Kinerja Moncer, Pendapatan Lippo Karawaci Tumbuh 44%
Jumat, 5 November 2021 | 10:24 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), perusahaan real estate terkemuka di Indonesia berdasarkan total aset dan pendapatan, mencatat pendapatan Rp 10,9 triliun tumbuh 44% dan EBITDA meningkat 84% menjadi Rp 2,9 triliun.
Pra penjualan pada kuartal ketiga tahun 2021 mencapai Rp 1,6 triliun dan meningkatkan prapenjualan sembilan bulan pertama tahun 2021 menjadi Rp 3,9 triliun atau meningkat 71% YoY (year on year). Pra penjualan sembilan bulan pertama tahun 2021 senilai Rp 3,9 triliun telah mencapai 93% dari target di tahun 2021 sebesar Rp 4,2 triliun.
Pendapatan dari bisnis Real Estate Development meningkat 26% menjadi Rp 3 triliun dari Rp 2,4 triliun didukung oleh serah terima apartemen yang siap huni dan produk rumah tapak tahun 2020.
Pendapatan dari Real Estate Management & Services meningkat 54% pada sembilan bulan pertama tahun 2021 menjadi Rp 7,9 triliun dari Rp 5,2 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Bisnis rumah sakit juga melaporkan pertumbuhan YoY sebesar 47% menjadi Rp 5,9 triliun dari Rp 4 triliun pada sembilan bulan pertama 2020. Secara keseluruhan, bisnis rumah sakit menyumbang sebagian besar pendapatan LPKR yakni sebesar 53,7%. Pendapatan dari Real Estate Management & Services juga menyumbang 72,7% dari total pendapatan sembilan bulan pertama 2021 dibandingkan dengan 68,8% pada periode yang sama tahun sebelumnya.
EBITDA LPKR pada kuartal ketiga tahun 2021 meningkat 84,2% YoY menjadi Rp 2,9 triliun dibandingkan Rp 1,6 triliun pada kuartal ketiga tahun 2020.
"Bisnis properti dan layanan kesehatan kami terus menunjukkan kinerja yang kuat. Pada kuartal ketiga tahun 2021, prapenjualan properti kami meningkat 71% menjadi Rp 3,9 triliun dibandingkan dengan Rp 2,3 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Bisnis rumah sakit juga terus menunjukkan sinyal positif dengan semakin seringnya dikunjungi untuk perawatan medis non Covid-19 menyusul level pembatasan mobilitas yang semakin menurun. Mal kami juga telah dibuka kembali dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Secara grup, kami terus bekerja untuk mendukung klien, mitra, karyawan, dan Pemerintah dalam upaya vaksinasi dan perawatan bagi mereka yang membutuhkan. Sampai sekarang, lebih dari 370.000 orang telah divaksin dan lebih dari 31.028 orang dirawat untuk Covid-19 melalui fasilitas yang kami sediakan," kata CEO LPKR John Riady.
LPKR adalah perusahaan real estate terintegrasi terkemuka di Indonesia dengan total aset US$4,4 miliar pada 30 September 2021. Bisnis inti kami terdiri dari pengembangan perumahan dan perawatan kesehatan. Kami juga secara aktif terlibat dalam pengembangan terintegrasi, mal gaya hidup, perhotelan, pengembangan dan manajemen kota, serta layanan manajemen aset.
Saat ini, Perseroan hadir di 40 kota, dan merupakan pengembang properti terkemuka di Indonesia dengan 1.362 ha landbank yang siap untuk dikembangkan. Melalui dua anak perusahaan publik yang tercatat di Bursa, PT Lippo Cikarang Tbk, dan PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk, di mana LPKR saat ini memiliki saham masing-masing sebesar 84,0% dan 62,7%, LPKR mengembangkan dan mengoperasikan pengembangan perkotaan di Lippo Cikarang di Bekasi dan di Tanjung Bunga di Makassar. Selain itu, LPKR memiliki 55,4% saham PT Siloam International Hospitals Tbk, jaringan rumah sakit swasta terkemuka di Indonesia, dengan 40 rumah sakit di 26 kota di seluruh Indonesia.
LPKR memegang 58,4% kepemilikan saham di Lippo Malls Indonesia Retail Trust, REIT yang terdaftar di Singapura dengan aset yang dikelola sebesar US$1,3 miliar pada 30 September 2021.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




