ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Indonesia Seharusnya Ikuti Kebijakan Rokok Australia

Jumat, 17 Agustus 2012 | 19:26 WIB
DJ
B
Penulis: Dessy Sagita/ Liberty Jemadu | Editor: B1
Produk rokok dijual pedagang di kawasan Jakarta. FOTO: AFP
Produk rokok dijual pedagang di kawasan Jakarta. FOTO: AFP
Rokok tidak boleh diberi kesempatan beriklan atau dikenal secara publik

Aktivis pengendalian tembakau dan ketua Forum Warga Jakarta, Azas Tigor Nainggolan, mengapresiasi langkah pemerintah Australia yang membuat kebijakan kemasan rokok harus polos tanpa gambar. Azas menilai bahwa pemerintah Indonesia seharusnya mengikuti langkah Australia.

"Kebijakan bungkus polos ini sangat positif karena rokok adalah produk adiktif dan berbahaya bagi kesehatan, jadi rokok memang tidak boleh diberi kesempatan beriklan atau dikenal secara publik," kata Tigor kepada Beritasatu.com, Jumat (17/08).

Belum lama ini pengadilan Australia memutuskan kemasan rokok yang dijual di Australia harus bebas dari logo, gambar merek, warna, dan kata-kata promosi. Putusan tersebut mengundang berbagai reaksi. Komunitas pengendalian dampak tembakau menganggapnya sebagai kemenangan, sementara  perusahaan-perusahaan rokok protes keras.

"Keberpihakan perlindungan seperti juga harusnya bisa dilakukan di Indonesia," usul Tigor.

Pemerintah Indonesia saat ini sedang dalam tahap akhir untuk  merampungkan Rancangan Peraturan Pemerintah mengenai pengandalian dampak tembakau yang di dalamnya antara lain mengatur hanya 40 persen dari luas kemasan rokok di Indonesia yang boleh diberi gambar atau tulisan promosi.

"Akan lebih baik memang bungkus polos, tapi sebagai proses awal memang sebaiknya tegas batasi promosi dan sampaikan bahaya rokok dengan peringatan gambar lalu dilanjutkan kebijakan kemasan polos," komentar Tigor.

Tigor mengatakan pemerintah Indonesia harus berani mengambil keputusan sehingga mau tidak mau industri harus taat.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon