Penetrasi Broadband Dinilai Perlu Ditingkatkan
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Internet Jadi Kebutuhan Primer

Penetrasi Broadband Dinilai Perlu Ditingkatkan

Selasa, 9 Juni 2020 | 18:34 WIB
Oleh : Lona Olavia / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Pandemi virus corona (Covid-19) membuat pemerintah memberlakukan kebijakan seluruh kegiatan baik kerja, sekolah, hingga ibadah dari rumah, dinilai perlu disikapi secara serius dengan membangun jaringan broadband internet yang merata di setiap daerah.

Baca Juga: Industri Broadband Internet Berkibar di Tengah Covid-19

Pasalnya, keberadaan akses internet di masa pandemi ini membuktikan telekomunikasi telah menjadi kebutuhan primer yang bisa disetarakan dengan air dan listrik.

Sayangnya, penetrasi broadband di Indonesia baru mencapai 15 persen. Tak heran, manfaat dari keberadaan internet belum dapat dinikmati secara merata oleh seluruh penduduk Indonesia.

Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel), Muhammad Arif mengatakan, pandemi Covid-19 membentuk tren baru terkait internet. Untuk itu, pemerintah perlu memperkuat dan mengubah regulasi yang ada saat ini supaya dampak positif dari keberadaan internet bisa dinikmati secara merata. Apalagi, kebutuhan layanan masyarakat akan internet makin tinggi.

"Saat ini, kita benar-benar melihat industri telekomunikasi ini menjadi tulang punggung, dimana semua kegiatan ekonomi, pembelajaran, dan kesehatan, tanpa keberadaan industri telekomunikasi tidak ada apa-apanya. Industri telekomunikasi harus bareng-bareng speak up, internet bisa disetarakan dengan kebutuhan primer lainnya. Dengan demikian, penetrasi broadband yang masih kurang dan banyak blind spot bisa teratasi," ujar Muhammad Arif dalam acara Zooming With Primus bertajuk "Bisnis yang Tetap Berkilau di Tengah Covid-19", di Jakarta, Selasa (9/6/2020).

Baca Juga: Link Net Tetap Ekspansif

Arif menambahkan, sudah saatnya pemerintah menyadari pentingnya industri telekomunikasi, dengan cara memberikan karpet merah kepada para investor dengan harapan mereka mau menggelar jaringan di daerah yang belum terjangkau internet.

"Jika tidak, dikhawatirkan masyarakat Indonesia akan semakin tertinggal. Kalau seluler memang bisa, tapi secara speed dan kuota based akan menyulitkan, apalagi dengan aplikasi video," tegasnya.

Sementara itu, Presiden Direktur dan CEO PT Link Net Tbk, Marlo Budiman menyebutkan, tingkat penetrasi internet Indonesia jauh tertinggal dibanding negara tetangga. Indonesia hanya 12,8 persen, sedangkan Thailand 34,6 persen, Malaysia 42,2 persen, Vietnam 53,8 persen, dan Tiongkok 67,4 persen. Berdasarkan jumlah tersebut, hanya 8 persen atau kurang dari 6 juta pelanggan di Indonesia yang mempunyai broadband internet berkecepatan tinggi.

"Dengan poin ini, kami butuh dukungan dari pemerintah dari segi perizinan, bagaimana biaya diringankan maupun ditunda supaya perusahaan ISP bisa work out ke daerah-daerah yang membutuhkan, karena hanya 12 persen dari daerah Indonesia yang dijangkau," kata Marlo Budiman.

Baca Juga: Apjatel Harapkan Kelonggaran Jatuh Tempo BHP dan USO

Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), Jamalul Izza mengakui, banyak daerah di Indonesia yang berstatus blind spot. "Untuk itu, melalui konsep desa internet mandiri diharapkan masyarakat desa dapat tergerak untuk bersama-sama berbisnis di sisi internet di mana pendapatannya akan kembali ke desa," kata Jamalul Izza.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Lion Air Kembali Layani Penerbangan Domestik Mulai 10 Juni

Lion Air meminta calon penumpang pesawat mencermati masa berlaku dari dokumen kesehatan yang digunakan.

EKONOMI | 9 Juni 2020

New Normal, Mal Bukan Lagi Tempat Cuci Mata

Mal atau pusat perbelanjaan di DKI Jakarta tengah bersiap untuk beroperasi kembali pada 15 Juni 2020.

EKONOMI | 9 Juni 2020

Kempupera Bangun 34 Rusun Pendidikan Senilai Rp 101 Miliar

Kempupera diberikan tugas untuk membangun infrastruktur pendukung pendidikan seperti rusun santri dan mahasiswa.

EKONOMI | 9 Juni 2020

Kurs Rupiah Stabil di Kisaran Rp 13.890

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan sore hari ini, Selasa (9/6/2020), stabil di kisaran Rp 13.800.

EKONOMI | 9 Juni 2020

Kemhub Tetapkan Kapasitas Penumpang Pesawat Maksimal 70%

Kemhub menetapkan aturan baru tentang isian pesawat untuk penumpang maksimal 70 persen.

EKONOMI | 9 Juni 2020

Bursa Eropa Melemah di Awal Perdagangan

Indeks Stoxx6000 turun 1,22 persen, DAX turun 1,88 persen, FTSE turun 1,58 persen, CAC turun 1,8 persen, dan FTSE MIB Italia turun 2,24 persen.

EKONOMI | 9 Juni 2020

Mayoritas Bursa Asia Ditutup Positif

Nikkei 225 Tokyo turun 0,38 persen ke 23.091,03, Indeks Komposit Shanghai naik 0,62 persen ke 2956,11, Hang Seng Hong Kong naik 1,13 persen ke 25057,22.

EKONOMI | 9 Juni 2020

IHSG Ditutup Melemah 0,7%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,7 persen ke kisaran 5.035,05 pada akhir perdagangan hari ini, Selasa (9/6/2020).

EKONOMI | 9 Juni 2020

Ini Isi Aturan Baru soal Transportasi New Normal

Kementerian Perhubungan menerbitkan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 41 Tahun 2020 yang merupakan revisi dari Permenhub 18/2020.

EKONOMI | 9 Juni 2020

Kejar Target RPJMN, Pemerintah Fokus Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Sosial

Diakui Suharso, pandemi Covid-19 telah memberikan dampak yang signifikan terhadap target-target RPJMN 2020-2024.

EKONOMI | 9 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS