Triwulan III 2020, Tugu Insurance Catat Kinerja Positif
Rabu, 18 November 2020 | 12:32 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) mencatat kinerja positif pada triwulan III 2020.
Emiten anak perusahaan BUMN PT Pertamina (Persero) ini meraih laba tahun berjalan konsolidasian sebesar Rp 235,08 milar, meningkat dibandingkan dengan triwulan II-2020 yang sebesar Rp 98,42 miliar.
Hingga periode triwulan III 2020, pencapaian premi Tugu Insurance secara konsolidasi sebesar Rp 4,57 triliun. Angka ini lebih rendah 7,35% dari periode yang sama tahun lalu yakni sebesar Rp 4,94 triliun.
Menurut Presiden Direktur Tugu Insurance Indra Baruna, penurunan ini di antaranya diakibatkan oleh penurunan ekonomi global akibat pandemi Covid-19, penurunan harga minyak, serta pelemahan pasar modal.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, ekonomi Indonesia triwulan II 2020 dan III 2020 mengalami kontraksi sebesar minus 5,32% dan minus 3,49%. Data statistik asuransi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga mencatat penurunan premi asuransi umum sebesar 7,53% pada kuartal III-2020.
"Namun kerja keras kami di masa sulit ini masih dapat mencatatkan pertumbuhan produksi premi di beberapa lini produk asuransi dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya," kata Indra dalam keterangan tertulisnya, Selasa (17/11/2020).
Secara kinerja induk (own operation), lanjut Indra, perolehan premi marine hull naik 29% dari Rp 142,43 miliar menjadi Rp 183,55 miliar.
"Diikuti dengan premi offshore naik 18% dari Rp 440,29 miliar menjadi Rp 519,69 miliar. Adapun untuk premi bond naik 32% dari Rp 17,27 miliar menjadi Rp 22,76 miliar," kata Indra.
Kemudian, perolehan premi di sektor asuransi kesehatan juga mengalami peningkatan sebesar 32% dari Rp 14,80 miliar menjadi Rp 19,54 miliar.
"Bahkan pada kondisi industri penjualan otomotif yang masih cukup memprihatinkan, kami bersyukur bahwa premi asuransi kendaraan bermotor kami tetap mempertahankan sales dari Rp 143,04 miliar menjadi Rp 144,11 miliar" ujar Indra.
Hingga 30 September 2020, kinerja hasil underwriting konsolidasi Tugu Insurance sudah mencapai Rp 388,41 miliar.
"Diikuti dengan pencatatan total asset Rp 20,19 triliun, ekuitas sebesar Rp 8,38 triliun, dan tingkat Risk Based Capital (RBC) Perseroan adalah sebesar 368%, jauh di atas ketentuan batas minimum OJK sebesar 120%," lanjut Indra.
Di tengah tantangan stabilitas ekonomi global akibat pandemi Covid-19, Tugu Insurance berhasil meningkatkan outlook perseroan menjadi "Stable" dan mempertahankan peringkan rating internasional "A-" (Excellent) dari lembaga pemeringkat asuransi global A.M. Best. Selama lima tahun berturut-turut, Tugu Insurance menjadi satu-satunya perusahaan asuransi umum nasional yang memiliki predikat rating A- tersebut.
Peringkat ini, lanjut Indra, mencerminkan posisi keuangan Tugu Insurance yang sangat kuat, didukung oleh operasional bisnis yang kuat dan manajemen risiko yang memadai.
Indra menambahkan, perseroan secara konsisten terus berinovasi dalam berbagai hal untuk memberikan layanan terbaik bagi pelanggan di antaranya melalui produk unggulan baru t-fracture, layanan Tugu Real Experience (t-rex) untuk bantuan darurat 24/7, layanan Call TIA (Tugu Insurance Assistance) 1 500 458 setiap saat.
Tugu Insurance juga memiliki aplikasi t-drive untuk memasarkan produk t-drive maupun t-ride, serta aplikasi t-friends untuk menggarap bisnis dari keagenan.
"Kami berharap produk-produk Tugu Insurance semakin mudah dijangkau melalui berbagai kanal distribusi guna memenuhi kebutuhan asuransi pelanggan. Simplifikasi proses dengan menggunakan platform digital juga terus kami kembangkan untuk mempermudah proses pembelian hingga klaim menyesuaikan dengan gaya hidup normal baru," tutup Indra.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




