ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Subsidi Ongkir Harbolnas Ramadan Diyakini Dongkrak Volume Pengiriman Barang

Minggu, 11 April 2021 | 14:59 WIB
H
JM
Penulis: Herman | Editor: JEM
Ilustrasi belanja online
Ilustrasi belanja online (istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos, dan Logistik Indonesia (Asperindo) Mohamad Feriadi menyambut positif kebijakan pemerintah yang akan memberikan subsidi ongkos kirim (ongkir) dari pembelian barang melalui daring (online) pada Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) jelang Lebaran 2021.

Feriadi meyakini kebijakan ini akan mendorong minat masyarakat untuk berbelanja online, sehingga volume pengiriman barang yang dilayani perusahaan jasa pengiriman anggota Asperindo akan meningkat.

"Kita sangat percaya subsidi ini akan membuat daya tarik masyarakat untuk berbelanja online semakin meningkat. Akibat pembelian yang meningkat, tentu saja ini akan menambah volume pengiriman barang di perusahaan jasa pengiriman," kata Feriadi saat dihubungi Beritasatu.com, Minggu (11/4/2021).

Namun Feridi belum bisa memprediksi seberapa besar peningkatan volume pengiriman barang yang bisa dihasilkan dari adanya subsidi ini. Pasalnya hingga saat ini Asperindo belum mendapatkan informasi detail mengenai mekanisme pemberian subsidi ongkir tersebut.

ADVERTISEMENT

"Kita belum dapat informasi detail, apakah ini nanti dialirkan melalui marketplace, seller, atau perusahaan jasa ekspedisi. Tapi yang kami yakini, subsidi ini akan membuat masyarakat yang melakukan belanja online lebih banyak lagi. Seperti yang terjadi selama ini, masyarakat banyak yang belanja online karena adanya subsidi ongkir," kata Feriadi.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan, pemerintah menyiapkan dana Rp 500 miliar untuk menyubsidi ongkos kirim dari pembelian barang melalui online pada Harbolnas pada H-10 atau H-5 menjelang Idulfitri 1422 Hijriah. Pemberian stimulus ini diberikan untuk meningkatkan konsumsi masyarakat dan mendorong penjualan daring untuk produk dalam negeri.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon