Akhir 2020, BNI Targetkan Pertumbuhan Kredit 4%
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Akhir 2020, BNI Targetkan Pertumbuhan Kredit 4%

Minggu, 6 Desember 2020 | 14:44 WIB
Oleh : Lona Olavia / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) menargetkan pertumbuhan kredit hingga akhir tahun 2020 di kisaran 2%-4% (year on year/yoy). Untuk mengejar target tersebut, kredit korporasi difokuskan pada sektor yang relatif tidak terdampak pandemi dan memiliki kontribusi positif, termasuk berorientasi ekspor dan padat karya.

Direktur Corporate Banking BNI Silvano Rumantir menyebutkan, porsi kredit korporasi BNI sebesar 53% terhadap total kredit keseluruhan. Ke depannya, BNI akan menargetkan korporasi top tier.

Silvano mengakui bahwa selama pandemi, hampir seluruh sektor ekonomi terdampak baik secara langsung atau tidak, termasuk yang dialami BNI. Meski demikian dia tetap optimistis BNI berpotensi tumbuh di tengah tekanan ekonomi. Segmen korporasi BNI diperkirakan tumbuh 4-5% untuk kredit modal kerja dan investasi.

“Sementara untuk kredit sindikasi, kontribusinya terhadap portofolio sampai Oktober lalu adalah 17% dari keseluruhan kredit korporasi. Di tengah pandemi BNI optimistis hingga akhir tahun kontribusi sindikasi bisa sama dengan tahun lalu yaitu sebesar 20%,” ujar Silvano di Jakarta, Minggu (6/12/2020).

Tahun ini BNI juga telah menyalurkan kredit pada program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk korporasi sebesar Rp 3,7 triliun atau 15% dari total kredit yang disalurkan. Adapun untuk tahun ini, beberapa sektor korporasi masih relatif baik di tengah pandemi seperti komoditas pertambangan, sektor makanan dan minuman. “Barang-barang yang affordable di market dan dikonsumsi khalayak. Food and beverage dan konsumer, pertambangan, komoditas yang kami lihat demand-nya cukup sehat,” katanya.

Silvano menyebutkan dengan kolaborasi kebijakan pemerintah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Bank Indonesia, ekonomi di 2021 akan tumbuh. Dengan begitu, BNI bisa fokus pada sektor-sektor yang akan mengalami pemulihan. Sektor pertanian, informasi, komunikasi, jasa, kesehatan, kegiatan sosial dan jasa pendidikan sudah menunjukan pemulihan di kuartal III-2020. Selain itu, sektor perdagangan, transportasi, pergudangan, makanan dan minuman juga diperkirakan pulih lebih cepat seiring mobilitas masyarakat dan vaksin.

Silvano menegaskan Indonesia masih memiliki potensi besar dengan berbagai sektor unggulan yang tidak dimiliki negara lain. Namun tetap dibutuhkan kolaborasi untuk mengoptimalkan potensi ini, agar ketika krisis berakhir, segmen korporasi bisa pulih lebih cepat karena multiplier effect-nya sangat besar. “Perbaikan sektor korporasi akan berpengaruh ke segmen lainnya, bukan cuma sesama korporasi tetapi segmen konsumer dan ritel,” kata Silvano.

Selain itu, kebijakan BI dan OJK sepanjang pandemi Covid-19 sangat membantu, seperti perpanjangan insentif restrukturisasi kredit. Berdasarkan survei internal, sebagian besar debitur mengaku butuh waktu untuk memperbaiki kondisi bisnis akibat pandemi.

“Sejalan dengan restrukturisasi dan sebagaimana strategi di tengah pandemi kami ambil langkah pre emptif pencadangan aset. Sehingga rasio kecukupan pencadangan atau coverage ratio BNI hingga kuartal III-2020 berada di level di atas 200%,” sebut dia



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Ini Update Obligor BLBI yang Sudah Dipanggil Satgas

Pemanggilan Grup Bakrie pada Jumat diwakilkan utusannya.

EKONOMI | 19 September 2021

BabyBali Token Padukan Investasi Kripto dengan Pariwisata

Start up BabyBali Token dengan memadukan investasi cryptocurrency atau aset kripto dan sektor pariwisata sebagai underlying.

EKONOMI | 19 September 2021

Acset Indonusa Raih Kontrak Baru Rp 300 Miliar

PT Acset Indonusa Tbk (ACST), emiten konstruksi membukukan kontrak baru Rp 300 miliar hingga September 2021.

EKONOMI | 19 September 2021

Inovasi Bank Jatim Raih Dua Penghargaan IHC Award 2021

Bank Jatim terus mengoptimalkan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi digital untuk menunjang kinerja.

EKONOMI | 18 September 2021

Trakindo Rilis Ekskavator Cat 323 GC Kelas 23 Ton

PT Trakindo Utama (Trakindo), perusahaan penyedia solusi alat berat Cat di Indonesia merilis ekskavator hidrolik terbaru di kelas 23 ton, yaitu Cat 323 GC.

EKONOMI | 18 September 2021

Badai Emas Pegadaian Bagi-bagi Hadiah Rp 3 Miliar untuk Nasabah

Terdapat 5,6 juta nasabah Pegadaian yang mendapatkan kesempatan mengikuti undian Badai Emas pada periode ini.

EKONOMI | 18 September 2021

PPDPP: Validasi NIK Penerima FLPP Capai 96,65%

PPDPP melakukan berbagai persiapan pengalihan dana FLPP ke BP Tapera. Salah satunya, validasi NIK penerima FLPP.

EKONOMI | 18 September 2021

Rumah Subsidi di Manokwari Dapat Bantuan PSU Rp 311,2 Juta

Kempupera meminta pengembang rumah subsidi proaktif mengusulkan bantuan PSU melalui aplikasi sistem informasi bantuan perumahan (Sibaru).

EKONOMI | 18 September 2021

5 Langkah Ciptakan Ruang Multifungsi di Rumah

Pandemi covid-19 yang masih berlangsung sampai saat ini, mendorong sebagian orang menghabiskan uang untuk mendesain ulang interior rumahnya.

EKONOMI | 18 September 2021

OJK: DigiKu Ciptakan Kesempatan yang Sama Antara Bank dan Fintech

"Kita menyambut baik DigiKu ini, diharapkan bank Himbara akan menjadi contoh produk fintech lainnya,” kata Wimboh.

EKONOMI | 18 September 2021


TAG POPULER

# Napoleon Bonaparte


# Ali Kalora


# Ancaman Keamanan Bangsa


# Inter Milan


# Persib



TERKINI
Aldila Sutjiadi Bidik Tiga Emas di Cabor Tenis PON Papua

Aldila Sutjiadi Bidik Tiga Emas di Cabor Tenis PON Papua

OLAHRAGA | 9 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings