Menguat, Futures Wall Street Tidak Terpengaruh Sentimen Covid-19

Menguat, Futures Wall Street Tidak Terpengaruh Sentimen Covid-19
Ilustrasi bursa saham AS Wall Street. (Foto: AFP / Johannes Eisele)
Sri Rejeki Listyorini / FMB Senin, 6 Juli 2020 | 07:39 WIB

New York, Beritasatu.com – Saham berjangka (futures) di bursa Wall Street pada Senin pagi (6/7/2020 WIB) diperdagangkan menguat tipis. Dow Jones Industrial Average Futures naik 42 poin atau 0,2%, S&P 500 Futures naik 0,1% dan Nasdaq-100 Futures naik 0,4%.

Pekan lalu, Wall Street mencatatkan penguatan dalam perdagangan yang pendek karena terpotong hari libur 4 Juli. Dow dan S&P 500 masing-masing naik 3,3% dan 4%, minggu lalu dan Nasdaq naik 4,6%.

Secara kuartalan, Dow menguat lebih dari 17% untuk kuartal kedua sementara S&P 500 melonjak hampir 20% dan Nasdaq membukukan kenaikan 30,6% pada periode yang sama. Namun, pasar dibayangi oleh sentimen negatif berupa lonjakan jumlah kasus virus corona (Covid-19), sehingga meningkatkan kekhawatiran tentang pemulihan ekonomi secara cepat.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan pada Sabtu bahwa lebih dari 200.000 kasus virus corona telah dikonfirmasi dalam rentang 24 jam, sebuah rekor. Pada tingkat regional, lonjakan terbesar terlihat di Amerika, di mana hampir 130.000 kasus baru dikonfirmasi.

Di AS, Florida dan Texas melaporkan lonjakan rekor harian masing-masing 11.445 dan 8.258, pada hari Sabtu. Wali Kota Houston Sylvester Turner mengatakan wabah itu sedang melaju untuk membanjiri rumah sakit kota dalam dua minggu. Sementara itu, Wali Kota Miami Francis Suarez mengatakan, Covid-19 menyebar secara eksponensial.

Data yang dikumpulkan oleh Universitas Johns Hopkins menunjukkan bahwa lebih dari 45.000 kasus baru dikonfirmasi di seluruh AS pada hari Sabtu.

"Momentum pembukaan kembali telah terhenti oleh lonjakan kasus Covid-19 dan sinyal bearish untuk saham cukup kuat," kata Marc Chaikin, CEO Chaikin Analytics, dalam sebuah catatan.



Sumber: CNBC.com