Permintaan Meningkat, Pemerintah Buka Opsi Impor Oksigen Medis
Senin, 5 Juli 2021 | 15:14 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Pemerintah berencana melakukan impor oksigen medis untuk mengantisipasi tingginya permintaan akibat lonjakan kasus Covid-19.
Direktur Industri Kimia Hulu Direktorat Jenderal Industri Kimia, Farmasi dan Tekstil Kementerian Perindustrian (Kemperin) Fridy Juwono, mengatakan, impor akan dilakukan apabila produksi dalam negeri sudah tidak lagi mencukupi.
"Tentu kita perlu menyiapkan strategi emergency. Apalagi kita tidak tahu sampai kapan Covid-19 ini dan bagaimana perkembangan yang terpapar. Kondisi terjelek, kalau produksi dalam negeri tidak bisa memenuhi, ya harus impor," kata Fridy Juwono saat dihubungi Beritasatu.com, Senin (5/7/2021).
Menurut Fridy, impor gas oksigen medis tersebut rencananya akan dilakukan dari Malaysia atau Singapura. Kebetulan di negara tersebut permintaan gas oksigen dari industri sedang turun. Namun, sejauh ini rencana tersebut belum diputuskan dan masih terus digodok karena produksi di dalam negeri masih mencukupi.
"Kebetulan ada beberapa perusahaan gas oksigen yang memiliki sister company di Singapura dan Malaysia. Mereka sudah cek dan ada space-nya. Jadi kalau dibutuhkan untuk impor, mereka siap," kata Fridy.
Terkait adanya lonjakan kasus Covid-19, Fridy menegaskan saat ini ketersediaan gas oksigen medis dan tabungnya dalam keadaan cukup. Kalau pun ada pemberitaan soal kelangkaan oksigen medis, menurutnya hal itu lebih disebabkan masalah pengaturan di distribusi saja dan sudah diperbaiki.
"Alhamdulillah sampai saat ini produsen masih bisa memenuhi karena mereka dedikasikan penuh untuk medis. Kalau dulu kan 40% untuk medis dan 60% untuk industri. Kalau sekarang yang untuk medis sudah lebih besar karena alasan kemanusiaan. Tinggal kita jaga supaya di rumah sakit tidak sampai kosong karena sedang terjadi lonjakan permintaan," kata Fridy.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




