ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Wapres Dorong Digitalisasi Pasar Rakyat

Selasa, 6 April 2021 | 13:59 WIB
MS
FB
Penulis: Markus Junianto Sihaloho | Editor: FMB
Wakil Presiden Ma'ruf Amin (dalam mobil), usai meninjau dan meresmikan Pasar Rakyat Pariaman, Sumatera Barat, Selasa, 6 April 2021.
Wakil Presiden Ma'ruf Amin (dalam mobil), usai meninjau dan meresmikan Pasar Rakyat Pariaman, Sumatera Barat, Selasa, 6 April 2021. (Antara)

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin meminta agar jajaran Pemerintahan di daerah bisa memastikan bahwa pasar-pasar rakyat diisi oleh benar-benar pedagang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Bahkan, para pedagang UMKM juga harus dibantu agar bisa masuk ke dalam perdagangan digital.

Hal itu disampaikan Wapres Ma'ruf Amin saat meresmikan Pasar Rakyat Pariaman yang baru saja direvitalisasi di Sumatera Barat, Selasa (6/4/2021).

Wapres Ma'ruf Amin memberi contoh di Pasar Rakyat Pariaman. Menurutnya, pasar tradisional yang memiliki jejak sejarah panjang, bertahan sejak jaman Hindia Belanda dan kokoh dari serangan gempa 2009, harus dipastikan diisi oleh pedagang UMKM. Bila tidak seluruh kios, minimal mayoritasnya diserahkan kepada kelas UMKM.

"Para pelaku UMKM harus dipastikan menjadi pengisi," kata Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin.

ADVERTISEMENT

Pemerintah sendiri memang menargetkan program revitalisasi pasar rakyat sebagai sarana bermanfaat untuk memulihkan ekonomi, apalagi sifatnya padat karya. Pemerintah sangat berharap pasar-pasar rakyat mampu jadi motor penggerak pengembangan UMKM.

"UMKM harus kita gerakkan. Apalagi juga ini untuk produk dalam negeri. Saya minta kita semua, kita menggunakan produk dalam negeri, supaya yang dalam negeri ini bisa hidup," tegas Wapres.

Tentu saja, Pemerintah juga berharap agar di setiap pasar tradisional, prosedur kesehatan pencegahan Covid-19 dilaksanakan. Dan sama seperti pasar lain di Indonesia, sebut saja Pasar Tanah Abang di Jakarta, pedagang akan mendapatkan vaksinasi.

Wapres Ma'ruf Amin juga mengingatkan, digitalisasi pasar rakyat harus segera diperhatikan. Karena cepat atau lambat, hal tersebut pasti akan terjadi. Mka para pedagang harus belajar memanfaatkan teknologi yang ada.

"Pengelola pasar juga perlu membangun aplikasi, pangkalan data yang memberi kesempatan para pedagang masuk ke pasar daring. Saya minta Pemda berperan aktif memberi afirmasi kebijakan yang dibutuhkan. Sehingga para pedagang kecil bisa berdagang secara online," tutur Wapres Ma'ruf Amin.

Secara khusus, Wapres berbicara soal potensi berwisata yang melibatkan Pasar Rakyat Pariaman. Sebab pasar itu sangat dekat dengan obyek wisata Pantai Gandoriah, Pariaman. Jarak pasar tersebut dari pantai hanyalah sekitar 9 menit berjalan kaki.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Ma’ruf Amin Tekankan Halalbihalal Bukan Sekadar Tradisi

Ma’ruf Amin Tekankan Halalbihalal Bukan Sekadar Tradisi

NASIONAL
Pramono Anung Salat Id Bersama 2.000 Jemaah di Balai Kota

Pramono Anung Salat Id Bersama 2.000 Jemaah di Balai Kota

JAKARTA
Pramono-Rano Karno Akan Salat Id di Balai Kota, Khatibnya Maruf Amin

Pramono-Rano Karno Akan Salat Id di Balai Kota, Khatibnya Maruf Amin

JAKARTA
Terungkap! KH Ma'ruf Amin Larang Zulfa Mustofa Jadi Pj Ketum PBNU

Terungkap! KH Ma'ruf Amin Larang Zulfa Mustofa Jadi Pj Ketum PBNU

NASIONAL
KH Ma'ruf Amin Malu atas Pemakzulan Gus Yahya

KH Ma'ruf Amin Malu atas Pemakzulan Gus Yahya

NASIONAL
KH Ma’ruf Amin Nilai Pemakzulan Gus Yahya Inkonstitusional

KH Ma’ruf Amin Nilai Pemakzulan Gus Yahya Inkonstitusional

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon