkelanjutan pada era normal baru (new normal).

"Stimulus sangat diperlukan untuk mencegah terjadinya disrupsi proses produksi, distribusi, dan rantai pasok di sektor industri pengolahan makanan dan minuman di dalam negeri akibat pandemi Covid-19," kata Juan di Jakarta, pada Minggu (7/6/2020)

Ia mengatakan, sampai saat ini pemerintah menyatakan akan memberikan stimulus sebesar Rp 677,2 triliun. Namun, menurut penilaian Juan, dana tersebut hanya cukup untuk merestrukturisasi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan jaringan pengaman sosial.

Dikatakan, besaran stimulus yang paling moderat adalah sesuai yang diusulkan Kadin, yaitu Rp 1.600 triliun atau 10 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Kadin mengusulkan stimulus itu berdasarkan pertimbangan, dana digunakan untuk program jaring pengaman sosial Rp 600 triliun, dana kesehatan Rp 400 triliun, dan dana pemulihan ekonomi dan industri sebesar Rp 600 triliun. "Stimulus Rp 1.600 triliun merupakan angka yang menunjukkan kecepatan pengambilan keputusan yang harus segera dijalankan pemerintah," katanya.

Juan mengatakan, pemerintah Singapura telah meningkatkan stimulus dari 12,5 persen menjadi 19 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Langkah serupa juga dilakukan pemerintah Malaysia dengan menaikkan stimulus menjadi 20 persen dari PDB.

"Memang, tidak harus serta merta dinaikkan menjadi 20 persen. Tapi perlu mempertimbangkan jaring pengaman sosial, daya beli masyarakat, dan produktivitas industri. Ini semua bertujuan untuk mencegah pengangguran dan mempertahankan daya saing," katanya.

Menurut Juan, pemerintah mempunyai kewenangan untuk menentukan siapa saja yang harus diberikan stimulus. Ketika Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sektor pertanian dan perikanan harus dibangun dari hulu sampai hilir, ini membuktikan bahwa stimulus harus diberikan kepada pelaku industri hilir dan intermediate. Selain itu, industri industri hulu, termasuk petani, peternak, dan nelayan juga harus diberikan stimulus. "Korporasi tidak bisa dipisahkan kebijakannya dengan yang lain karena semua industri memiliki trickle down effect dalam setiap kegiatan ekonomi," katanya.

Lebih lanjut, Juan mengatakan, saatnya pemerintah memberikan stimulus tambahan untuk restrukturisasi usaha menengah, industri pengolahan makanan dan minuman, dan hortikultura. Dari jumlah yang ada masih dibutuhkan tambahan sekitar Rp 800 triliun.

"Dana ini nantinya akan menjadi penyangga ekonomi ke depan sampai kuartal I-2021. Kita harus menjaga ketersediaan bahan baku agar industri pengolahan dapat terus beroperasi secara berkelanjutan," katanya.

Menurut Juan, harus dipahami bahwa pada era normal baru akan terjadi shifting ekonomi dan bisnis, sehingga harus diantisipasi hingga dua tahun ke depan. Ini persoalan serius karena akan terjadi perlambatan pertumbuhan ekonomi, disrupsi produktivitas dan rantai pasok sehingga diperlukan leveraging yang lebih besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. "Apalagi perilaku fisik vs virtual juga terus terjadi pada konsumen dan industri. Saat ini artificial investmet keuangan juga makin mendominasi," kata Juan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

QRIS Jadi Sarana UMKM Masuk ke Ekosistem Digital

Dari 10,45 juta pengguna QRIS saat ini, sebanyak 96% adalah UMKM dan ditargetkan angkanya terus bertambah.

EKONOMI | 26 September 2021

Pasca-Rights Issue, Aset BRI Terbesar di Indonesia

Rights issue BRI bernominal jumbo dilakukan untuk mendanai holding ultramikro (UMi).

EKONOMI | 26 September 2021

ACC Syariah Permudah Masyarakat Tunaikan Ibadah Haji

ACC Syariah Haji juga memberikan pendampingan pengurusan hingga mendapatkan nomor porsi haji.

EKONOMI | 26 September 2021

Ini Upaya Kemenhub Tingkatkan Konektivitas ke Asmat Papua

Kemenhub untuk terus meningkatkan konektivitas dari dan ke Kabupaten Asmat, Papua.

EKONOMI | 26 September 2021

Jadi Movement Manager BBI, KKP Sandingkan Olahan Ikan dengan Kopi

Pada September 2021 gerakan nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) dipusatkan di Aceh dengan KKP sebagai pengelola gerakan.

EKONOMI | 26 September 2021

Kontribusi UMKM Indonesia Terhadap Ekspor Masih Kalah dari Thailand

Namun menurut Destry, kinerja UMKM ini masih perlu terus didorong lagi agar kontribusinya terhadap ekspor nasional bisa semakin meningkat.

EKONOMI | 26 September 2021

Karya Kreatif Indonesia 2021 Catat Transaksi Rp 28 Miliar

Kegiatan Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2021 yang digelar Bank Indonesia mendapatkan animo yang besar dari masyarakat.

EKONOMI | 26 September 2021

Kementerian PUPR Siap Uji Coba Operasional Jembatan Sei Alalak di Banjarmasin

Jembatan Sei Alalak akan open traffic untuk ujicoba pada Minggu, 26 September 2021 mulai pukul 13.30 Wita.

EKONOMI | 26 September 2021

Tugas Baru Urusan Penyeberangan, Hubdat Kemenhub Perlu Kompetensi SDM

Asosiasi penyeberangan cabang Merak mengakui birokrasi pelayanan pengurusan kapal dan angkutan penyeberangan semakin baik dan mudah.

EKONOMI | 26 September 2021

Investasi di Daerah Harus Libatkan Pengusaha Lokal dan UMKM

Bahlil sendiri meyakini ekonomi Indonesia di 2021 bisa tumbuh lebih baik dibandingkan 2020.

EKONOMI | 26 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Update Covid-19


# Literasi Perdamaian


# Lionel Messi


# Kegiatan Besar



TERKINI
Kini Sekolah Jaringan IDN Bisa Bayar SPP Lewat Shopee

Kini Sekolah Jaringan IDN Bisa Bayar SPP Lewat Shopee

NASIONAL | 37 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings