Gandeng IPB dan Unsub, Pemkab Subang Adopsi Data Desa Presisi
Rabu, 24 Februari 2021 | 11:52 WIB
Bogor, Beritasatu.com – Bupati Subang, H Ruhimat menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Universitas Subang (Unsub) dan Institut Pertanian Bogor (IPB), di Agribussines and Technology Park (ATP) IPB, Bogor, Selasa (23/2/2021). Nota kesepahaman tersebut terkait kerja sama implementasi data desa presisi.
Bupati Subang H Ruhimat dalam keterangannya menyampaikan, kerja sama ini sangat diperlukan mengingat keunggulan dan manfaat data desa presisi dapat dimanfaatkan dalam bidang pembangunan desa.
"Dengan kualitas data, perencanaan pembangunan di tingkat desa bisa lebih terarah. Baik di tingkat perencanaan dan maupun implementasi, termasuk diantaranya dalam hal kebencanaan," kata Ruhimat.
Melalui data desa presisi, lanjut Ruhimat, persoalan kebencanaan dan penanganan bisa dilakukan berbasis data untuk mebuat penanganan kebencanaan lebih akurat. "Untuk itu, kehadiran data desa presisi ini mudah-mudahan dapat membantu desa-desa di Subang menjadi lebih maju baik dalam pembangunan atau hal lainnya," tegasnya.
Bupati Subang juga memberikan penekanan khusus pada keberadaan DDP. Menurutnya, program pemerintah sudah banyak dilakukan untuk membantu menyejahterakan masyarakat, tetapi belum berbasis data yang akurat dan terintegrasi, sehingga masih banyak program yang tidak tepat sasaran.
Oleh karena itu, kata Ruhimat, data menjadi penting dan harus diverifikasi dari bawah atau bottom up. Menurutnya, hal tersebut yang akan menjadikan desa kuat dan berdikari. Kondisi saat ini, menurut Bupati Subang, jangankan mengenai data kependudukan, batas wilayah desa pun dapat menjadi persoalan.
"Data desa presisi yang terdiri dari data spasial dan data numerik akan mampu menjawab dan menyelesaikan persoalan tersebut. Kolaborasi dan kerja sama antara masyarakat desa, pemerintah daerah dan perguruan tinggi menjadi hal yang sangat penting untuk dapat menyukseskan kegiatan membangun data desa presisi," Ruhimat.
Kepala BP4D Kabupaten Subang, Hari Rubiyanto menambahkan, kerja sama data desa presisi ini meliputi bantuan pendataan potensi desa, bantuan pembinaan dan kajian sumber daya alam di Subang, peningkatan produksi pangan, penggunaan bibit unggul produksi IPB, dan pendayagunaan sumber daya manusia IPB dalam pembangunan di Kabupaten Subang.
"Melalui upaya kerja sama data desa presisi ini, semoga menjadi percepatan yang baik untuk pembangunan di Kabupaten Subang," ujarnya.
Dalam penandatanganan MoU tersebut, turut juga hadir Pj Sekda Kabupaten Subang, Rektor Universitas Subang, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Subang, Kepala BP4D, serta Rektor IPB Arif Satria.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




