ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Riset Terapan dan Pendidikan Vokasi Tingkatkan Kapasitas UMKM

Jumat, 16 Juli 2021 | 15:21 WIB
WP
WP
Penulis: Whisnu Bagus Prasetyo | Editor: WBP
Pekerja sedang menyelesaikan pembuatan batako di Ciampea, Bogor, Selasa (13/7/2021).
Pekerja sedang menyelesaikan pembuatan batako di Ciampea, Bogor, Selasa (13/7/2021). (Beritasatu Photo / Uthan AR)

Jakarta, Beritasatu.com - Pendidikan vokasi dan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) memiliki keterkaitan erat karena menjadi tumpuan membuka lapangan kerja sekaligus menciptakan sumber daya andal. Pendidikan vokasi berorientasi pada keahlian menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang siap kerja. Sementara sektor koperasi dan UMKM merupakan salah satu tulang punggung perekonomian Indonesia. Sayangnya, pandemi Covid-19 memberikan dampak signifikan terhadap ketahanan sektor UMKM.

Ketua Umum CEO Business Forum, Jahja Sunarjo mengatakan, dari 64 juta UMKM di Indonesia, sekitar 78% sudah di ambang kesusahan. "UMKM kita sedang menghadapi tantangan yang sangat berat 15-16 bulan menghadapi pandemi. Dan pemerintah sudah habis-habisan mempertahankan ekonomi, tapi ternyata tidak cukup," ujar dia dalam webinar Riset Keilmuan Terapan Pendidikan Tinggi Vokasi dengan tema "Solusi Riset Terapan Vokasi Untuk Resiliensi UMKM" seperti dikutip dalam keterangan yang diterima Jumat (16/7/2021).

Menurut Jahja, sektor yang harus menjadi prioritas untuk diselamatkan saat ini adalah UMKM dan koperasi karena keduanya menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia dalam 5-10 tahun ke depan. "Kekuatan ekonomi tidak akan lagi bergantung pada konglomerasi, tapi pada koperasi dan UMKM," ujar dia.

Di sisi lain, Jahja menambahkan, di saat pandemi ini banyak lulusan politeknik, sekolah menengah kejuruan (SMK), dan universitas yang tidak tertampung. "Lebih baik mereka kembali ke daerah masing-masing dan menjadi motor UMKM di sana sehingga UMKM kita menjadi lebih tangguh dan memiliki manajerial yang lebih baik. Dan digitalisasi juga akan lebih cepat terjadi karena generasi muda ini yang akan membawa perubahan ke daerahnya masing-masing," tuturnya.

ADVERTISEMENT

Director of Business & Marketing SMESCO Indonesia, Wientor Rah Mada mengatakan, digitalisasi menjadi salah satu cara membuat UMKM di Indonesia lebih resilience dan survive. "Sampai saat ini data UMKM yang sudah onboard digital itu sekitar 13,7 juta. Kemkop UKM mendorong agar jumlah UMKM yang onboard digital mencapai 30 juta di tahun 2024. Tapi, definisi digital ini berbeda-beda antara usaha mikro, kecil, dan menengah," jelas dia.

Menurut Wientor, di seluruh kementerian/lembaga di Indonesia ada sekitar 3.000 program yang semuanya bertujuan untuk meng-onboarding-kan UMKM ke digital. Karenanya, ia optimistis pada tahun 2024 jumlahnya menjadi 30 juta. Kalau para UMKM sudah memanfaatkan digital untuk bisnis, maka hasilnya akan signifikan terhadap penjualan UMKM itu sendiri.

Selain digitalisasi, kemampuan riset juga menjadi salah satu syarat UMKM untuk dapat berkembang dan berekspansi. Sayangnya menurut Wientor, para UMKM ini sudah terlalu sibuk dengan produksi mereka sehingga tak sempat untuk riset. "Karena itu, untuk membantu proses riset mereka, dibutuhkanlah pihak ketiga seperti dari vokasi atau akademisi," ujar Wientor.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Prabowo Panggil Cak Imin ke Istana Bahas Soal Kemiskinan hingga UMKM

Prabowo Panggil Cak Imin ke Istana Bahas Soal Kemiskinan hingga UMKM

EKONOMI
Kisah Lilis si Ibu Rumah Tangga: Ubah Limbah Jadi Harapan Ekonomi

Kisah Lilis si Ibu Rumah Tangga: Ubah Limbah Jadi Harapan Ekonomi

EKONOMI
AstraPay Perkuat Inklusi Keuangan dan Digitalisasi UMKM di Momentum HUT ke-6

AstraPay Perkuat Inklusi Keuangan dan Digitalisasi UMKM di Momentum HUT ke-6

EKONOMI
Revisi Aturan E-Commerce Akan Perbesar Ruang Promosi Produk Lokal

Revisi Aturan E-Commerce Akan Perbesar Ruang Promosi Produk Lokal

EKONOMI
Pemerintah Siapkan Revisi Aturan E-Commerce Merespons Keluhan UMKM

Pemerintah Siapkan Revisi Aturan E-Commerce Merespons Keluhan UMKM

EKONOMI
OJK Panggil KoinP2P Soal Kewajiban kepada para Lender

OJK Panggil KoinP2P Soal Kewajiban kepada para Lender

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon