Kolaborasi Jadi Kunci Pendidikan Vokasi Hadapi Tantangan Industri
INDEX

BISNIS-27 541.037 (-0.05)   |   COMPOSITE 6389.83 (-37.46)   |   DBX 1207.48 (3.08)   |   I-GRADE 186.044 (-1.17)   |   IDX30 536.499 (-2.63)   |   IDX80 144.214 (-1.01)   |   IDXBUMN20 435.358 (-7.09)   |   IDXESGL 149.259 (-0.13)   |   IDXG30 145.988 (-0.98)   |   IDXHIDIV20 471.745 (-2.76)   |   IDXQ30 152.642 (-0.59)   |   IDXSMC-COM 293.915 (-3.07)   |   IDXSMC-LIQ 367.505 (-3.96)   |   IDXV30 148.997 (-0.75)   |   INFOBANK15 1075.9 (-5.89)   |   Investor33 460.647 (-1.35)   |   ISSI 189.211 (-0.9)   |   JII 668.85 (-4.09)   |   JII70 234.095 (-1.52)   |   KOMPAS100 1287.09 (-6.92)   |   LQ45 998.257 (-5.79)   |   MBX 1767.88 (-12.62)   |   MNC36 340.661 (-1.09)   |   PEFINDO25 338.558 (-1.47)   |   SMInfra18 329.085 (-2.93)   |   SRI-KEHATI 393.501 (-0.78)   |  

Kolaborasi Jadi Kunci Pendidikan Vokasi Hadapi Tantangan Industri

Sabtu, 21 November 2020 | 15:17 WIB
Oleh : Yustinus Paat / BW

Jakarta, Beritasatu.com - Pimpinan MataAir Foundation Muhammad Abdul Idris mengatakan, konsep dasar pendidikan vokasi harus benar-benar memprioritaskan link and match dengan industri.

“Untuk memperkuat link and match, diperlukan adanya inkubasi dan pendampingan sehingga sumber daya manusia (SDM) lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) bisa menjawab tantangan dunia industri saat ini,” kata Idris, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (21/11/2020).

Sebelumnya, Abdul Idris tampil pada kegiatan Santri Talking Fashion: Opportunity and Challenges yang diselenggarakan di SMK PGRI 1 Kudus, Kabupaten Kudus, Kamis (19/11/2020).

Agenda tersebut diselenggarakan dengan protokol kesehatan yang ketat dan dihadiri oleh Direktur Wisata Pertemuan, Insentif, Konvensi dan Pameran Kemparekraf Iyung Masruroh dan Inovator Fashion SMK yang juga pendiri Indonesian Fashion Chamber Lisa Fitria.

Menurut Abdul Idris, harus ada kolaborasi yang solid antara SMK, pemerintah dengan industri dalam menyusun roadmap pengembangan dunia vokasi khususnya di bidang fashion.

“SMK ini harus benar-benar link and match. Jangan sampai hanya sampai kerjasama level MoU saja. Selain itu, kolaborasi pengembangan SMK adalah kunci. Kompetensi yang mumpuni di dunia fashion tetap harus didukung oleh skill tambahan yaitu komunikasi, jadi komunikasi dan kolaborasi,” kata Idris.

Iyung Masruroh juga membagikan tips untuk mengembangkan pendidikan vokasi di bidang fashion guna merespons tantangan dunia industri.

Dia mendorong agar berani berbisnis dengan segala kreativitas yang dimiliki. "Dukungan pemerintah daerah juga dibutuhkan untuk membesarkan kreativitas peserta didik dalam membangun ketepatan brand yang dipilih serta target market yang harus menjadi perhatian,” pungkas perempuan yang akrab disapa Iyung ini.

Di hadapan perwakilan pelajar dan santri vokasi Kabupaten Kudus, Iyung juga berpesan untuk tetap menanamkan perilaku santri di kehidupan sehari-hari. Menurut dia, santri harus tetap berlaku moderat serta adil dan imbang dalam keseharian serta menilai segala sesuatunya.

"Misalnya, apabila menanggapi berita yang tidak jelas harus terlebih dahulu melakukan tabayyun, mencari sumber informasi dan tidak asal menyebarkan berita yang tidak jelas sumbernya,” imbuh Iyung.

Selanjutnya, Lisa Fitria yang merupakan Inovator Fashion SMK mengatakan, dia ingin mengubah image bahwa santri itu keren, tidak kuno dan juga siap menjawab tantangan industri melalui dunia fashion desain.

“Saya berangkat dari pesantren, dan melanjutkan pendidikan juga di pesantren, tetapi semua itu tak menghalangi mimpi saya untuk jadi fashion desainer hingga berada di titik ini, sehingga saya mencintai dan sangat excited untuk total berkontribusi membawa santri untuk berani terjun di dunia fashion nasional hingga internasional,” ungkap Lisa.

Lisa pun membagikan pengalamannya yang hanya lulusan pesantren tetapi bisa berkeliling untuk memamerkan karya di 15 negara. Kemudian Lisa juga belajar fashion mode di negara negara yang dikunjunginya.

“Ini pengalaman yang sering saya bagikan kepada adik adik SMK di berbagai daerah, agar mereka berani bermimpi untuk menjadi fashion desainer yang profesional. Kita jangan pernah takut untuk bermimpi, dan tentunya mimpi itu harus dibarengi dengan ikhtiar di jalur yang sama, insyaallah pasti akan tercapai,” jelas Lisa.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Signify Beri Perlindungan Ekstra untuk Pengguna Profesional

Sinar UV-C menguraikan DNA dan atau RNA mikro-organisme, termasuk virus dan bakteri, sehingga mereka tidak lagi berbahaya.

EKONOMI | 21 November 2020

Minyak Rebound Catat Kenaikan Minggu Ketiga Didukung Harapan Vaksin

Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Januari naik 76 sen atau 1,7% menjadi US$ 44,96 per barel.

EKONOMI | 21 November 2020

Harga Emas Menguat Saat Negosiasi Stimulus AS Dilanjutkan

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi COMEX New York Exchange, naik US$ 10,9 atau 0,59% menjadi US$ 1.872,40 per ounce.

EKONOMI | 21 November 2020

Sejak Awal Tahun, Obligasi dan Sukuk di BEI Rp 74,47 Triliun

Pada pekan ini, terdapat dua pencatatan obligasi di BEI.

EKONOMI | 21 November 2020

Kapitalisasi Bursa Bertambah Rp 127 Triliun Pekan Ini

Volume transaksi, naik sebesar 13,54 % menjadi 18,217 miliar saham dari 16,044 miliar saham.

EKONOMI | 21 November 2020

Dow Ambles Akibat Meningkatnya Kasus Covid-19 dan Ketidakjelasan Stimulus

Dow Jones Industrial Average turun 219,75 poin atau 0,8% menjadi 29.263,48.

EKONOMI | 21 November 2020

Bursa Eropa Menguat Abaikan Stimulus AS dan Kekhawatiran Covid-19

Pan-European Stoxx 600 ditutup naik hampir 0,5%. Sektor minyak dan gas menguat 1,5%.

EKONOMI | 21 November 2020

Jokowi Sebut Bogor Goals Masih Relevan Perkokoh Pasar Terbuka

Fondasi kebersamaan yang dibangun di tahun 1994 silam d Bogor kini cenderung melemah.

EKONOMI | 21 November 2020

Pelindo III dan KAI Kerja Sama Pengoptimalan Aset

Kedua BUMN sepakat memperbaiki infrastruktur dan integrasi antarmoda laut dan darat melalui inovasi bisnis proses bersama.

EKONOMI | 20 November 2020

Pet Shop, Bisnis yang Tidak Terdampak Covid-19

Pada era pandemi ini, pengunjung yang datang ke tokonya jauh lebih meningkat.

EKONOMI | 20 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS