Gelar Shariah Thought Leaders Forum, Maybank Yakin Segmen Syariah Berkembang

Gelar Shariah Thought Leaders Forum, Maybank Yakin Segmen Syariah Berkembang
Bank Maybank Indonesia melalui Unit Usaha Syariah menyelenggarakan Shariah Thought Leaders Forum 2020. (Foto: Istimewa)
Chairul Fikri / JAS Minggu, 5 Juli 2020 | 19:36 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Bank Maybank Indonesia melalui Unit Usaha Syariah sukses menyelenggarakan Shariah Thought Leaders Forum 2020. Mereka memanfaatkan kegiatan ini sebagai forum diskusi, tempat para pakar keuangan syariah, praktisi perbankan, pelaku bisnis serta regulator dapat berbagi pengalaman serta menjadi tempat terbaik untuk membangun model bisnis perbankan syariah yang tepat.

Hal itu diungkapkan Presiden Direktur Maybank Indonesia, Taswin Zakaria dalam acara webinar "Maybank Shariah Thought Leaders Forum 2020" yang didakan belum lama ini.

"Melalui Kegiatan ini, kita mengetahui potensi pengembangan perbankan syariah di Indonesia sangat menjanjikan terutama dalam kondisi pasar yang melemah akibat pandemi global. Dan kami melihat perbankan syariah masih tetap dapat memberikan kontribusi dalam perekonomian nasional," ungkap Taswin Zakaria.

"Untuk dapat merealisasikan kontribusi dan perannya, perbankan syariah membutuhkan dukungan infrastruktur yang memadai. Di antaranya seperti regulasi, kesiapan teknologi, investasi sumber daya guna melakukan penetrasi pasar dan penyediaan solusi keuangan berbasis syariah yang menjawab kebutuhan masyarakat dan tantangan bisnis saat ini," kata Taswin lagi.

Mereka berharap kegiatan ini akan bisa memberikan kontribusi positif dan relevan bagi kemajuan industri perbankan syariah di Tanah Air dalam menjawab sejumlah tantangan dan meraih peluang bisnis ke depan.

"Sebagai negara dengan populasi muslim yang cukup besar di dunia, Indonesia sudah cukup mengenal sistem ekonomi dan perbankan syariah. Oleh sebab itu, Ini menjadi landasan yang kuat untuk bisa meningkatkan eksistensi sektor keuangan yang berbasis syariah di Indonesia seperti Maybank yang memiliki unit usaha Syariah," tuturnya.

"Dan berdasarkan data pertumbuhan pangsa pasar keuangan syariah cukup pesat, dari 6 persen menjadi 9 persen dalam 6 tahun dan tak terkendala banyak dengan adanya pandemi Covid-19. Kami sangat berharap kolaborasi semua stakeholder keuangan syariah, berkontribusi dalam akselerasi perkembangan ekonomi syariah di Indonesia dan juga bagi negara kita untuk menghadapi situasi new normal," tandasnya.

Berdasarkan data, di kuartal I 2020, Maybank Syariah berkontribusi sebesar 22,1 persen dari total funding Maybank dan 22,4 persen dari total financing Maybank. Sementara, pembiayaan segmen syariah pada tahun 2019 tumbuh 1,4 persen menjadi sebesar Rp 24,0 triliun, dan berkontribusi 19,6 persen terhadap aset Maybank Indonesia.

Hal ini membawa Maybank Indonesia menjadi salah satu bank yang melakukan pembiayaan syariah pada sejumlah proyek strategis termasuk di bidang infrastruktur, pertambangan, transportasi udara, dan pengelolaan bandara.

Forum webinar "Maybank Indonesia Shariah Thought Leaders Forum 2020" diharapkan bisa memberi kontribusi positif dan relevan bagi kemajuan industri perbankan Syariah di tanah air dalam menjawab sejumlah tantangan dan meraih peluang bisnis syariah ke depan.

Bertindak sebagai Keynote Speaker dalam dalam forum mewakili regulator, pimpinan bank, dan bisnis serta praktisi internasional di bidang keuangan syariah ini yaitu Deputi Komisioner Pengawas Perbankan I, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Teguh Supangkat.

Sementara para panelis yakni Direktur Eksekutif Komite Nasional Ekonomi Keuangan Syariah (KNEKS), Ventje Rahardjo; Direktur Pengaturan dan Perizinan Perbankan Syariah OJK, Deden Firman Hendarsyah; Presiden Direktur PT Bank Maybank Indonesia Tbk, Taswin Zakaria.

Selain itu juga: Managing Director, DVA Consulting & Partner, Gateway Global LLP, Daud Vicary Abdullah; CEO, Investment Account Platform, Joann Maryam Enriquez; dan praktisi bisnis Soetrisno Bachir. Bertindak sebagai moderator adalah Founding Partner, Karim Consulting Indonesia,Adiwarman Karim. Forum juga dihadiri oleh peserta berlatar belakang pelaku usaha, nasabah, media dan masyarakat umum pemerhati keuangan Syariah.



Sumber: BeritaSatu.com