ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Dana Kelolaan Reksa Dana Bertema ESG Naik Tembus Rp 3,062 T

Selasa, 26 Januari 2021 | 13:07 WIB
WP
WP
Penulis: Whisnu Bagus Prasetyo | Editor: WBP
Webinar Tren Investasi Kekinian Berbasis ESG - Anggota Dewan Komisioner/Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Hoesen (kanan bawah), Direktur Pengembangan PT Bursa Efek Indonesia Hasan Fawzi (kanan atas), Founder Bumi Global Karbon Foundation (Konsultan/Lembaga Riset ESG) A Dani Daruri (tengah bawah), Direktur Utama PT BNP Paribas Asset Management Priyo Santoso (tengah atas) dan Direktur Pemberitaan Beritasatu Media Group selaku moderator Primus Dorimulu (kiri) dalam acara Webinar Tren Investasi Kekinian Berbasis ESG live di Beritasatu News Channel di Jakarta, Selasa (26/1/2021). Acara ini merupakan kerjasama Majalah Investor dengan BNI, BCA dan BNP Paribas Asset Management.
Webinar Tren Investasi Kekinian Berbasis ESG - Anggota Dewan Komisioner/Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Hoesen (kanan bawah), Direktur Pengembangan PT Bursa Efek Indonesia Hasan Fawzi (kanan atas), Founder Bumi Global Karbon Foundation (Konsultan/Lembaga Riset ESG) A Dani Daruri (tengah bawah), Direktur Utama PT BNP Paribas Asset Management Priyo Santoso (tengah atas) dan Direktur Pemberitaan Beritasatu Media Group selaku moderator Primus Dorimulu (kiri) dalam acara Webinar Tren Investasi Kekinian Berbasis ESG live di Beritasatu News Channel di Jakarta, Selasa (26/1/2021). Acara ini merupakan kerjasama Majalah Investor dengan BNI, BCA dan BNP Paribas Asset Management. (Beritasatu Photo/Uhan AR)

Jakarta, Beritasatu.com - Tren investasi pada produk reksa dana dan exchange traded fund (ETF) bertemakan enviromental, social, dan governance (ESG) naik dar tahun ke tahun sejak diluncurkan 2014. Kenaikan ini seiring peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya lingkungan sosial.

Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Hasan Fawzi mengatakan, IDX ESG Leaders Index merupakan indeks yang mengukur kinerja harga dari saham-saham yang memiliki penilaian ESG yang baik dan tidak terlibat pada kontroversi secara signifikan serta memiliki likuiditas transaksi serta kinerja keuangan yang baik. "Penilaian ESG dan analisis kontroversi dilakukan oleh sustainalytics," kata Hasan, Selasa (26/1/2021).

Berdasarkan data yang dikutip dari laman resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), hingga 30 Desember 2020, terdapat 14 produk reksa dana dan ETF bertema ESG dengan dana kelolaan (asset under management/AUM) sebesar Rp 3,062 triliun, atau naik dari Rp 2019 sebesar Rp 1,776 triliun dari 10 produk reksa dana.

Sementara sejak peluncurannya pada 2014, dana kelolaan reksa dana dan ETF bertemakan ESG hanya Rp 38 miliar dari satu produk. Pada 2015 naik menjadi Rp 36 miliar dari satu produk dan Rp 42 miliar dari satu produk di 2016.

ADVERTISEMENT

Pada 2017 dana kelolaan reksa dana dan ETF bertemakan ESG naik jadi Rp 253 miliar dari dua produk, kemduian naik menjadi Rp 730 miliar dari tujuh produk di 2017.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon