Bursa Eropa Turun Setelah Fed Beri Sinyal Kenaikan Suku Bunga 2023
Kamis, 17 Juni 2021 | 15:15 WIB
London, Beritasatu.com — Bursa Eropa dibuka turun tipis pada Kamis (17/6/2021) karena bursa global bereaksi terhadap sinyal bank sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve bahwa kenaikan suku bunga akan terjadi lebih cepat dari yang diharapkan.
Pan-European Stoxx 600 turun 0,3% di awal perdagangan, dengan utilitas ambles 1,1% memimpin pelemahan. Sementara bank naik 2% karena prospek kenaikan suku bunga.
Sentimen pasar global didominasi semalam oleh reaksi terhadap pertemuan kebijakan Fed terbaru di mana bank sentral menaikkan ekspektasi inflasi dan memperkirakan kenaikan suku bunga pada awal 2023.
Seperti yang sudah diperkirakan, Komite Pasar Terbuka Federal dengan suara bulat tetap mempertahankan acuan suku bunga pinjaman jangka pendek mendekati nol. Tetapi para pejabat mengindikasikan bahwa kenaikan suku bunga dapat terjadi segera setelah 2023, setelah pada Maret lalu mengatakan tidak ada kenaikan hingga 2024.
Sementara bursa saham AS jatuh pada Rabu (16/6/2021) setelah pernyataan awal Fed dan proyeksi ekonomi. Adapun saham berjangka AS merosot di awal perdagangan dan saham di Asia Pasifik sebagian besar di zona merah pada Kamis.
Ketua Fed Jerome Powell mengatakan proyeksi kenaikan suku bunga di masa depan harus "diambil dengan sebutir garam". Dia kembali menegaskan bahwa inflasi hanya bersifat sementara. Powell juga tidak mengeluarkan panduan kapan bank sentral akan mulai mengurangi program pembelian obligasi.
Ketua Fed mengatakan bank sentral akan terus memantau pemulihan ekonomi dan akan memberi informasi lanjutan sebelum mengumumkan pembaruan mengenai pengurangan stimulus.
Adapun inflasi zona euro Mei juga akan dirilis Kamis.
Dalam pergerakan saham individu, perusahaan pemesanan perjalanan Inggris Trainline naik 5,2% memimpin Stoxx 600 di awal perdagangan setelah melaporkan penjualan tiket secara kuartalan menguat. Di bagian bawah indeks, kelompok peralatan keselamatan Halma turun 4,4%.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




