Cisco: 60% UKM di Indonesia Pernah Terkena Serangan Siber
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Cisco: 60% UKM di Indonesia Pernah Terkena Serangan Siber

Minggu, 24 Oktober 2021 | 10:28 WIB
Oleh : FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Studi baru dari Cisco menunjukkan bahwa sebanyak 60% pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) di Indonesia mengalami pencurian informasi pelanggan oleh pelaku kejahatan. Menurut studi tersebut, 33% UKM di Indonesia mengalami insiden siber dalam setahun terakhir.

"Ketika UKM menjadi lebih digital, maka mereka menjadi target yang lebih menarik bagi pelaku kejahatan, karena bisnis digital menyebabkan terbukanya banyak informasi yang bisa menjadi sasaran empuk bagi peretas," kata Direktur Cisco Indonesia Marina Kacaribu, Minggu (24/10/2021).

"Selain itu, UKM yang sudah mengadopsi teknologi digital menghasilkan lebih banyak data, dan data-data ini sangat berharga bagi pelaku kejahatan. Hal-hal tersebut mendorong UKM untuk berinvestasi pada solusi dan kemampuan untuk memastikan mereka dapat menjaga bisnis mereka di bidang keamanan siber," imbuhnya.

Hampir 29% UKM Indonesia yang mengalami serangan siber melihat bahwa alasan utama adalah karena solusi keamanan siber yang dianggap tidak memadai untuk mendeteksi atau mencegah serangan. Sementara itu, 21% menyebutkan bahwa alasan utama terjadinya serangan adalah tidak adanya solusi keamanan siber.

Selain kehilangan data pelanggan, UKM di Indonesia yang mengalami insiden siber juga kehilangan data karyawan (63%), email internal (62%), informasi bisnis yang sensitif (60%), informasi keuangan (54%), dan kekayaan intelektual (54%).

Hanya 17% responden di Indonesia yang mengatakan mereka dapat mendeteksi insiden siber dalam waktu 1 jam. Jumlah responden yang mampu memulihkan insiden siber dalam waktu 1 jam, bahkan lebih sedikit yaitu 12%.

"UKM harus bisa mendeteksi, menyelidiki, dan memblokir atau memulihkan sendiri insiden siber yang terjadi, dalam waktu sesingkat mungkin," kata Director Cybersecurity, Cisco ASEAN, Juan Huat Koo.

"Untuk dapat melakukan itu, mereka membutuhkan solusi yang mudah diterapkan dan digunakan, terintegrasi dengan baik satu sama lain, dan dapat membantu mereka mengotomatisasi kemampuan seperti deteksi, pemblokiran, dan perbaikan insiden siber," imbuhnya.

Selain itu, Koo menambahkan mereka juga membutuhkan visibilitas yang jelas di seluruh basis pengguna dan infrastruktur IT mereka, termasuk cloud dan penerapan ‘as a service', dan mengambil pendekatan platform untuk keamanan siber.

Studi Cisco menemukan bahwa meskipun UKM di Indonesia khawatir tentang risiko dan tantangan itu, mereka juga mengambil pendekatan terencana untuk memahami dan meningkatkan kekuatan keamanan siber mereka sendiri melalui inisiatif strategis.

Menurut studi tersebut, 84% UKM Indonesia dalam 12 bulan terakhir telah melakukan perencanaan skenario atau simulasi untuk mewaspadai insiden keamanan siber.

UKM juga semakin mengerti dari mana datangnya ancaman siber terbesar mereka. Penelitian menunjukkan bahwa phishing (44%) dipandang sebagai ancaman utama oleh UKM di Indonesia.

Ancaman teratas lainnya terhadap keamanan keseluruhan termasuk serangan yang ditargetkan oleh pelaku kejahatan (23%) dan laptop yang tidak aman (15%).

Kabar baiknya, UKM saat ini telah memiliki tingkat investasi yang kuat dalam keamanan siber. Studi menunjukkan bahwa 74% UKM Indonesia telah meningkatkan investasi mereka dalam solusi keamanan siber sejak awal pandemi, dengan 38% di antara mereka menunjukkan peningkatan lebih dari 5%.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: ANTARA

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Pemerintah Janji Tingkatkan Efisiensi Sistem Logistik

Kemendag mendukung kinerja logistik nasional Indonesia sesuai UU No.7 Tahun 2014 tentang Perdagangan yang memandatkan pemerintah mengatur kegiatan perdagangan

EKONOMI | 29 November 2021

Penjualan Online MPPA Tumbuh 167% di Kuartal III 2021

Bisnis e-commerce MPPA terus melanjutkan pertumbuhan sebesar 167% dan mewakili 11% dari total penjualan reguler di kuartal ketiga 2021.

EKONOMI | 29 November 2021

OJK Gelar Pelatihan Wirausaha bagi Penyandang Disabilitas

Puluhan penyandang disabilitas mengikuti pelatihan barista dan menjahit di Kampus Kita Setara dalam rangka HUT Satu Dasawarsa OJK.

EKONOMI | 29 November 2021

Emdeki Utama Catat Penjualan Ekspor Naik 10%

Produsen kalsium karbida atau karbit, PT Emdeki Utama Tbk (MDKI) optimistis penjualan ekspor hingga akhir 2021 mencapai 5.700 ton.

EKONOMI | 29 November 2021

Garuda Layani Penerbangan ke Singapura Tanpa Karantina

Garuda menjadi maskapai penerbangan pertama di Indonesia yang melayani penerbangan jalur perjalanan vaksinasi (vaccinated travel lane/VTL) Indonesia-Singapura.

EKONOMI | 29 November 2021

Ralali.com Percepat Digitalisasi UMKM Surakarta

Ralali.com menandatangani pokok perjanjian kerja sama (signing ceremonial) dengan Pemerintah Kota Surakarta dalam rangka meningkatkan kesejahteraan UMKM.

EKONOMI | 29 November 2021

Kontribusi Ekonomi Digital Diprediksi Capai 18% di 2030

Ekonomi digital Indonesia diprediksi akan tumbuh delapan kali lipat dari US$ 44,4 miliar di 2020, menjadi US$ 319 miliar di 2030.

EKONOMI | 29 November 2021

Kemenhub: Penerapan Inaportnet Butuh Komitmen Bersama

Penerapan Inaportnet diharapkan menjadi rujukan utama dalam pelaksanaan digitalisasi pelabuhan.

EKONOMI | 29 November 2021

IHSG Zona Hijau, Saham JAYA Pimpin Top Gainers

Harga saham PT Armada Berjaya Trans Tbk (JAYA) melesat 34,18% pada perdagangan, Senin (29/11/2021).

EKONOMI | 29 November 2021

Perlu Langkah Nyata Mewujudkan Net-Zero Emission

Diperlukan langkah-langkah nyata melalui penerapan teknologi tinggi untuk mencapai ketahanan energi dan net-zero emissions.

EKONOMI | 29 November 2021


TAG POPULER

# Ameer Azzikra


# Omicron


# Bens Leo


# Cristiano Ronaldo


# Infeksi Lever



TERKINI
4 Pemain Siap Berebut Gelar Master Speed Chess MPL

4 Pemain Siap Berebut Gelar Master Speed Chess MPL

DIGITAL | 1 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings