Laba Bersih Jasa Marga Melonjak 374% Ditopang Beroperasinya Ruas Baru
Senin, 8 November 2021 | 10:25 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – PT Jasa Marga Tbk (JSMR) mencetak laba bersih pada kuartal III-2021 sebesar Rp 749,42 miliar, meningkat 374% dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 158 miliar.
Kinerja positif perseroan pada kuartal III-2021 juga tercermin dari pendapatan usaha yang naik sebesar 20,75% menjadi Rp 8,2 triliun dibandingkan pendapatan usaha pada kuartal III-2020 sebesa Rp 6,8 triliun.
Corporate Secretary PT Jasa Marga Tbk Reza Febriano menjelaskan, perbaikan kinerja perseroan pada kuartal III-2021 ini dikarenakan beberapa ruas jalan tol baru telah beroperasi didukung dengan mobilisasi masyarakat yang meningkat, sehingga berdampak pada peningkatan volume lalu lintas bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Tidak berhenti di situ, Jasa Marga mencatatkan peningkatan EBITDA sebesar 29,39% menjadi Rp 5,3 trilun dibandingkan kuartal III-2020 sebesar Rp 4,1 triliun. Pertumbuhan ini tidak lepas dari meningkatnua pendapatan tol pada kuartal III-2021 sebesar Rp 7,6 triliun dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp 6,2 triliun. Hal ini, imbuh Reza, sekaligus menyebabkan EBITDA Margin meningkat mencapai 65,07%.
Adapun panjang jalan tol yang dioperasikan Jasa Marga total mencapai 1.246 km yang merefleksikan 51% dari total jalan tol yang beroperasi di Indonesia. Saat ini, perseroan memiliki total konsesi jalan tol mencapai 1.603 Km di seluruh Indonesia.
Sepanjang 2021 hingga kuartal III-2021, Jasa Marga telah menambah pengoperasian jalan tol sepanjang 55,94 km yang dikontribusikan dari beroperasinya ruas-ruas baru seperti Jalan Tol BORR Seksi IIIA (Simpang Yasmin-Simpang Semplak) sepanjang 2,85 km dan Jalan Tol Cinere-Serpong Seksi I (Serpong-Pamulang) sepanjang 6,50 km.
Termasuk Jalan Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran sepanjang 14,19 km dan Jalan Tol Balikpapan-Samarinda Seksi I dan V (Balikpapan-Samboja) sepanjang 32,40 km.
Ke depan, terang Reza, Jasa Marga menargetkan penambahan jalan tol beroperasi hingga akhir 2021, yaitu Jalan Tol Manado-Bitung Ruas Danowudu-Bitung yang direncanakan beroperasi pada kuartal IV-2021.
Dengan menurunnya level PPKM di berbagai daerah dam melihat pergerakan mobilitas masyarakat sejak September 2021, Jasa Marga memproyeksikan hingga akhir 2021 tren peningkatan lalu lintas masih akan terjadi di Jalan Tol Jasa Marga Group.
Hal ini didasarkan pada sejarah realisasi volume lalu lintas harian rata-rata (LHR) pada Oktober 2021 yang tercatat meningkat 63,03% jika dibandingkan LHR saat masa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat pada Juli 2021 dan meningkatkan 25,23% dibandingkan PPKM Level pada 4 Agustus 2021.
Sementara itu, jika LHR pada Oktober 2021 dibandingkan LHR September 2021 atau masa PPKM level 3, peningkatannya sebesar 6,64%. Tiga ruas Jalan Tol Jasa Marga Group dengan LHR tertinggi pada Oktober 2021 adalah Jalan Tol Dalam Kota dengan 492 ribu kendaraan, Jalan Tol Jakarta–Cikampek dengan 450 ribu kendaraan, dan Jalan Tol Jagorawi dengan 394 ribu kendaraan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




