ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Victoria Care Bagi Dividen Rp 33,5 Miliar

Rabu, 19 Mei 2021 | 17:11 WIB
LO
WP
Penulis: Lona Olavia | Editor: WBP
Jajaran direksi PT Victoria Care Indonesia Tbk (VICI) dalam paparan publik perseroan di Jakarta, Rabu 19 Mei 2021.
Jajaran direksi PT Victoria Care Indonesia Tbk (VICI) dalam paparan publik perseroan di Jakarta, Rabu 19 Mei 2021. (Beritasatu Photo/Whisnu Bagus)

Jakarta, Beritasatu.com - Emiten produk perawatan dan kecantikan PT Victoria Care Indonesia Tbk (VICI) membagikan dividen sebesar Rp 5 per saham atau senilai Rp 33,54 miliar.

"Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), Victoria Care sepakat membagikan dividen Rp 33,54 miliar untuk tahun buku 2020 kepada pemegang saham yang terdaftar dalam recording date selambatnya pada 18 Juni 2021," kata Direktur Keuangan Victoria Care Indonesia Henny Soetanto di sela paparan publik Victoria Care Indonesia di Jakarta, Rabu (19/5/2021).

Sepanjang 2020, Victoria Care Indonesia membukukan pendapatan Rp 1,05 triliun, tumbuh sebesar 31% dan melebihi target yang ditetapkan di awal tahun sebesar 30%. VICI mencatat laba periode berjalan Rp 148 miliar pada tahun 2020, atau tumbuh sebesar 32,8% dari 2019.

Pada 2021 Victoria Care membidik pertumbuhan laba bersih sebesar 14%. Sementara pendapatan ditargetkan naik 20%. Untuk mencapai target tersebut, perseroan menggenjot lini bisnis kesehatan atau antiseptik, mengingat kebutuhan akan produk tersebut terus meningkat di masa pandemi Covid-19.

ADVERTISEMENT

Tahun ini, emiten yang baru listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Desember 2020 tersebut mengalokasikan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp 78 miliar. Capex digunakan untuk penambahan armada kendaraan dan belanja mesin pabrik. "Selama kuartal I 2021 capex baru digunakan 10%," ujar Henny.

Direktur Utama Victoria Care Indonesia Billy Hartono Salim menambahkan, prospek industri perawatan, kecantikan dan kesehatan masih tumbuh di tengah pandemi. "Kita yakin akan tetap growth dan kontribusinya akan makin besar, kita juga akan rilis produk baru," katanya.

Dia mengatakan, perseroan akan memperkuat pasar luar negeri dengan menambah negara baru tujuan ekspor. Saat ini, Victoria Care memiliki jaringan distribusi produk dari Aceh hingga Papua dan jaringan global ke beberapa negara di Asia dan Timur Tengah. Negara tujuan ekspor utama di Asia adalah Jepang, Malaysia, Korea, Brunei Darussalam, Tiongkok, dan Hong Kong. "Kami sedang melakukan penjajakan untuk ekspor ke negara Bahrain dan Libya. Saat ini, porsi ekspor masih kecil di bawah 5%," kata Billy.

Untuk diketahui, Victoria Care memiliki tujuh merek, yaitu Herborist, Miranda, Victoria, Sixsence, Iria, Nuface dan CBD.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon