Kementerian BUMN Tunjuk Direktur Keuangan Baru Pelindo II
Selasa, 16 Maret 2021 | 13:05 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – PT Pelabuhan Indonesia II (Persero)/IPC memiliki Direktur Keuangan baru sesuai dengan Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Selaku Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pelabuhan Indonesia II, dengan Nomor SK-79/MBU/03/2021 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota Direksi Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pelabuhan Indonesia II (Persero), tertanggal 15 Maret 2021.
Kementerian BUMN mengangkat Mega Satria sebagai Direktur Keuangan IPC menggantikan Yon Irawan. Mega Satria sebelumnya menjabat sebagai Direktur Keuangan PT Bukit Asam, Tbk (2018 – 2021), Direktur Keuangan dan SDM anak perusahaan IPC PT Pengembang Pelabuhan Indonesia (2017 – 2018), dan Direktur Keuangan PT Citilink Indonesia (2015 – 2017).
Secara lengkap, berikut nama jajaran Direksi IPC per 16 Maret 2021:
1. Direktur Utama Arif Suhartono
2. Wakil Direktur Utama Hambra
3. Direktur Komersial Rima Novianti
4. Direktur Teknik Zuhri Iryansyah
5. Direktur Operasi Muarip
6. Direktur Keuangan Mega Satria
7. Direktur SDM dan Umum Ihsanuddin Usman
8. Direktur Transformasi dan Pengembangan Bisnis Ogi Rulino
"Atas nama manajemen kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan kontribusi yang luar biasa dari Pak Yon Irawan selama berkarya bersama di IPC. Dalam kesempatan ini kami juga menyambut Pak Mega Satria di jajaran manajemen untuk mencapai target korporasi yang telah dicanangkan," ujar Direktur Utama IPC Arif Suhartono dalam keterangan resmi, Selasa (16/3/2021).
Formasi baru pemimpin IPC ini, lanjut dia, diharapkan dapat membawa regenerasi yang semakin positif dan bekerja sama secara solid meneruskan perjuangan dalam mencapai visi IPC menjadi ekosistem maritim berkelas dunia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




