Maybank Dorong Kewirausahaan Komunitas Ojek Difa di Masa Pandemi
Selasa, 1 September 2020 | 09:37 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Bank Maybank Indonesia Tbk salurkan kepedulian kepada salah satu komunitas penyandang disabilitas yaitu Ojek Difa di Yogyakarta yang sangat terdampak pandemi Covid-19. Komunitas Ojek Difa merupakan komunitas yang mengayomi para penyandang disabilitas untuk dapat bekerja secara produktif dan berpenghasilan di tengah masyarakat sebagai pengendara ojek.
Kepedulian Maybank Indonesia diwujudkan dengan memperkenalkan program ketahanan pangan dan kewirausahaan komunitas disabilitas melalui program pengembangan budidaya lele aquaponik sebagai alternatif sumber pendapatan dan berfungsi untuk memenuhi kebutuhan hidup di tengah kesulitan ekonomi yang dihadapi.
Program pemberdayaan ekonomi ini merupakan program kewirausahaan terintegrasi yang meliputi pengadaan sarana budidaya, pelatihan, pemantauan dan pendampingan program. Program ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan, produktivitas, serta penghasilan dari hasil penjualan usaha para penyandang disabilitas di tengah pandemi.
"Kami berharap program ketahanan pangan dan pemberdayaan ini dapat menjadi solusi alternatif yang mudah dan sederhana untuk diterapkan bagi komunitas Difa serta sekaligus dapat memberi manfaat untuk kelangsungan hidup dan perekonomian mereka," Head, Corporate & Brand Communication, Maybank Indonesia Esti Nugraheni dalam siaran pers, Selasa (1/9/2020).
Komunitas Ojek Difa didirikan pada awal tahun 2015 oleh Triyono Tama bersama dengan beberapa relawan dan penyandang disabilitas lainnya. Seluruh operator yang mengemudikan Ojek Difa berasal dari masyarakat disabilitas kurang mampu di Yogyakarta.
Pandemi Covid-19 yang sudah menyebar beberapa bulan ini membawa dampak yang signifikan bagi berbagai komunitas di Indonesia termasuk berbagai elemen masyarakat di Yogyakarta. Kondisi ini diperkirakan akan berkontribusi pada meningkatnya angka kemiskinan di wilayah Yogyakarta.
Baca Juga: Maybank Dorong Kewirausahaan Komunitas Ojek Difa di Masa Pandemi
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Yogyakarta menyatakan bahwa angka kemiskinan di Yogyakarta diperkirakan naik sebesar tujuh persen dari tahun sebelumnya. Sedangkan indeks kesenjangan masyarakat pun diperkirakan juga mengalami kenaikan dari 0,4 pada tahun lalu menjadi 0,5.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




