Kemkeu Ungkap Sejumlah PR untuk Kejar Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II 7%
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kemkeu Ungkap Sejumlah PR untuk Kejar Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II 7%

Kamis, 6 Mei 2021 | 16:57 WIB
Oleh : Triyan Pangastuti / WBP

Jakarta, Beritasatu.com- Kementerian Keuangan (Kemkeu) mengakui masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah (PR) untuk mengejar target pertumbuhan ekonomi kuartal II agar masuk zona positif di kisaran 7%-8%.

Staf Ahli Bidang Pengeluaran Negara Kementerian Keuangan, Kunta Wibawa Dasa Nugraha mengatakan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di kuartal II, pemerintah perlu menggenjot realisasi belanja Kementerian Lembaga (K/L) dan mempercepat serapan dana pemulihan ekonomi nasional (PEN). “Pekerjaan rumah (PR) di kuartal II, kami akan terus mendorong percepatan belanja negara tidak hanya PEN, tapi belanja K/L,” tegasnya dalam diskusi Forum Merdeka Barat (FMB), Kamis (6/5/2021).

Untuk mendorong akselerasi belanja K/L, ia memastikan Kemkeu akan terus memonit dan berkoordinasi untuk mengidentifikasi K/L yang penyerapannya masih rendah, termasuk kendalanya. Sementara jika ada K/L tidak bisa mempercepat realisasi belanjanya, maka anggarannya dialokasi pada program-program yang lebih tepat sasaran dan sesuai prioritas pemerintah. “Jika kendala masalah dokumentasi dan administrasi dapat kita selesaikan untuk mempercepat belanja di kuartal II,” tegasnya.

Dengan demikian, ia berharap langkah pemerintah mempercepat belanja dapat berimplikasi positif terhadap pertumbuhan ekonomi kuartal II. Meski pemerintah mendorong penyerapan belanja di kuartal II, bukan berarti pemerintah mengabaikan efektivitasnya. “Yang lebih penting efektif dan efisien, maka terus kami monitoring dan evaluasi, mana program KL yang tidak berkaitan. Dan itu bisa kami realokasikan, tapi kalau itu sangat bagus dan dorong perekonomian kita percepat,” tegasnya.

Selain itu, Kementerian Keuangan juga meminta pemerintah daerah segera merealisasikan belanjanya untuk memberikan stimulus bagi masyarakat sehingga permintaan dapat meningkat.

Kunta mengatakan beberapa indikator ekonomi periode Januari-Februari sempat melemah. Namun di Maret mulai hijau atau ada tren pemulihan. Artinya ini menunjukkan perekonomian Indonesia sudah sesuai harapan. "Kita melihat indikator-indikator yang menunjukan pemulihan itu terjadi dan kita konsisten dan men-support pemulihan," jelasnya.

Sebagai informasi hingga akhir April 2021, realisasi PEN mencapai Rp 155,63 triliun atau mencapai 22,3% dari pagu sebesar Rp 699,43 triliun. Serapan untuk kesehatan sebesar Rp 21,15 triliun atau 12,1% dari pagu Rp 175,52 triliun, perlindungan sosial terealisasi Rp 49,07 triliun atau 32,7% dari pagu Rp 150,88 triliun, program prioritas terealisasi Rp 18,98 triliun atau 15,3% dari pagu Rp 125,17 triliun.

Sementara realisasi dari program dukungan UMKM dan korporasi adalah Rp 40,23 triliun atau 20,8% dari pagu Rp 191,13 triliun. Selanjutnya, untuk realisasi insentif usaha sebesar Rp 26,20 triliun atau 46,2% dari pagu Rp 56,72 triliun. Untuk perlindungan meliputi program keluarga harapan (PKH) sebesar Rp 13,72 triliun atau 47,8%, Kartu Sembako sebesar Rp 11,91 triliun atau 26,4%, bantuan sosal tunai (BST) sebesar Rp 11,11 triliun atau 92,6% dan bantuan langsung tunai (BLT) desa sebesar Rp 1,78 triliun atau 12,4%.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Waspada! IHSG Bulan Mei Konsolidasi dengan Kecenderungan Downtrend

IHSG pada bulan Mei secara teknikal bergerak konsolidasi dengan kecenderungan melemah (downtrend).

EKONOMI | 6 Mei 2021

Pastikan Bayar THR, Operasional Pabrik Pan Brothers Berjalan Normal

Pan Brothers Tbk (PBRX) terpaksa membayar THR dicicil lima kali karena kesulitan cash flow.

EKONOMI | 6 Mei 2021

Kemkeu: Kontraksi Ekonomi Berkurang Akibat Penyerapan PEN Kuartal I

Serapan anggaran PEN kuartal I 2021 sebesar Rp 123,16 triliun memberikan andil terhadap berkurang kontraksi ekonomi.

EKONOMI | 6 Mei 2021

Perusahaan Harus Memiliki Manfaatan Lain untuk Masyarakat dan Lingkungan

Perusahaan berlomba-lomba memberikan berbagai program CSR yang memiliki dampak besar kepada masyarakat dan lingkungan.

EKONOMI | 6 Mei 2021

Ditutup ke Level Rp 14.300-an, Rupiah Terkuat di Asia

Rupiah hari ini diperdagangkan dengan kisaran Rp 14.315- Rp 14.421 per dolar AS.

EKONOMI | 6 Mei 2021

Meski IHSG Ditutup Merah, Asing Akumulasi Saham Rp 182 Miliar

IHSG pada penutupan perdagangan sore ini melemah 5,6 poin (0,10%) ke level 5.970,2.

EKONOMI | 6 Mei 2021

Penuhi Kebutuhan Uang Tunai Idulfitri, BNI Siapkan Rp 12,9 Triliun per Minggu

Uuang tunai tersebut mayoritasnya didistribusikan ke mesin ATM milik BNI yang jumlahnya mencapai sekitar 18.000 unit.

EKONOMI | 6 Mei 2021

Mitra Nayz Santuni 1.000 Anak Yatim di 11 Kota

PT Mitra Kerja Nayz bersama ratusan mitra, dan agen, menyantuni 1.000 anak yatim yang ada di 11 kota secara serentak.

EKONOMI | 6 Mei 2021

Bursa Eropa Naik Jelang Pengumuman Data Ekonomi Bank of England

Bursa Eropa menguat karena investor memantau pendapatan perusahaan dan menunggu keputusan kebijakan moneter terbaru dari Bank of England.

EKONOMI | 6 Mei 2021

Pasokan Kondominium di Jakarta pada Kuartal I Capai 6.192 Unit

Cushman & Wakefield menyebutkan sampai kuartal pertama tahun 2021 ini, sebanyak 6.192 unit kondominium dari enam proyek apartemen baru masuk ke pasar Jakarta.

EKONOMI | 6 Mei 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS