Menaker Akui Adanya ABK Indonesia Terjebak Perbudakan Modern di Laut
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Menaker Akui Adanya ABK Indonesia Terjebak Perbudakan Modern di Laut

Rabu, 14 April 2021 | 11:34 WIB
Oleh : WBP

Jakarta, Beritasatu.com- Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengakui adanya anak buah kapal (ABK) Indonesia, khususnya awak kapal ikan berbendera asing, terjebak situasi perbudakan modern di laut.

"Dari waktu ke waktu, awak kapal Indonesia, khususnya awak kapal perikanan, seringkali mengalami berbagai masalah. Mereka terjebak situasi perbudakan modern di laut," katanya dalam webinar "Mempertanyakan Komitmen Multi-Pihak dalam Melindungi ABK Indonesia di Kapal Ikan Asing", di Jakarta, Rabu (14/4/2021).

Ida mengungkapkan masalah-masalah yang kerap dihadapi para ABK didominasi penipuan, penahanan gaji, kerja melebihi batas waktu, hingga kekerasan fisik dan seksual.

Ia mengakui lantaran banyaknya kasus yang menimpa awak kapal Indonesia di kapal perikanan berbendera asing, perlu ada perbaikan tata kelola penempatan awak kapal. Upaya perbaikan terus dilakukan pemerintah, termasuk melalui penyelesaian aturan turunan UU Nomor 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PPMI) berupa peraturan pemerintah untuk penempatan dan perlindungan awak kapal niaga maupun perikanan yang bekerja di kapal berbendera asing. "Prosesnya kita tunggu, (saat ini RPP perlindungan awak kapal) masih diajukan di Setneg (Sekretariat Negara)," ujarnya.

Ida mengatakan sejumlah kasus pelanggaran HAM terhadap awak kapal Indonesia banyak terjadi akibat proses atau tahapan awal di dalam negeri dalam keseluruhan rangkaian proses penempatan ABK. "Beberapa titik yang menimbulkan masalah adalah dalam proses pemberian izin bagi perusahaan yang akan menempatkan awak kapal, lalu proses rekrutmen, pendataan, proses pelatihan dan sertifikasi dan berikutnya proses pengawasan," katanya.

Menurut Ida, evaluasi dan pembenahan mutlak dilakukan pada tahapan-tahapan tersebut agar dampak masalah yang ditimbulkan saat ABK bekerja di atas kapal bisa ditekan secara signifikan. "Pembenahan ini perlu sinergi kementerian/lembaga guna mewujudkan tata kelola penempatan dan perlindungan awak kapal migran kita dengan lebih baik," pungkas Ida.



Sumber: ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Sri Mulyani Tekankan Pemulihan Global Harus Seimbang di Seluruh Negara

Sri Mulyani sebut masih terdapat tantangan ketidakseimbangan pemulihan global.

EKONOMI | 14 April 2021

Accurate Online Permudah Proses Produksi Industri Manufaktur

Lewat fitur tambahan ini, pengusaha manufaktur dapat menghitung estimasi biaya produksi lebih mudah.

EKONOMI | 14 April 2021

Emas Batangan Antam Naik Jadi Rp 930.000 Per Gram

Harga 250 gram dibanderol Rp 217,765 juta.

EKONOMI | 14 April 2021

Awali Sesi, Rupiah Melemah Saat Mata Uang Asia Menguat

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.615-Rp 14.615 per dolar AS.

EKONOMI | 14 April 2021

Aksi Beli Saham Warnai IHSG di Awal Perdagangan

Pukul 09.10 WIB, indeks harga saham gabungan nak 56,8 poin (0,9%) menjadi 5.984.

EKONOMI | 14 April 2021

Investor Bisa Cermati Saham BMRI, BBRI, Hingga ANTM

Level support IHSG 5.888/5.849/5.814 dan level resistance 5.962/5.997/6.036.

EKONOMI | 14 April 2021

Pelaku Pasar Cermati Meningkatnya Harapan Pemulihan Ekonomi

Indeks kepercayaan diri konsumen berada di level 93,4 yang menggambarkan naiknya kepercayaan diri konsumen terhadap upaya pemerintah menangani pandemi.

EKONOMI | 14 April 2021

Bursa Asia Mixed karena Investor Pertimbangkan Kemunduran Vaksin J&J

Di Jepang, Nikkei 225 tergelincir 0,35% di awal perdagangan.

EKONOMI | 14 April 2021

Syailendra Capital Incar Pertumbuhan Dana Kelolaan 10%

Jenis reksa dana yang berpotensi tumbuh paling optimal adalah reksa dana saham, reksa dana indeks, reksa dana pendapatan tetap, dan reksa dana pasar uang.

EKONOMI | 14 April 2021

BRI Akan Pamit dari Aceh

Hampir seluruh portofolio pinjaman dan simpanan telah dialihkan.

EKONOMI | 14 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS