Astronacci: Indeks Masih Diwarnai Fase Bullish
Kamis, 23 Agustus 2012 | 08:31 WIB
Setiap peringatan kemerdekaan Indonesia 17 Agustus memberikan dampak positif.
Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan akan bergerak menguat dengan transaksi yang sepi.
"Fase bullish (menguat) IHSG masih cukup kuat," kata Financial Analyst PT Astronacci International, Samuel K. Utomo, hari ini.
Dia mengatakan, mengacu siklus tujuh tahun ke belakang, setiap peringatan kemerdekaan Indonesia 17 Agustus memberikan dampak positif pada pergerakan harga.
Disamping itu, investor juga akan melihat beberapa siklus astrologi yang akan mempengaruhi pembentukan turning point secara signifikan. Siklus tersebut adalah Sun Opposes Neptune yang terjadi besok serta Sun Trines Pluto pada 29 Agustus akan membentuk formasi peak.
"Artinya, setelah berhasil membentuk peak pada area all-time high disekitar 4.230-4.250, harga akan kembali mengalami koreksi cukup dalam," kata Samuel.
Sementara di sisi lain pelaku pasar tidak perlu terlalu khawatir pada kondisi pasar global Amerika Serikat (AS) maupun Eropa karena pergerakannya tidak terlalu signifikan selama masa liburan ini.
Samuel mengungkapkan, IHSG akan menuju area peak-nya selama satu minggu ke depan untuk menyelesaikan fase wave ke-5. Sejumlah saham yang berpotensi menguat seperti ASII, CPIN, CFIN, BJBR, dan ICBP.
Investor dapat melakukan trading jangka pendek dan bersiap-siap melakukan profit taking saat indeks memasuki level resisten 4.150-4.200.
"Perhatikan momentum indikator pada daily oscillator, trader harus segera melakukan penjualan saat daily momentum telah memasuki fase bearish reversal-nya," kata Samuel.
Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan akan bergerak menguat dengan transaksi yang sepi.
"Fase bullish (menguat) IHSG masih cukup kuat," kata Financial Analyst PT Astronacci International, Samuel K. Utomo, hari ini.
Dia mengatakan, mengacu siklus tujuh tahun ke belakang, setiap peringatan kemerdekaan Indonesia 17 Agustus memberikan dampak positif pada pergerakan harga.
Disamping itu, investor juga akan melihat beberapa siklus astrologi yang akan mempengaruhi pembentukan turning point secara signifikan. Siklus tersebut adalah Sun Opposes Neptune yang terjadi besok serta Sun Trines Pluto pada 29 Agustus akan membentuk formasi peak.
"Artinya, setelah berhasil membentuk peak pada area all-time high disekitar 4.230-4.250, harga akan kembali mengalami koreksi cukup dalam," kata Samuel.
Sementara di sisi lain pelaku pasar tidak perlu terlalu khawatir pada kondisi pasar global Amerika Serikat (AS) maupun Eropa karena pergerakannya tidak terlalu signifikan selama masa liburan ini.
Samuel mengungkapkan, IHSG akan menuju area peak-nya selama satu minggu ke depan untuk menyelesaikan fase wave ke-5. Sejumlah saham yang berpotensi menguat seperti ASII, CPIN, CFIN, BJBR, dan ICBP.
Investor dapat melakukan trading jangka pendek dan bersiap-siap melakukan profit taking saat indeks memasuki level resisten 4.150-4.200.
"Perhatikan momentum indikator pada daily oscillator, trader harus segera melakukan penjualan saat daily momentum telah memasuki fase bearish reversal-nya," kata Samuel.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




