ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pandemi Dorong Pasar Online Semakin Membesar

Rabu, 16 Desember 2020 | 23:35 WIB
FH
FH
Penulis: Feriawan Hidayat | Editor: FER
CEO Tras N CO Indonesia, Tri Raharjo.
CEO Tras N CO Indonesia, Tri Raharjo. (Beritasatu Photo)

Jakarta, Beritasatu.com - Tantangan pandemi Covid-19 sepanjang tahun 2020 telah memperjelas lansekap bisnis di era digital dan new normal, berupa pasar online yang memiliki porsi semakin besar.

Laporan terbaru Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), hingga kuartal II 2020, pengguna internet di Indonesia mencapai 196,7 juta atau 73,7 persen dari populasi di Indonesia. Hal itu mendorong kehadiran infrastruktur internet yang semakin merata dan transformasi digital yang masif.

CEO Tras N Co Indonesia, Tri Raharjo mengatakan, bagi para pelaku bisnis, fakta tersebut tentunya dapat dijadikan acuan dalam menjalankan bisnis di masa depan. Porsi pasar online yang semakin besar harus digarap dengan maksimal.

ADVERTISEMENT

"Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah bagaimana sebuah brand semakin dikenal di ranah digital. Untuk mewujudkannya, dapat dilakukan melalui aktivitas branding dan public relation yang semakin kreatif melalui platform digital," kata Tri di Jakarta, Rabu (16/12/2020).

Untuk mengakomodir aktivitas digital yang telah dilakukan para pelaku brand, Infobrand bekerjasama dengan Tras N Co Indonesia memberikan apresiasi yang setingi-tingginya, melalui Indonesia Digital Popular Brand Award (IDPBA) 2020 & Top Digital Public Relations Award (ITDPRA) 2020.

Tri Raharjo mengatakan, para peraih IDPBA 2020 adalah brand-brand yang telah beradaptasi dengan baik terhadap era disruptif teknologi saat ini. Para pelaku brand tidak hanya semakin kreatif dalam berpikir dan bertindak, namun juga konsisten dari upaya menjaga digital brand secara berkesinambungan dalam membangun dan membesarkan mereknya.

"Kemajuan sebuah brand sangat ditentukan oleh bagaimana cara kita untuk mampu adaptif terhadap perkembangan zaman, kemudian menghadirkan brand ke hadapan pelanggan potensial melalui cara yang mudah dan simpel," jelasnya.

Tri Raharjo menambahkan, peraih kedua penghargaan ditentukan berdasarkan survei yang dilakukan sepanjang Agustus-Oktober 2020. Masing-masing survei menggunakan tiga parameter. Untuk penghargaan IDPBA parameter penilaian digital yang digunakan adalah search engine based, social media based, dan website based.

"Sedangkan parameter penghargaan TDPRA menggunakan parameter penilaian digital media aspect, digital sentiment aspect, dan digital awareness aspect," pungkas Tri Raharjo.

Adapun brand-brand yang menjadi juara digital dan meraih Indonesia Digital Popular Brand Award 2020 adalah, Panasonic (Pompa Air Listrik), Rekeningku (Aset Kripto), Allianz Life Syariah (Asuransi Jiwa Syariah), Enkasari (Obat Sariawan), Takaful Keluarga (Asuransi Jiwa Syariah), Kimia Farma Apotek (Apotek), ERA Indonesia (Broker Properti), JNE (Jasa Kurir).

Sementara, brand peraih Top Digital Public Relation Award 2020, adalah PT Indosat Tbk, PT Bank Bukopin Tbk, PT Kimia Farma Tbk, PT Elnusa Tbk, PT Alam Sutera Realty Tbk, PT Bank Mayapada Internasional Tbk, dan PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Benarkah Ada Simulasi Pandemi pada Epstein Files? Ini Fakta Sebenarnya

Benarkah Ada Simulasi Pandemi pada Epstein Files? Ini Fakta Sebenarnya

INTERNASIONAL
Menkes Budi Minta Update Rutin Program MBG Mirip Sistem Data Covid-19

Menkes Budi Minta Update Rutin Program MBG Mirip Sistem Data Covid-19

LIFESTYLE
Komisi IX Sindir Kasus Keracunan MBG Mirip Pandemi Covid-19

Komisi IX Sindir Kasus Keracunan MBG Mirip Pandemi Covid-19

NASIONAL
Kasus Bakteri Resistan Obat Bisa Jadi Ancaman Global Termasuk RI!

Kasus Bakteri Resistan Obat Bisa Jadi Ancaman Global Termasuk RI!

INTERNASIONAL
Waspada! Kasus Infeksi Bakteri Resistan Obat Naik 70 Persen di AS

Waspada! Kasus Infeksi Bakteri Resistan Obat Naik 70 Persen di AS

INTERNASIONAL
WHO: Asal-usul Covid-19 Masih Misterius, Semua Hipotesis Terbuka

WHO: Asal-usul Covid-19 Masih Misterius, Semua Hipotesis Terbuka

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon