ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Ayoconnect Himpun Pendanaan Pra-Seri B US$ 10 Juta

Rabu, 1 September 2021 | 11:05 WIB
GR
WP
Penulis: Gita Rossiana | Editor: WBP
BRI bekerjasama dengan Ayoconnect meluncurkan fitur pembayaran tagihan di aplikasi BRImo.
BRI bekerjasama dengan Ayoconnect meluncurkan fitur pembayaran tagihan di aplikasi BRImo. (istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Perusahaan Application Programming Interface (API) Indonesia, Ayoconnect menyelesaikan putaran pendanaan Pra-Seri B dengan menghimpun dana sebesar US$ 10 juta atau sekitar Rp 143 miliar dari sejumlah investor strategis. Pendanaan tersebut untuk mendukung pertumbuhan perusahaan, perekrutan, serta pengembangan produk Ayoconnect.

"Pengembangan produk ini terkait pembentukan ekonomi API di Indonesia yang terdiri dari solusi API full stack (financial APIs, bill APIs, open finance APIs, dan insights APIs)," kata Co-Founder dan CEO Ayoconnect Jakob Rost dalam keterangan tertulisnya Rabu (1/9/2021).

Dia mengatakan investor yang terlibat dalam pendanaan adalah PT Mandiri Capital Indonesia yang merupakan perusahaan modal ventura milik Bank Mandiri dan Patamar Capital yang fokus pada investasi perusahaan yang melayani segmen mass market di Asia Selatan dan Asia Tenggara. Beberapa tokoh penting yang juga bergabung sebagai investor individu Ayoconnect adalah Ilham Akbar Habibie seorang teknopreneur sekaligus Penasihat Strategis Ayoconnect, Paul Bernard (eks-Goldman Sachs), Jeff Lin (iGlobe Partners), dan beberapa petinggi dari institusi keuangan terdepan lainnya. "Ayoconnect diharapkan memperoleh keahlian dan pengalaman dari mereka, sehingga dapat memperluas kemitraannya di industri keuangan baik di sektor swasta maupun pemerintahan," kata Jakob Rost.

API merupakan software perantara yang memungkinkan beberapa aplikasi atau institusi untuk terhubung dan berbicara satu sama lain. Dalam hal ini, Ayoconnect menghubungkan informasi finansial dari sejumlah titik pengumpulan data, sehingga mitranya dapat fokus melayani konsumen sekaligus menghadirkan layanan yang inklusif bagi jutaan warga Indonesia. Proses yang dilakukan Ayoconnect memiliki peran penting dalam mendorong perluasan akses terhadap berbagai produk keuangan di Indonesia di mana tingkat populasi unbanked dan underbanked masih relatif tinggi, terutama di wilayah non perkotaan.

ADVERTISEMENT

Ayoconnect didirikan oleh Jakob bersama Chiragh Kirpalani (Co-Founder dan COO) dan Adi Vora (Co-Founder dan CTO) dengan fokus membangun solusi berbasis API untuk pembayaran tagihan dan produk digital lainnya. Dalam kurun waktu yang singkat, perusahaan berkembang pesat menjadi penyedia API finansial lengkap dengan fokus menyediakan API Data Keuangan dan solusi open finance.

Ayoconnect kini menempatkan diri sebagai perusahaan serba ada untuk solusi finansial perusahaan perbankan, institusi keuangan, dompet digital, bahkan e-commerce yang ingin mendorong pertumbuhan layanan keuangan terintegrasi mereka lewat solusi siap pakai. Kehadiran Ayoconnect membuat mitra mereka beroperasi secara cepat dan efisien. Saat ini, Ayoconnect telah memiliki lebih dari 100 klien API seperti BRI, Bank Mandiri, DANA, Indomaret, Bukalapak, Home Credit, dan Pegadaian, sekaligus menghubungkan lebih dari 1.000 perusahaan lewat jaringan API yang dimiliki Ayoconnect.

CEO Mandiri Capital Indonesia, Eddi Danusaputro melihat kemitraan ini sebagai kerja sama yang saling menguntungkan dalam sektor open finance dan open banking di Indonesia.

Partner Patamar Capital, Dondi Hananto juga antusias terhadap kerja sama yang bertujuan untuk membangun ekosistem API di Indonesia bersama Ayoconnect.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon