ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Gandeng Hoegh LNG dan Rekin, PGN Siap Garap FSRU di Lampung

Rabu, 28 November 2012 | 16:16 WIB
A
B
ilustrasi migas
ilustrasi migas (JG/ Afriadi Hikmal)
Pembangunan ini dijadwalkan akan rampung pada tahun 2014.

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) telah menandatangani kesepakatan dengan Hoegh LNG Ltd dan PT Rekayasa Industri (Rekin) demi menyelesaikan pembangunan Floating Storage and Regasification Unit (FSRU) di Labuhan Maringgai, Lampung.

Pembangunan ini dijadwalkan akan rampung pada tahun 2014 dengan kapasitas pengeluaran 240 mmcfd selama 20 tahun, dimana hasil kapal ini akan diarahkan untuk memenuhi kebutuhan PLN dan juga industri di Lampung dan Jawa Barat.

"PGN akan terus membangun infrastruktur gas secara nasional untuk bisa memenuhi kebutuhan sektor industri dan PLN," ungkap Direktur Utama Hendi Prio Santoso dalam konferensi pers Investor Summit, di Ritz Carlton, Jakarta, Rabu (28/11).

Perseroan juga menyampaikan hingga kuartal III-2012 telah mendistribusikan gas sekitar 801 mmscfd per hari, naik dibandingkan periode yang sama tahun lalu 785 mmscfd. Sedangkan volume gas transisi meningkat dari 844 mmscfd menjadi 878 mmscfd.

Pada periode yang sama harga rata-rata gas perseroan hanya US$8,45 per mmbtu atau lebih rendah dibandingkan harga LPG 12 kg bagi rumah tangga ygg telah disubsidi sebesar US$10,38 mmbtu. Harga rata-rata gas juga lebih murah dari soal yang mencapai US$29,26 mmbtu.

"Harga gas yang demikian kompetitif tersebut telah mendorong banyak sekali sektor industri menggunakan gas. Bahkan sampai akhir september, sekitar 97 persen alokasi gas PGN disalurkan untuk memenuhi sektor industri," tegasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon