ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Cisco: 60% UKM di Indonesia Pernah Terkena Serangan Siber

Minggu, 24 Oktober 2021 | 10:29 WIB
FB
FB
Penulis: Faisal Maliki Baskoro | Editor: FMB
Ilustrasi serangan siber.
Ilustrasi serangan siber. (Safety4sea/Dokumentasi)

Jakarta, Beritasatu.com - Studi baru dari Cisco menunjukkan bahwa sebanyak 60% pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) di Indonesia mengalami pencurian informasi pelanggan oleh pelaku kejahatan. Menurut studi tersebut, 33% UKM di Indonesia mengalami insiden siber dalam setahun terakhir.

"Ketika UKM menjadi lebih digital, maka mereka menjadi target yang lebih menarik bagi pelaku kejahatan, karena bisnis digital menyebabkan terbukanya banyak informasi yang bisa menjadi sasaran empuk bagi peretas," kata Direktur Cisco Indonesia Marina Kacaribu, Minggu (24/10/2021).

"Selain itu, UKM yang sudah mengadopsi teknologi digital menghasilkan lebih banyak data, dan data-data ini sangat berharga bagi pelaku kejahatan. Hal-hal tersebut mendorong UKM untuk berinvestasi pada solusi dan kemampuan untuk memastikan mereka dapat menjaga bisnis mereka di bidang keamanan siber," imbuhnya.

Hampir 29% UKM Indonesia yang mengalami serangan siber melihat bahwa alasan utama adalah karena solusi keamanan siber yang dianggap tidak memadai untuk mendeteksi atau mencegah serangan. Sementara itu, 21% menyebutkan bahwa alasan utama terjadinya serangan adalah tidak adanya solusi keamanan siber.

ADVERTISEMENT

Selain kehilangan data pelanggan, UKM di Indonesia yang mengalami insiden siber juga kehilangan data karyawan (63%), email internal (62%), informasi bisnis yang sensitif (60%), informasi keuangan (54%), dan kekayaan intelektual (54%).

Hanya 17% responden di Indonesia yang mengatakan mereka dapat mendeteksi insiden siber dalam waktu 1 jam. Jumlah responden yang mampu memulihkan insiden siber dalam waktu 1 jam, bahkan lebih sedikit yaitu 12%.

"UKM harus bisa mendeteksi, menyelidiki, dan memblokir atau memulihkan sendiri insiden siber yang terjadi, dalam waktu sesingkat mungkin," kata Director Cybersecurity, Cisco ASEAN, Juan Huat Koo.

"Untuk dapat melakukan itu, mereka membutuhkan solusi yang mudah diterapkan dan digunakan, terintegrasi dengan baik satu sama lain, dan dapat membantu mereka mengotomatisasi kemampuan seperti deteksi, pemblokiran, dan perbaikan insiden siber," imbuhnya.

Selain itu, Koo menambahkan mereka juga membutuhkan visibilitas yang jelas di seluruh basis pengguna dan infrastruktur IT mereka, termasuk cloud dan penerapan ‘as a service', dan mengambil pendekatan platform untuk keamanan siber.

Studi Cisco menemukan bahwa meskipun UKM di Indonesia khawatir tentang risiko dan tantangan itu, mereka juga mengambil pendekatan terencana untuk memahami dan meningkatkan kekuatan keamanan siber mereka sendiri melalui inisiatif strategis.

Menurut studi tersebut, 84% UKM Indonesia dalam 12 bulan terakhir telah melakukan perencanaan skenario atau simulasi untuk mewaspadai insiden keamanan siber.

UKM juga semakin mengerti dari mana datangnya ancaman siber terbesar mereka. Penelitian menunjukkan bahwa phishing (44%) dipandang sebagai ancaman utama oleh UKM di Indonesia.

Ancaman teratas lainnya terhadap keamanan keseluruhan termasuk serangan yang ditargetkan oleh pelaku kejahatan (23%) dan laptop yang tidak aman (15%).

Kabar baiknya, UKM saat ini telah memiliki tingkat investasi yang kuat dalam keamanan siber. Studi menunjukkan bahwa 74% UKM Indonesia telah meningkatkan investasi mereka dalam solusi keamanan siber sejak awal pandemi, dengan 38% di antara mereka menunjukkan peningkatan lebih dari 5%.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Enam Pilar Kunci Indonesia AI Center of Excellence Pacu Kemajuan AI Nasional

Enam Pilar Kunci Indonesia AI Center of Excellence Pacu Kemajuan AI Nasional

EKONOMI
Indonesia Dilirik Raksasa Teknologi Dunia untuk Bangun Basis AI

Indonesia Dilirik Raksasa Teknologi Dunia untuk Bangun Basis AI

EKONOMI
Indosat Resmi Luncurkan Security Operation Center untuk Solusi Keamanan Proaktif

Indosat Resmi Luncurkan Security Operation Center untuk Solusi Keamanan Proaktif

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon