PT Antam Bantu Pembangunan Halmahera Timur
Minggu, 25 November 2012 | 04:29 WIB
Kerja sama tersebut di antaranya diarahkan dalam bidang peningkatan kompetensi dan kesejahteraan masyarakat,
PT Aneka Tambang berkomitmen meningkatkan pembangunan di semua wilayah operasi, termasuk di Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), Maluku Utara (Malut).
Dalam workshop internasional tentang implementasi pengelolaan CSR di Ternate, Direktur Corporate Social Responsibility (CSR) PT Antam, Denny Maulasa mengatakan, komitmen tersebut telah direalisasikan melalui kerja sama dengan Pemkab Haltim.
Kerja sama tersebut di antaranya diarahkan dalam bidang peningkatan kompetensi dan kesejahteraan masyarakat, serta mengembangkan budaya organisasi berkinerja tinggi dalam berpartisipasi meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama di sekitar wilayah operasi.
Ia mengatakan, khususnya pendidikan dan pemberdayaan ekonomi kerja sama PT Antam, Pemda Haltim dan Provisi Education untuk program peningkatan mutu pendidikan di Haltim.
"PT Antam juga berkontribusi untuk pelatihan dan pembimbingan (coaching) terhadap para guru, pengelola pendidikan serta perbaikan terhadap sistem manajemen sekolah," katanya.
PT Antam juga mengembangkan SD Inpres Buli Karya sebagai sekolah model untuk kemudian diimbas ke sekolah di Maba dan Mabapura sebanyak 15 sekolah yaitu 2 TK, 9 SD/MI, 3 SMP/MTS, 1 SMK.
Selain itu, PT Antam juga fokus melakukan pemberdayaan ekonomi pasca-tambang melalui pelatihan juru mudi bagi kelompok perikanan tangkap, pelatihan bidang perikanan.
Begitu pula, proses produksi keripik pisang berbagai rasa, pelatihan budidaya kerapu dan rumput laut bagi SDM aparatur dinas perikanan, budidaya rumput laut, produksi kue berbahan dasar sagu.
Menurut dia, tanggung jawab dari suatu organisasi untuk dampak keputusan dan aktivitasnya terhadap masyarakat dan lingkungan, melalui perilaku yang transparan dan etis yang berkontribusi pada sustainable development, kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
"PT Antam akan terus memperhatikan harapan dari pemangku kepentingan, sesuai dengan hukum yang berlaku dan konsisten dengan norma perilaku internasional dan terintegrasikan dalam seluruh organisasi dan dilaksanakan dalam aktivitas organisasi sehari-hari," katanya.
PT Aneka Tambang berkomitmen meningkatkan pembangunan di semua wilayah operasi, termasuk di Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), Maluku Utara (Malut).
Dalam workshop internasional tentang implementasi pengelolaan CSR di Ternate, Direktur Corporate Social Responsibility (CSR) PT Antam, Denny Maulasa mengatakan, komitmen tersebut telah direalisasikan melalui kerja sama dengan Pemkab Haltim.
Kerja sama tersebut di antaranya diarahkan dalam bidang peningkatan kompetensi dan kesejahteraan masyarakat, serta mengembangkan budaya organisasi berkinerja tinggi dalam berpartisipasi meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama di sekitar wilayah operasi.
Ia mengatakan, khususnya pendidikan dan pemberdayaan ekonomi kerja sama PT Antam, Pemda Haltim dan Provisi Education untuk program peningkatan mutu pendidikan di Haltim.
"PT Antam juga berkontribusi untuk pelatihan dan pembimbingan (coaching) terhadap para guru, pengelola pendidikan serta perbaikan terhadap sistem manajemen sekolah," katanya.
PT Antam juga mengembangkan SD Inpres Buli Karya sebagai sekolah model untuk kemudian diimbas ke sekolah di Maba dan Mabapura sebanyak 15 sekolah yaitu 2 TK, 9 SD/MI, 3 SMP/MTS, 1 SMK.
Selain itu, PT Antam juga fokus melakukan pemberdayaan ekonomi pasca-tambang melalui pelatihan juru mudi bagi kelompok perikanan tangkap, pelatihan bidang perikanan.
Begitu pula, proses produksi keripik pisang berbagai rasa, pelatihan budidaya kerapu dan rumput laut bagi SDM aparatur dinas perikanan, budidaya rumput laut, produksi kue berbahan dasar sagu.
Menurut dia, tanggung jawab dari suatu organisasi untuk dampak keputusan dan aktivitasnya terhadap masyarakat dan lingkungan, melalui perilaku yang transparan dan etis yang berkontribusi pada sustainable development, kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
"PT Antam akan terus memperhatikan harapan dari pemangku kepentingan, sesuai dengan hukum yang berlaku dan konsisten dengan norma perilaku internasional dan terintegrasikan dalam seluruh organisasi dan dilaksanakan dalam aktivitas organisasi sehari-hari," katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




