ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Berikan Pelatihan Kewirausahaan, Jababeka Ingatkan Pentingnya Kualitas Produk

Sabtu, 3 April 2021 | 11:24 WIB
LO
B
Penulis: Lona Olavia | Editor: B1
Jababeka Grup melalui anak usahanya, Jababeka Infrastruktur baru-baru ini menyelenggarakan pelatihan kewirausahaan bagi UMKM binaan Jababeka.
Jababeka Grup melalui anak usahanya, Jababeka Infrastruktur baru-baru ini menyelenggarakan pelatihan kewirausahaan bagi UMKM binaan Jababeka. (Dok )

Jakarta, Beritasatu.com - Jababeka Grup melalui anak usahanya, Jababeka Infrastruktur baru-baru ini menyelenggarakan pelatihan kewirausahaan bagi UMKM binaan Jababeka.

Tujuan dari penyelenggaraan pelatihan ini agar para pelaku UMKM bisa bertahan dan mengembangkan usaha di masa pandemi ini, seperti menyikapi persaingan pasar yang sudah "perang harga" baik di platform marketplace atau offline, pentingnya pengemasan produk sebagai peningkat value agar produk lebih disukai masyarakat, dan penyusunan laporan keuangan.

General Manager PT Jababeka Infrastruktur Aris Dwi Chayanto mengatakan, pelatihan ini sendiri diikuti oleh delapan orang pelaku usaha UMKM yang merupakan binaan Jababeka dalam program Jabat (Jababeka Bersahabat) Ekonomi.

"Pelatihan ini merupakan bentuk support kami melalui program CSR (Corporate Social Responsibility) Jabat Ekonomi, yang merupakan salah satu pilar CSR Jababeka. Harapannya, dengan pelatihan ini para pelaku UMKM bisa terus menerus meningkatkan kualitas dan kuantitas produknya hingga bisa lebih laku di pasaran," katanya dalam siaran pers, Sabtu (3/4/2021).

ADVERTISEMENT

Rina Maulina Mawardi selaku narasumber sekaligus fasilitator UMKM Jabar Juara, menerangkan bahwa materi yang dibawa ialah topik-topik yang membawa pelaku UMKM agar meningkatkan daya saing, yaitu menyikapi persaingan pasar, melakukan strategi pemasaran yang tepat, dan penyusunan laporan keuangan pengurusan legalitas usaha.

"Walau pesertanya masih terbatas pada UMKM sekitar, saya senang sekali sekaligus amat mengapresiasi dengan kepedulian Jababeka terhadap pengembangan UMKM, khususnya di masa pandemi saat ini," ujarnya.

Seperti diketahui, usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan informal berdampak besar untuk mempercepat pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19 saat ini.

Hal itu karena perekonomian Indonesia didominasi oleh sektor UMKM dan informal dan dua sektor tersebut juga yang paling terdampak Covid-19. Di mana membuat hasil penjualan turun secara drastis akibat anjuran di rumah saja.

Oleh karenanya, untuk keluar dari kondisi tersebut, salah satu cara yang bisa dilakukan ialah memberikan pelatihan kewirausahaan agar produknya bisa laku di tengah pergeseran perilaku konsumen yang kini beli barang tidak lagi datang ke toko.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon