Holding BUMN Jasa Survei Resmi Terbentuk, Usung Nama ID Survey
Jumat, 17 Desember 2021 | 19:18 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah resmi membentuk Holding BUMN Jasa Survei dengan telah dikeluarkannya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 66 Tahun 2021 dan dilaksanakannya inbreng saham PT Sucofindo dan PT Surveyor Indonesia ke PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero).
Holding BUMN Jasa Survei resmi beroperasi setelah dilakukan soft launching dengan penyerahan akta inbreng dari Sucofindo dan Surveyor Indonesia kepada PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) serta dokumen perubahan anggaran dasar ketiga BUMN tersebut oleh Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) I, Pahala N Mansury, di Bandung pada Jumat (17/12/2021).
Pahala menyampaikan, Holding BUMN Jasa Survei bertujuan untuk menjadikan BUMN Jasa Survei sebagai perusahaan jasa survei berkelas dunia yang berlandaskan nilai dan budaya BUMN, yaitu Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif (Akhlak).
"Alhamdulillah, mulai hari ini, Holding BUMN Jasa Survei, yaitu ID Survey mulai beroperasi. Pemerintah berharap agar Holding Jasa Survei semakin optimal dengan beroperasi bersama melalui keunggulan kompetensi, teknologi dan aset-aset yang dimilikinya," kata Pahala.
Pahala berharap agar ID Survey mampu menciptakan nilai tambah, efisiensi, penguatan rantai pasokan, dan inovasi bisnis model sehingga kian kompetitif dan mampu bersaing tidak hanya di dalam negeri tetapi juga memberikan pelayanan jasa survei di pasar global.
Direktur Utama PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) Rudianto menjelaskan bahwa melalui soft launching dengan penyerahan akta inbreng dari Sucofindo dan Surveyor Indonesia ke PT Biro Klasifikasi Indonesia menjadi titik awal beroperasinya ketiga BUMN ini dalam memberikan jasa survei yang berkualitas dan kompetitif.
Direktur Utama Sucofindo, Mas Wigrantoro Roes Setiyadi, mengatakan bahwa dengan kolaborasi ini, ID Survey akan memiliki kurang lebih 327 laboratorium teknik, kalibarasi, batubara, mineral, lingkungan, kimia umum, serta minyak dan gas.
"Sucofindo juga memiliki 66 kantor cabang yang tersebar di wilayah Indonesia. Jika digabung dalam Holding BUMN Jasa Survei, maka total mencapai 85 cabang. Ini merupakan sumber daya yang dapat dioperasikan bersama untuk memperbesar skala bisnis dalam pelayanan jasa survei," ujar dia.
Sementara itu, Direktur Utama Surveyor Indonesia M Haris Witjaksono menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung pemerintah dalam meningkatkan tingkat komponen dalam negeri (TKDN).
"Kami siap mendukung produk lokal agar semakin berdaya saing dan tidak kalah dengan produk impor. Melalui implementasi TKDN, mampu meningkatkan perekonomian nasional," ungkap Haris.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




