Kuartal IV, Pasar Modal Indonesia Makin Menarik
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kuartal IV, Pasar Modal Indonesia Makin Menarik

Senin, 16 November 2020 | 15:11 WIB
Oleh : Lona Olavia / JAI

Jakarta, Beritasatu.com - Secara fundamental pasar saham Indonesia semakin menarik pada kuartal IV 2020 ditopang oleh pemulihan earnings, stabilitas makro ekonomi, dan valuasi yang relatif murah jika dibandingkan dengan negara kawasan.

Portfolio Manager Equity PT Manulife Aset Manajemen Indonesia, Andrian Tanuwijaya, mengatkan selama pasarnya suportif didukung oleh fundamental yang baik, maka partisipasi investor domestik bahkan asing pada pasar saham Indonesia akan berlanjut.

"Kami memperkirakan sentimen investor asing terhadap pasar saham Indonesia akan mengalami normalisasi setelah pandemi dapat terkelola lebih baik. Ke depannya, kombinasi dari investor domestik dan harapan pembalikan sentimen investasi investor asing berpotensi mendorong penguatan pasar yang lebih menyeluruh dan berkesinambungan,” ujar Andrian, di Jakarta, Senin (16/11/2020).

Menurut dia, Manulife memiliki pandangan yang lebih positif terhadap kinerja pasar saham Indonesia di tahun depan. Hal tersebut didukung oleh beberapa faktor diantaranya faktor internal dan eksternal.

Dari sisi internal yakni, tren pemulihan pertumbuhan earnings perusahaan sejalan dengan berlanjutnya pemulihan ekonomi domestik, kurva Covid-19 yang cenderung melandai baik dari tingkat infeksi dan tingkat kematian, perkembangan positif distribusi vaksin diharapkan dapat memberikan sentimen yang positif terhadap ekonomi riil dan pasar finansial.

“Pengesahan Omnibus Law yang berpotensi menjadi sumber baru pertumbuhan ekonomi Indonesia. Lalu valuasi pasar saham Indonesia yang cukup menarik baik dibandingkan secara historis maupun relatif terhadap kelas aset lainnya berpotensi mendorong penguatan pasar saham lebih tinggi lagi,” ujar Andrian.

Sedangkan dari sisi eksternal, lanjutnya, didukung oleh hasil dari pemilu AS meski diperkirakan tidak menghilangkan ketegangan geopolitik sepenuhnya terkait dengan konflik dagang, namun besar kemungkinan pendekatan yang dilakukan akan lebih tidak konfrontatif dibandingkan dengan pemerintahan sebelumnya sehingga gejolak pasar terutama di negara berkembang akan berkurang.

Andrian mengungkapkan, selain katalis positif ada risiko yang harus dicermati investor saat ini, yaitu penundaan ketersediaan vaksin dan reformasi tidak dijalankan dengan baik.

“Jika peraturan pendukung tidak keluar tepat waktu dan tepat sasaran maka dapat mengganggu pemulihan ekonomi karena dibutuhkan peraturan pendukung yang kuat untuk memastikan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Di samping itu penolakan publik yang berlarut–larut juga dapat mengganggu aktivitas ekonomi,” kata Andrian.

Dia menambahkan, strategi investasi yang bisa investor terapkan guna membukukan kinerja portofolio yang baik di sisa tahun ini, menurutnya dapat difokuskan pada sektor siklikal yang diuntungkan oleh pemulihan ekonomi domestik maupun global di tahun depan.

“Di samping itu terus mencermati likuiditas dan volatilitas untuk memastikan pengelolaan investasi memberikan hasil optimal dengan risiko yang terkendali,” imbuh Andrian.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Aturan Turunan UU Cipta Kerja Ditargetkan Rampung Pekan Ini

Pemerintah menargetkan peraturan pelaksanaan turunan Undang-Undang Cipta Kerja selesai pada pekan ini atau paling lambat 20 November 2020.

EKONOMI | 16 November 2020

Kapitalisasi Saham Syariah Tembus Rp 3.061 Triliun

Nilai kapitalisasi saham syariah berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per 27 Oktober 2020 telah mencapai Rp 3.061,6 triliun.

EKONOMI | 16 November 2020

Siang Ini Rupiah Terapresiasi Sejalan Mata Uang Asia

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.117-Rp 14.130 per dolar AS.

EKONOMI | 16 November 2020

Oktober, Upah Nominal Harian Buruh Tani Naik 0,09%

Upah nominal buruh/pekerja adalah rata-rata upah harian yang diterima buruh sebagai balas jasa pekerjaan yang telah dilakukan.

EKONOMI | 16 November 2020

Mayoritas Bursa Asia Siang Ini di Zona Positif

Indeks Hang Seng di Hong Kong naik 110,9 (0,42%) mencapai 26.267.

EKONOMI | 16 November 2020

Terbesar di 2020, Neraca Perdagangan Oktober Surplus US$ 3,61 Miliar

Realisasi tersebut jauh lebih tinggi dari surplus US$ 2,44 miliar pada September 2020 dan surplus US$ 161 juta pada Oktober 2019.

EKONOMI | 16 November 2020

IHSG Naik 13 Poin ke 5.474 di Sesi Siang

Volume perdagangan hingga sesi siang ini tercatat sebanyak 77.009 miliar saham senilai Rp 5,721 triliun.

EKONOMI | 16 November 2020

Kemperin Beri IKM Alat Angkut Pelatihan Pengelasan Komponen Sepeda

Dalam membuat rangka sepeda, diperlukan teknik pengelasan yang benar untuk menjamin keselamatan pengendaranya.

EKONOMI | 16 November 2020

Emas Antam Dibanderol ke Rp 985.000 Per Gram

Untuk pecahan 250 gram: Rp 231,515 juta.

EKONOMI | 16 November 2020

Rupiah Menguat Sejalan Mata Uang Asia di Awal Perdagangan

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.117-Rp 14.130 per dolar AS.

EKONOMI | 16 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS