Antisipasi Cuaca, Pertamina Perkuat Stok BBM ke Pulau Enggano
Selasa, 25 Agustus 2020 | 12:27 WIB
Pulau Enggano, Beritasatu.com - PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region II Sumatera bagian Selatan (Sumbagsel), meningkatkan stok bahan bakar minyak (BBM) di Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara hingga 90 hari (3 bulan) . Penguatan stok itu dengan pertimbangan cuaca dan kondisi alam yang dalam dua pekan terakhir terjadi gempa.
Pengiriman BBM tersebut, sekaligus diikuti peninjauan lapangan oleh General Manager Pertamina MOR II Sumbagsel, Asep Wicaksono Hadi, yang melihat langsung penyaluran BBM satu harga di 6 desa di Pulau Enggano. "Ini wujud komitmen Pertamina untuk turut serta memajukan perekonomian masyarakat melalui peran strategis perusahaan dalam menyediakan energi sesuai prinsip ketersediaan (availability), kemudahan akses (accessibility), keterjangkauan (affordability), penerimaan (acceptability) serta berkelanjutan (sustainability)," kata Asep dalam keterangan yang diterima Selasa (25/8/2020).
Penyaluran BBM Satu Harga di Pulau Enggano dilakukan sejak 2017, sebagai amanat pemerintah. Pertamina menggandeng lembaga penyalur resmi di wilayah terpencil untuk menyediakan Premium dan Solar sesuai harga yang diatur atau sama dengan yang dinikmati oleh masyarakat di kota besar.
Dalam hal ini, Pertamina tidak hanya mempertimbangkan aspek keuntungan semata dalam mengemban tugas tersebut, melainkan bentuk pelayanan untuk negeri. Selain BBM satu harga, Pertamina juga memasok kebutuhan solar untuk operasional PLN di Pulau Enggano berkapasitas 60 KL. "Dalam mengemban tugas ini, Pertamina banyak menghadapi tantangan, khususnya saat mendistribusikan pasokan BBM ke wilayah-wilayah yang dinilai ekstrem," kata dia.
Sementara pengiriman BBM dilakukan pada Sabtu malam (22/8) dengan 8 mobil tangki terdiri dari 60 KL (kiloliter) Premium dan 10 KL Solar. Untuk mencapai ke pulau terluar Indonesia tersebut, mobil tangki bermuatan BBM diangkut menggunakan kapal KMP Pulo Tello selama 12 jam perjalanan. Kapal yang dioperasikan oleh ASDP tersebut khusus disewa hanya untuk mengangkut mobil tangki bermuatan BBM. Kapal buatan tahun 2006 itu, merupakan satu-satunya kapal yang bisa mengangkut kendaraan besar untuk melayani penyeberangan dari pelabuhan Bengkulu ke pelabuhan Malakoni. Jarak Pulau Enggano ke Ibukota Provinsi Bengkulu sekitar 156 km atau 90 mil laut.
Pada Minggu pagi (23/8/2020) pasokan BBM tiba di Pelabuhan perintis Malakoni. Iring-iringan mobil tanki langsung menuju ke lokasi penyalur BBM satu harga yang dikelola oleh Koperasi Serba Usaha Sejahtera, untuk bongkar muat. Kapasitas penyimpanan diperkuat dengan tangki timbun yang disiapkan Pertamina dan juga dikirim dari Bengkulu.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




