Perusahaan dan Merek Bisa Bertahan Hingga 100 Tahun, Ini Penyebabnya
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Perusahaan dan Merek Bisa Bertahan Hingga 100 Tahun, Ini Penyebabnya

Jumat, 30 Juli 2021 | 17:24 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Perusahaan atau merek (brand) yang bisa bertahan hingga 50 tahun (setengah abad) dan 100 tahun (centinneal) memiliki kultur atau core value yang kuat. Bentuk kultur ini bermacam-macam mulai inovatif, adaptif, punya operational excellence, dan kolaboratif.

"Jika perusahaan sudah berusia lebih dari 50 tahun, fondasi yang paling mendasar adalah kultur," kata pengamat bisnis dari Inventure, Yuswohady dalam webinar "Indonesia Living Legend Companies & Brands 2021: Rahasia Perusahaan Tetap Bertahan di Usia 50+" seperti dikutip dalam keterangannya Jumat (30/7/2021).

Yuswohady mengatakan perusahaan lebih 50 tahun telah membentuk kultur yang menjadi landasan untuk melanjutkan transformasi. "Masalah strategi, digitalisasi, dan operasional memang penting, tetapi yang paling mendasar adalah kultur yang sudah terbentuk," kata dia.

Meski begitu, lanjut Yuswohady, bukan berarti kultur adalah sesuatu yang sengaja dibentuk. Menurutnya, perusahaan yang disebut living legend ini membentuk kultur dengan evolving. Artinya, kultur ini dibentuk oleh karakter pendiri (founder) atau leader yang kuat, sehingga bisa mewarnai nilai-nilai di dalam organisasi.

Hingga kini tidak banyak perusahaan atau merek yang bisa disebut legendaris. Di Indonesia, belum ada gambaran berapa rata-rata umur perusahaan. Namun secara global, hasil riset Arie de Geus, penulis buku The Living Company (1997) menemukan fakta bahwa harapan hidup rata-rata (average life expectancy) perusahaan multinasional yang masuk daftar Fortune 500 hanya berkisar 40-50 tahun. Fakta lainnya, sekitar sepertiga dari perusahaan yang masuk daftar Fortune 500 pada 1970 lenyap ditelan masa pada 1983, baik karena diakuisisi, merger, maupun bubar. Jadi, perusahaan yang bisa menembus usia 50 tahun, bahkan 100 tahun hingga 200 tahun, kehebatannya tidak diragukan lagi.

Dari penulusuran Tim Riset SWA tahun 2021, sejumlah perusahaan dan merek yang usianya lebih dari 100 tahun. Untuk perusahaan swasta ada PT Pura Barutama (didirikan Ong Djing Tjong pada 1908), PT Aneka Gas Industri Tbk (1916), PT Tiga Raksa Satria Tbk (1919), dan PT Grand Kartech Tbk (1921). Sementara merek yang telah berusia 100 tahun, di antaranya Kopi Warung Tinggi, Kecap Benteng Teng Giok Seng, Kecap Cap Orang Jual Sate, Jamu Iboe, Minyak Gosok Cap Tawon, Dji Sam Soe, Soda Cap Badak, dan Peci M. Iming.

BUMN yang masuk dalam kelompok usia 100 tahun antara lain PT Pindad (Persero) dan PT Kimia Farma (Persero) Tbk. Di samping itu, perusahaan pelat merah di barisan centinneal merupakan pemain utama di industri masing-masing, misalnya PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Tabungan Negara (Persero), PT Kereta Api Indonesia (Persero), PT Bio Farma (Persero) Tbk, dan PT Pegadaian (Persero) Tbk.

Deretan merek produk atau perusahaan hebat versi majalah SWA ini mendapat apresiasi Indonesia Living Legend Companies dan Indonesia Living Legend Brands yang tiap tahun diadakan dan berubah nama-nama perusahaan yang masuk kategori. Group Chief Editor SWA Kemal Effendi Gani mengatakan agar perusahaan atau merek produk dapat masuk dalam Indonesia Living Legend Companies dan Indonesia Living Legend Brands perusahaan dan merek harus memiliki umur minimal 50 tahun, terus berkembang dan menjadi pemain utama di industrinya, atau di kategorinya (untuk merek). "Jadi, perusahaan tersebut tetap tangguh, sehat, dan lincah,” jelas dia.

.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Inovasi Anak Usaha INOV Diganjar Penghargaan Original Rekor Indonesia

Plasticpay memperoleh penghargaan dari Original Rekor Indonesia (ORI) sebagai pemecah rekor gerakan pilah sampah dari rumah.

EKONOMI | 22 September 2021

Sembilan BUMN Dapat PMN Rp 55,88 Triliun pada 2022, Ini Perinciannya

Pemerintah akan menyuntikkan modal pada 2022 sekitar Rp 55,88 triliun untuk sembilan perusahaan BUMN.

EKONOMI | 22 September 2021

Platform Streaming Jadi Peluang Baru Pelaku Industri Film

Airlangga menjelaskan, pendapatan dari langganan video on demand Indonesia bisa mencapai US$ 411 juta di 2021

EKONOMI | 22 September 2021

MAPI Hadirkan Brand Produk Rumah Tangga Thailand di SOGO

PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) menghadirkan Index Living Mall sebagai icon produk perabot rumah tangga terbesar di Thailand.

EKONOMI | 22 September 2021

Indef: Tujuh Tantangan dan Peluang di Era Pandemi Covid-19

Senior Economist Indef, Aviliani menyebutkan terdapat 7 tantangan digital yang muncul akibat pandemi Covid-19.

EKONOMI | 22 September 2021

IsyefPreneur Perkuat Komitmen Dorong Wirausaha Berbasis Masjid

Isyef dan Bank Indonesia kembali menyelenggarakan program pelatihan wirausaha berbasis masjid IsyefPrenuer 2021 untuk penyelenggaraan tahun kedua.

EKONOMI | 22 September 2021

IHSG Menguat, Ini Saham Paling Banyak Ditransaksikan Secara Volume

IHSG pada perdagangan, Rabu (22/9/2021) ditutup menguat 47,50 poin atau 0,78% ke level 6.108,26.

EKONOMI | 22 September 2021

IHSG Menguat, Asing Koleksi BBRI dan Lepas BMRI

BBRI jadi favorit asing pasca-dikoleksi sebanyak Rp 253 miliar ketika IHSG menguat 47,50 poin atau 0,78% ke level 6.108,2.

EKONOMI | 22 September 2021

IHSG di Zona Hijau, BIMA Paling Cuan Melesat 34,94%

IHSG pada perdagangan, Rabu (22/9/2021) ditutup menguat 47,50 poin atau 0,78% ke level 6.108,26.

EKONOMI | 22 September 2021

Dorong Pengembangan Industri Halal, Kemenperin Luncurkan IHIA 2021

Dalam upaya mengembangkan industri halal nasional, Kemenperin meluncurkan Indonesia Halal Industry Award (IHIA) 2021.

EKONOMI | 22 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Napoleon Bonaparte


# Anies Baswedan


# PPKM


# Bangga Buatan Indonesia



TERKINI
Data Kematian Covid-19 sampai 22 September 2021

Data Kematian Covid-19 sampai 22 September 2021

BERITA GRAFIK | 1 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings