Pasar Modal Syariah Semakin Dilirik Investor Nonmuslim
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-4)   |   COMPOSITE 5975 (-54)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-17)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (-0)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-16)   |   IDXHIDIV20 416 (-2)   |   IDXINDUST 956 (-20)   |   IDXINFRA 871 (-2)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-4)   |   IDXPROPERT 877 (-10)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-2)   |   IDXTECHNO 3348 (-19)   |   IDXTRANS 1056 (-5)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-10)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-5)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-2)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pasar Modal Syariah Semakin Dilirik Investor Nonmuslim

Senin, 12 April 2021 | 22:49 WIB
Oleh : Lona Olavia / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Sejak tahun 2011 atau satu dekade, pasar modal syariah di Tanah Air telah mengalami peningkatan signifikan. Tak heran, pasar modal syariah semakin dilirik oleh investor yang tak hanya berasal dari kaum muslimin.

Direktur Utama BEI Inarno Djajadi menyatakan bahwa perkembangan Pasar Modal Syariah berjalan sangat masif selama 10 tahun terakhir. Di mana, jumlah saham syariah, sejak diluncurkannya Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) di tahun 2011 sampai dengan Maret 2021, telah meningkat sebesar 83,1%. Bahkan yang lebih menggembirakan, jumlah investor syariah telah bertumbuh sebesar 17.191% sejak diluncurkannya Shariah Online Trading System (SOTS) di tahun yang sama.

"Jumlah saham syariah meningkat 83% sejak tahun 2011, dari 237 saham menjadi 432 saham syariah atau 59% dari total saham. Sedangkan kapitalisasi pasar saham syariah mencapai 47,9% dari total kapitalisasi pasar dengan persentase total nilai transaksi saham syariah mencapai 60,4%," ujar Inarno dalam acara Peringatan Satu Dekade Kebangkitan Pasar modal Syariah Indonesia secara virtual, Senin (12/4/2021).

Volume transaksi Syariah pun saat ini telah mencapai 48,1%, serta frekuensi transaksi saham syariah yang mencapai 62,2% dari total frekuensi transaksi saham di BEI.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Anggota Bursa penyedia layanan Syariah Online Trading System (ABSOTS), sejak peluncuran pertama di tahun 2011 jumlah investor syariah telah meningkat dari sebelumnya hanya 531 investor menjadi 91.703 investor per Februari 2021.

Dengan adanya peningkatan signifikan tersebut, Inarno menyebut bahwa pasar modal syariah semakin menjadi pilihan investasi yang populer bagi masyarakat Indonesia. "Kami yakin pasar modal syariah Indonesia ke depannya akan semakin berkembang dan maju," ungkapnya.

Direktur Pengembangan BEI Hasan Fawzi mengaku optimistis pertumbuhan investor syariah akan terus tinggi karena saat ini proporsinya masih sangat kecil dibandingkan dengan investor konvensional. Adapun saat ini proporsi investor syariah terhadap total investor keseluruhan baru sekitar 4,5%. Untuk itu, dia menargetkan investor syariah bisa tumbuh setidaknya 30% setiap tahunnya.

"Kita ingin dari waktu ke waktu ini meningkat, mudah-mudahan suatu saat nanti ada di tingkat minimum 10% dibanding total investor,” katanya.

Untuk mengejar target tersebut, BEI, kata Hasan melakukan kick-off program edukasi pasar modal syariah tahun 2021 yang dikembangkan dan disesuaikan dengan kondisi saat ini. Program tersebut terdiri dari kegiatan literasi, inklusi hingga aktivasi seperti SPMS, Obrolan of The Day (OOTD), Investasi Syariah Virtual (INSYAV), Kelas Aktivasi INSYAV (KASYAV), dan IDX Islamic-Market Pit Stop yang merupakan bagian dari program edukasi. BEI juga kembali menyelenggarakan IDX Islamic Challenge 2021 (I2C) yang telah dilaksanakan secara rutin sejak tahun 2018. Program tersebut akan dilaksanakan dalam 2 periode, yaitu pada bulan April sampai dengan Juni tahun 2021 dan dilanjutkan pada bulan Juli sampai dengan September tahun 2021. Pemenang I2C akan diumumkan pada acara Sharia Investment Week 2021 yang akan diselenggarakan pada bulan November.

”BEI juga akan meluncurkan portal khusus pasar modal syariah di BEI dalam bentuk microsite IDX Islamic. Microsite tersebut merupakan sarana untuk lebih memahami Pasar Modal Syariah Indonesia secara menyeluruh, Fitur-fitur utama microsite IDX Islamic merupakan fitur literasi dan informasi pasar modal syariah terkini, layanan gateway untuk memudahkan pembukaan rekening saham syariah, update jadwal acara dan pendaftaran program edukasi pasar modal syariah, serta layanan edukasi pasar modal syariah on demand,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Hoesen mengatakan, perkembangan pesat pasar modal perlu dioptimalkan dengan pilihan produk investasi syariah yang notabene masih terbatas jika dibandingkan dengan produk konvensional. Misalnya saja, belum adanya penerbitan produk efek beragun aset syariah dan dana investasi real estate syariah, meskipun sudah terdapat landasan hukum yang memadai. ”Selain itu peran kelembagaan seperti bank syariah dan perusahaan efek sebagai infrastruktur penunjang bagi pasar modal syariah juga perlu lebih diperbanyak,” tambahnya.

Bahkan, ada lagi hal yang perlu dioptimalkan dalam mengembangkan pasar modal syariah, yakni mengenai pengawasan transaksinya. Sebab, ada produk syariah yang tidak terlepas dari permasalahan hukum. ”Tidak dipungkiri, dalam perjalanannya ternyata masih banyak pelaku yang memanfaatkan produk pasar modal syariah sebagai vehicle melaksanakan transaksi yang dilarang. Baik dilarang sesuai hukum positif maupun dilarang sesuai hukum syariah,” pungkas Hoesen.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

UOBAM Indonesia Gandeng Tanamduit Hadirkan Reksa Dana IB-27

UOBAM IB-27 sebagai reksa dana indeks memiliki transparansi dalam hal alokasi aset.

EKONOMI | 13 April 2021

Hutama Karya; Rasio Kecukupan Pembangkit Listrik Indonesia Rendah

HK e-Index Indonesia saat ini masih berada di angka 0,26. Angka yang kecil jika dibandingkan dengan negara-negara yang memiliki GDP di atas USD 10.000.

EKONOMI | 13 April 2021

ESDM Tambah Kuota Ekspor Batu Bara 75 Juta Ton

Kementerian ESDM menambah target ekspor batu bara pada tahun ini sebesar 75 juta ton mencapai 487,5 juta ton.

EKONOMI | 13 April 2021

Wahana Interfood Nusantara Proyeksi Ramadan Sumbang 25% Pendapatan

Wahana Interfood Nusantara memperkirakan pendapatan bulan ini akan menyumbang 25% dari target pendapatan perseroan tahun 2021.

EKONOMI | 13 April 2021

Sesi I IHSG Melemah, Lima Saham Ini Untung

Harga BAJA menguat 17,74%, PKPK naik 13,75%, TBIG meningkat 9,39%, ESSA melonjak 9,19%, BANK terangkat 9,15%.

EKONOMI | 13 April 2021

Hadapi Industri 4.0, BFI Finance Perkuat Layanan Digital

BFI Connect mengintegrasikan layanan dan produk BFI Finance ke dalam platform digital milik para mitra.

EKONOMI | 13 April 2021

Lighthouse Industri 4.0 Beraksi di Hannover Messe 2021

Kemperin telah menetapkan beberapa perusahaan di Tanah Air sebagai lighthouse 4.0.

EKONOMI | 13 April 2021

PermataBank Dukung BI Wujudkan Target 12 Juta Merchant QR

PermataBank bekerja sama dengan PD Pasar Jaya melakukan kegiatan akuisisi pasar tradisional modern dengan penerapan sosialisasi QRIS.

EKONOMI | 13 April 2021

KNKT Berhasil Unduh Data CVR Sriwijaya Air PK-CLC

KNKT berhasil mengunduh data percakapan dari cockpit voice recorder pesawat Sriwijaya Air PK-CLC yang jatuh ke perairan Kepulauan Seribu pada 9 Januari 2021.

EKONOMI | 13 April 2021

Sebagian Bursa Asia Siang Ini Menguat

Adapun indeks Hang Seng di Hong Kong naik 274,7 (0,96%) mencapai 28.727.

EKONOMI | 13 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS