PP Properti Tawarkan Obligasi Berkelanjutan Rp 300 Miliar
Kamis, 4 Februari 2021 | 13:27 WIB
Jakarta, Beritasatu.com — PT PP Properti Tbk (PPRO) berencana menerbitkan Obligasi Berkelanjutan II Tahap II Tahun 2021 senilai Rp 300 miliar. Obligasi ini merupakan bagian dari Obligasi Berkelanjutan II dengan nilai total Rp 2,4 triliun.
Berdasarkan keterbukaan informasi, Kamis (4/2/2021), obligasi tersebut memiliki tingkat bunga sebesar 10,70% per tahun berjangka waktu 370 hari dan dijamin secara kesanggupan penuh (full comitment). Adapun surat utang ini ditawarkan dengan nilai 100% dari jumlah pokok.
Bunga obligasi dibayarkan setiap 3 bulan. Pembayaran bunga obligasi pertama akan dilakukan pada tanggal 5 Mei 2021, sedangkan pembayaran bunga obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo pada 15 Februari 2022. Kemudian, pembayaran obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat jatuh tempo.
Pemesanan pembelian obligasi tersebut harus dilakukan dalam jumlah sekurang-kurangnya satu satuan perdagangan yaitu Rp 5 juta atau kelipatannya.
Untuk melancarkan aksi korporasinya, perseroan menunjuk PT Maybank Kim Eng Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek. Sementara PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) sebagai wali amanat.
Sebagai informasi, surat utang tersebut telah memperoleh peringkat BBB- dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Adapun dana yang diperoleh dari penerbitan obligasi tersebut akan digunakan untuk pembayaran utang kepada PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) cabang Bogor, cabang Surabaya, cabang Malang, cabang Surabaya Bukit Darmo dan cabang Semarang.
Sesuai dengan jadwal, masa penawaran umum dan tanggal penjatahan akan dilakukan pada 4 Februari 2021. Kemudian, tanggal distribusi obligasi secara elektronik pada 5 Februari 2021 dan tanggal pencatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 8 Februari 2021.
Surat utang tersebut merupakan bagian dari Obligasi Berkelanjutan II dengan nilai total Rp 2,4 triliun. Sebelumnya perseroan telah menerbitkan Obligasi Berkelanjutan II Tahap I tahun 2020 dengan jumlah pokok sebesar Rp 416,46 miliar.
Sebelumnya, perseroan telah menyiapkan belanja modal (capital expenditure/capex) pada tahun ini sekitar Rp 438 miliar. Rencananya capex akan digunakan untuk proyek carry over, di antaranya setoran modal anak perusahaan sekitar 18%, mall & edutainment 25%, hotel 19% dan pembayaran tanah yang telah dimiliki sekitar 37%.
Sementara untuk marketing sales, PP Properti membidik sekitar Rp 1,38 triliun yang bersumber dari tiga linis bisnis, yakni residensial yang terdiri atas pengembangan kawasan, apartemen, dan rumah tapak (landed house). Lalu, mall & edutainment yang terdiri atas lifestyle mall dan edupark, serta hotel yang terdiri atas business and leisure hotel.
Untuk diketahui, PP Properti saat ini telah merampungkan delapan proyek residensial, mengoperasikan, dan memiliki pusat perbelanjaan di Surabaya, Bekasi, dan Balikpapan. Selain itu, perseroan memiliki lima hotel yang tersebar di Jakarta, Bandung, Surabaya, Balikpapan, dan Pekanbaru serta ditambah satu hotel sedang dalam pembangunan di Lombok.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




