Generasi Z Didorong Kembangkan Semangat Entrepreneur Tangguh
Selasa, 30 Maret 2021 | 20:36 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Generasi Z atau Gen Z, merupakan generasi yang lahir diantara tahun 1995 hingga 2010. Generasi ini menjadi spesial bukan hanya dalam jumlah, tetapi juga keunikan mereka, seperti gaya hidup, tingkat konsumsi media, dan hobi mereka. Porsi generasi ini, hanya terpaut 1 persen dari generasi pendahulunya, yakni generasi milenial.
Mencermati kondisi tersebut, PT Pegadaian (Persero) menandatangani nota kesepahaman sebagai pedoman dan landasan pelaksanaan program Hibah Kompetisi Kewirausahaan (HoKi) sebagai program yang berkelanjutan dengan jangkauan yang lebih luas. Dalam kegiatan tersebut, Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Jakarta tampil selaku inisiator.
Penandatanganan Nota Kesepahaman antara ISEI Jakarta dengan PT Pegadaian (Persero), Institut Perbanas, Kalbis Intitute dan dengan Universitas Kristen Krida ini dilakukan di Kantor Pusat Pegadaian, Selasa, (30/3/2021).
Direktur Utama Pegadaian, Kuswiyoto, mengatakan, Pegadaian mendukung pengembangan dan penguatan kewirausahaan terutama bagi generasi Z. Sebagai salah institusi yang bergerak dalam bidang jasa keuangan, Pegadaian memegang peran penting dalam mendukung penguatan kewirausahaan dan UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) terutama di tengah bergejolaknya perekonomian nasional akibat pandemi Covid-19.
"Melalui nota kesepahaman ini, kami berharap makin banyak generasi Z yang mampu menjadi entrepreneur muda yang tangguh," tegas Kuswiyoto.
Senada dengan yang disampaikan Kuswiyoto, Ketua ISEI Jakarta Inarno Djajadi menyampaikan, disepakatinya nota kesepahaman ini merupakan langkah strategis yang dapat mendorong program penguatan UMKM bagi generasi Z.Program HoKi diharapkan mampu menjadi wadah pengembangan iklim kewirausahaan terutama bagi i-generation yang terintegrasi dan berkelanjutan.
"Sejak awal kami menyampaikan, program HoKi diinisiasi sebagai wadah bagi i-generation untuk menuangkan ide-ide bisnis yang inovatif dan kreatif. Semakin masifnya perkembangan ekonomi digital harusnya dapat memicu para i-generation untuk semakin aktif dan antusias dalam menggali dan mengembangkan ide bisnis," jelas Inarno.
Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM Kementerian BUMN, Loto Srinaita Ginting, menambahkan, dengan beberapa rangkaian kegiatan mulai dari seleksi proposal yang ketat, penentuan 10 proposal terbaik, penentuan 6 proposal terbaik hingga pembinaan inkubasi entrepreneurship, program HoKi dapat mendorong mahasiswa agar fokus dalam mengembangkan dan menjadikan bisnis sebagai pilihan masa depan.
"Sehingga, ke depannya entrepreneur tidak lagi dianggap sebagai pilihan karier terakhir bagi para mahasiswa," tandas Loto Srinaita Ginting.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




