Optimisme Global Buat IHSG Naik 44 Poin
Kamis, 27 September 2012 | 17:24 WIB
Kenaikan IHSG didorong spekulasi seluruh bank sentral dunia yang akan membuat kebijakan lebih efektif untuk mendukung pertumbuhan.
Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan sore ini menguat 39,36 poin (0,94 persen) ke level 4.219,52.
Indeks LQ-45 naik 7,06 poin (0,98 persen) ke level 724,05, sedangkan indeks syariah (ISSI) menguat 1,47 poin (1,05 persen) ke level 141,94.
Kenaikan IHSG didorong spekulasi seluruh bank sentral dunia yang akan membuat kebijakan lebih efektif untuk mendukung pertumbuhan. Pemerintah China diperkirakan akan menambah investasi pada infrastruktur guna mendukung aktivitas perekonomian negara tersebut.
Perdagangan hari ini tercatat dengan volume 4,620 miliar saham senilai Rp3,645 triliun. Sebanyak 180 saham naik, 69 saham turun, dan 104 saham stagnan. Indeks sempat mencapai level tertinggi 4.235,86 dan terendah 4.179,36.
Seluruh sektor saham menguat dengan kenaikan tertinggi saham sektor konsumsi sebesar 1,4 persen.
Sementara bursa Asia bervariasi seperti indeks Komposit Shanghai melonjak 52,15 poin (2,60 persen) ke level 2.056,32, indeks Hang Seng menanjak 234,56 poin (1,14%) ke level 20.762,29. Indeks Nikkei 225 menguat 43,17 poin (0,48 persen) ke level 8.949,87 dan indeks Straits Times naik 13,00 poin (0,43 persen) ke level 3.059,68.
Saham-saham yang naik di top gainer adalah UNVR naik Rp650 (2,6 persen) menjadi Rp25.750, GTBO naik Rp575 (15,1 persen) menjadi Rp4.375, AALI naik Rp450 (2,1 persen) menjadi Rp22.200, MYOR naik Rp450 (2,1 persen) menjadi Rp21.950.
Saham-saham yang turun di top loosers adalah KARW turun Rp420 (24,9 persen) menjadi Rp1.270, GGRM turun Rp350 (0,8 persen) menjadi Rp46.000, TOTO turun Rp200 (2,8 persen) menjadi Rp6.850, dan INTP turun Rp150 (0,7 persen) menjadi Rp20.150.
Sementara harga minyak mentah dunia pada sore ini atau Selasa (25/9) pagi pukul 04.50 waktu New York menguat 0,18 (0,20 persen) mencapai US$90,16 untuk jenis WTI crude oil, sedangkan brent crude oil naik 0,42 (0,38 persen) mencapai US$110,42.
Adapun untuk nilai tukar, berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia (BI), rupiah sore ini (27/9) berada di posisi Rp9.590 per dolar, atau melemah 10 poin dibanding penutupan sebelumnya sebesar Rp9.580 dengan kisaran perdagangan Rp9.638 - Rp9.542.
Adapun dikutip dari IMQ21, rupiah sore ini berada di posisi Rp9.580, menguat 35 poin (0,36 persen) dari perdagangan sebelumnya di level Rp9.615. Rupiah sempat mencapai level tertinggi di Rp9.615 dan terendah Rp9.590.
Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan sore ini menguat 39,36 poin (0,94 persen) ke level 4.219,52.
Indeks LQ-45 naik 7,06 poin (0,98 persen) ke level 724,05, sedangkan indeks syariah (ISSI) menguat 1,47 poin (1,05 persen) ke level 141,94.
Kenaikan IHSG didorong spekulasi seluruh bank sentral dunia yang akan membuat kebijakan lebih efektif untuk mendukung pertumbuhan. Pemerintah China diperkirakan akan menambah investasi pada infrastruktur guna mendukung aktivitas perekonomian negara tersebut.
Perdagangan hari ini tercatat dengan volume 4,620 miliar saham senilai Rp3,645 triliun. Sebanyak 180 saham naik, 69 saham turun, dan 104 saham stagnan. Indeks sempat mencapai level tertinggi 4.235,86 dan terendah 4.179,36.
Seluruh sektor saham menguat dengan kenaikan tertinggi saham sektor konsumsi sebesar 1,4 persen.
Sementara bursa Asia bervariasi seperti indeks Komposit Shanghai melonjak 52,15 poin (2,60 persen) ke level 2.056,32, indeks Hang Seng menanjak 234,56 poin (1,14%) ke level 20.762,29. Indeks Nikkei 225 menguat 43,17 poin (0,48 persen) ke level 8.949,87 dan indeks Straits Times naik 13,00 poin (0,43 persen) ke level 3.059,68.
Saham-saham yang naik di top gainer adalah UNVR naik Rp650 (2,6 persen) menjadi Rp25.750, GTBO naik Rp575 (15,1 persen) menjadi Rp4.375, AALI naik Rp450 (2,1 persen) menjadi Rp22.200, MYOR naik Rp450 (2,1 persen) menjadi Rp21.950.
Saham-saham yang turun di top loosers adalah KARW turun Rp420 (24,9 persen) menjadi Rp1.270, GGRM turun Rp350 (0,8 persen) menjadi Rp46.000, TOTO turun Rp200 (2,8 persen) menjadi Rp6.850, dan INTP turun Rp150 (0,7 persen) menjadi Rp20.150.
Sementara harga minyak mentah dunia pada sore ini atau Selasa (25/9) pagi pukul 04.50 waktu New York menguat 0,18 (0,20 persen) mencapai US$90,16 untuk jenis WTI crude oil, sedangkan brent crude oil naik 0,42 (0,38 persen) mencapai US$110,42.
Adapun untuk nilai tukar, berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia (BI), rupiah sore ini (27/9) berada di posisi Rp9.590 per dolar, atau melemah 10 poin dibanding penutupan sebelumnya sebesar Rp9.580 dengan kisaran perdagangan Rp9.638 - Rp9.542.
Adapun dikutip dari IMQ21, rupiah sore ini berada di posisi Rp9.580, menguat 35 poin (0,36 persen) dari perdagangan sebelumnya di level Rp9.615. Rupiah sempat mencapai level tertinggi di Rp9.615 dan terendah Rp9.590.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




